Mencari Jodoh Dengan Sholat Dhuha


Keutamaan Sholat Dhuha

Source image by Google

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatu

“Bagi masing-masing ruas dari anggota tubuh salah seorang diantara kalian harus dikeluarkan sedekah…. Dan itu semua setara dengan pahala  2 rokaat sholat  dhuha” (HR. Muslim)

Sholat Dhuha adalah sholat yang dikerjakan seorang muslim/muslimah disaat waktu dhuha.

Kapan waktu Dhuha tersebut?

Yakni sekitar naiknya matahari dari ufuk timur (sekitar jam 7 pagi WIB) dan berakhir menjelang Sholat Dhuhur. Jumlah rokaat Sholat Dhuha bisa minimal 2 rokaat dan maksimal terserah muslim/muslimah yang mengerjakan dengan bersalam tiap 2 rokaat.

Tentang faedah dan manfaat Dhuha banyak Hadist yang meriwayatkan tentang keutamaan Sholat Dhuha diantaranya:

Barang siapa salat Duha 12 rakaat, Allah akan membuatkan untuknya istana disurga” (H.R. Tirmiji dan Abu Majah)

Rasulullah bersabda di dalam Hadis Qudsi, Allah SWT berfirman, “Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat salat duha, karena dengan salat tersebut, Aku cukupkan kebutuhanmu pada sore harinya.” (HR Hakim & Thabrani)

Jika berpedoman pada Hadist dan menyakini kebenaran Hadist tersebut tak lengkap jika hanya dengan menyakini saja tanpa dengan melakukannya.

Manusia tak akan bisa menyakini sesuatu dengan sebenar benar menyakini jika tidak merasakan sendiri.

Contohnya, jika teman Anda menceritakan tentang enaknya suatu makanan kepada Anda, Apakah Anda akan menyakini bahwa makanan tersebut enak kalau Anda belum pernah mencicipi makanan tersebut.

Tentu saja Anda akan ragu dengan menyakini makanan itu enak adanya. Sebab dibutuhkan pengalaman nyata untuk membuktikan keyakinan yang sebenarnya.

Nah, Dipostingan kali ini Saya bercerita pengalaman hidup Saya tentang Hikmah dari Sholat Dhuha tersebut. Bukan karena saya berpedoman pada hadist-hadist yang meriwayatkan tentang keutamaan dan faedah Sholat Dhuha, tapi memang saya yakin dari Dhuha tersebut menuntun saya kepada jodoh impian saya.

Cerita dimulai dari masa muda saya yang penuh gairah dan gejolak emosi yang meluap-luap, mengingat di usia 18-20 tahun adalah usia labil kata banyak orang.

Setiap orang pasti punya banyak keinginan, begitu juga Saya pribadi sangat ingin merasakan yang namanya “PACARAN”. Mungkin sedikit lucu, kalau kenyataannya saya tidak pernah merasakan pacaran saat masa sekolah dulu.

Dan Alhamdulillah, Saya bersyukur akan itu dan mungkin aku juga salah satu orang yang tidak beruntung dalam hal ini, disamping karena  memang aku terlalu minder dengan penampilanku dan menyendiri saat masa SMP dan SMA saya dulu.

Seiring bertambahnya waktu, keinginan untuk mempunyai pacar semakin besar, sehingga saat lulus SMA saya baru mendapatkan pacar pertama saya yang bisa disebut Cinta Monyet.

Kenapa demikian, karena saya sendiri juga bingung untuk apa pacaran tersebut, tidak ada tujuan berarti hanya sebatas keingan nafsu untuk mengenal mahluk yang bernama “WANITA”.

Alhasil Baru 2 bulan, hubungan tersebut berakhir ditelan jarak yang mengikis. Dan waktu itu saya belum punya Handphone, maklum belum punya pekerjaan masih dalam tahap pencarian (sebut saja penggangguran).

Setelah mendapat pekerjaan, dari situlah aku belajar banyak hal dari rekan kerja bagaimana menghadapi dunia yang sebenarnya (kalau masih sekolah dulu masih dalam dunia pembelajaran).

Setelah 2 tahun bekerja, saya mulai memberanikan diri dan membuka lebar-lebar cara pandang saya. Saya belajar bagaimana mengubah karakter dari pendiam dan menyendiri, menjadi pribadi yang lebih berani dan percaya diri.

Dan dari situ juga, aku belajar bagaimana memahami orang lain tak terkecuali memahami mahluk bernama wanita yang aku dapat dari sebuah E-Book tentang menjadi Pria idaman wanita by Ronald Frank.

Sungguh E-book yang bagus saat kita mempelajari sisi baiknya. Ingat, sisi baiknya.

Cara Memikat Wanita idaman

Dari mempelajari e-book tersebut saya menjadi pribadi yang lain, pribadi yang berani, percaya diri. Akan tetapi, saya pribadi sadar akan perubahan tersebut, juga memiliki efek tidak baik.

Saya lupa disaat pendiam dulu saya rajin Sholat berjamaah, masih mengaji, dan berdzikir setelah Sholat. Kebodohan Saya saat itu adalah saya terlalu focus dengan apa yang saya inginkan hingga melupakan yang telah menciptakan kehidupan.

Hingga akhirnya saya di ingatkan oleh Allah Subhanallah Wata’ala hingga jatuh tersungkur lewat seorang wanita, Saya jatuh cinta kepada wanita tersebut bukan karena fisik ataupun lainnya.

Entah kenapa hati saya merasa sangat nyaman saat bersamanya dan merasa malu dan kecil bersanding disampingnya. Dengan mengenalnya membuat saya tersadar betapa jauhnya saya selama ini,  jauh dari jalan Allah yang diridhoi.

Singkat cerita, saya jatuh bangun mengejar si wanita ini dengan berbekal ilmu yang aku pelajari dari E-book. Tapi berulang kali gagal dan ditolak. Mengingat 4 orang para saingan saya untuk mendapatkan dia, merupakan cowok yang lebih baik dari pada saya. Baik disini bisa dilihat dari segi agama, tampang, dan kehidupan, yang membuat saya putus asa.

Dan Alhamdulillah, ditengah keputusasa’an inilah, saya mendapat sebuah hidayah, pedih dan luka dihati membuat saya lebih suka menghabiskan waktu sendiri di rumah dan lebih banyak meluangkan waktu saya untuk membaca buku, menulis maupun menonton televisi.

Dengan izin Allah, entah kenapa saya merasa tenang dan nyaman saat medengar pengajian di televisi ditemani keluarga saya. Dari situlah saya tiap hari mendengarkan pengajian ditelevisi sebelum berangkat kerja.

Puncaknya ada acara televisi “Wisata Hati” yang hostnya K.H Yusuf Mansyur. Dan topic yang pertama saya dengar adalah tentang keutamaan sholat dhuha.

Percuma mendengarkan saja tapi tidak ada action

Belum sempat memahami dan menyakini sudah dihajar pernyataan tersebut oleh teman saya. Dari situlah saya belajar melaksanakan sholat dhuha itu bersama temen saya karena hal pertama yang saya kaji adalah tentang sholat dhuha dan keutamaannya.

Dalam acara tersebut menjelaskan bahwa sholat dhuha itu sholat sunnah muakad, sunnah yang dikerjakan dapat pahala dan jika ditinggalkan akan sangat berpengaruh dengan kehidupan kita.

Berpengaruh dengan kehidupan?

Maksudnya, Sholat dhuha itu seperti bayar hutang, hutang kita sama Allah. Yang mana namanya hutang, meski harus bayar, jadi jika kita tidak membayar hutang pasti akan ditagih suatu saat nanti, begitu Allah menghendaki.

Sama Halnya jika kita tidak mengerjakan Sholat dhuha maka Allah akan mengambil rezeki kita dan terserah Allah juga kapan waktu diambilnya.

Setelah Saya memahami Aspek tentang dhuha dari Pengajian Ust. Yusuf Mansyur adalah hutang kita pada Allah, minggu depannya aku mendengar fadhila sholat dhuha lagi dari K.H Yusuf Mansyur yang intinya  “jika pengen jodoh, anak, kaya, perbanyak sholat dhuha dan sodaqoh”.

Dari situlah saya terus istiqomah 2  rokaat dhuha bahkan 6 rokaat kalau ada waktu yang cukup senggang, mengingat saya harus kerja pagi dan menunggu istirahat 15 menit saat jam 10 pagi. Dan Saya juga tak lupa memanjatkan doa agar kehidupanku lebih baik lagi.

Dhuha itu layaknya Bayar hutang kepada Allah
Tapi lama-kelamaan bukan  kehidupan saya yang makin baik, malah saya di uji kesabaran dimulai dengan pekerja’an mendadak macet (diliburkan karena kondisi perusahaan yang mengalami penurunan order),

Cicilan motor belum lunas, istri kakak saya sakit dan harus rawat inap di rumah sakit dan parahnya kakakku juga masih nunggak cicilan motor 2 bulan dan di perparah dengan keadaan kakakku yang baru saja dikeluarkan dari perusahaannya.

Lengkap sudah.

Sungguh Saya kebinggungan disaat itu, dengan berat hati aku menjual komputer kesayanganku dan tetap masih belum bisa  menyelesaikan masalahku.

Saya menyerah dan pasrah kepada Allah, ditengah kesulitan yang saya hadapi saat itu, Saya tetap mengistiqomahkan Sholat Dhuha. Unik sekali petunjuk Allah dengan satu hidayah yang melintas dipikiran, saya bisa menyelesaikan semua masalah yang telah saya hadapi sekaligus.

Dimulai dari pelunasan cicilan motor saya yang tinggal 2 bulan dan juga menolong membayar tunggakan cicilan 2 bulannya motor kakak saya, walaupun uang itu saya peroleh dari meminjam uang temen saya.

Dan Alhamdulillah, berangsur-angsur kehidupan ekonomi keluarga saya menjadi normal dimulai kakak saya mendapat pekerjaan baru dan saya kembali bekerja dengan normal.

Hampir 3 bulan saya istiqomah sholat dhuha dan diiringi sesekali sholat malam harapan mulai muncul kembali ketika saya mendapatkan panggilan kerja ke sebuah instansi yang cukup besar dari pada tempat kerja saya sekarang.

Hebatnya saya tidak diterima diperusahaan tersebut, padahal saya sangat ingin pindah kesitu biar lebih bisa menata hati karena putus asa dengan mengejar wanita impian,

Tapi ya sudahlah, mungkin Allah Subhanahu wata’ala mempunyai jalan lain buat saya *Belajar sok berpositif thinking.

Dan ternyata benar, dengan ditolaknya saya dari perusahaan tersebut, justru telah membuat pintu lain kebuka. Bukan pintu perusahaan yang terbuka untuk saya, melainkan terbukanya pintu hati seorang wanita yang saya idam-idamkan sebelumnya.

Entah kenapa wanita tersebut semakin dekat sama saya lagi. Saya langsung niat dan bersihkan hati, dilanjutkan dengan sholat malam plus sholat dhuha dan berdoa:

Ya Allah, jika memang dia jodoh Saya, maka dekatkanlah kepada Saya, jika tidak jauhkanlah dia dari Saya dan kuatkan hati hamba”.

Hal tersebut aku lakukan beberapa hari dan aku iseng  pada malam hari aku sms dia “ mau tidak kalau aku meminangmu ” *ternspirasi dari film ku pinang kau dengan bismillah.

Betapa kagetnya saya ketika dia menerima saya, padahal sebelumnya, ditembak langsung dengan persiapan yang matang saja ditolak sampai 3 kali dan ini hanya lewat sms dan hasilnya diterima.

Dan Alhamdulillah sampai sekarang hubungan kami berlanjut ke pernikahan dan sudah dikarunia 2 Anak.

Hadist tentang Sholat dhuha

Pernah saya bertanya kapada istri saya, mengapa dulu saya di tolak dan kenapa setelah sekian lama saya putus asa dan sudah tak berharap, malah engkau trus mendekat dan menerima pinangan saya hanya lewat SMS.

Jawabannya Simple, Dia berkata bahwasanya dia sama sekali tidak tertarik dengan saya sewaktu pertama, dia percaya, bahwa saya adalah pria baik, tapi baik saja tak begitu masuk dalam persyaratannya.

Setelah sekian lama mengenal saya dan ada perubahan besar dalam hidup saya, Diam-diam dia menaruh harapan untuk lebih mengenal saya.

Alasannya di menolak saya dulu adalah karena dia mempunyai seseorang yang dicintainya, Dia tidak bisa berbagi hati dengan orang lain walaupun Istri saya ini punya hati dengan orang lain. Dia tetap berpegang teguh dengan kesetiannya itu.

Setelah putus dengan Pria yang dicintai, dia bersikukuh untuk tidak pacaran lagi dan berjanji kepada dirinya sendiri, bahwasannya, kalau ada orang yang meminang dia, itulah jodohnya.

Dan kebetulan sekali, setelah janji itu dia ikrarkan, saya lah orang pertama yang melamarnya.

Yah, demikian cerita pendek tentang pengalaman pribadi saya, Bukan berarti saya menginginkan Anda para pembaca untuk meniru apa yang saya lakukan.

Saya hanya mengshare bahwasannya sangat besar manfaat Sholat Dhuha yang dikerjakan Istiqomah bukan untuk mengharap Rezeki atau Jodoh, tapi niatkan untuk Allah semata, dan Berdoalah agar mendapatkan kehidupan yang baik menurut-NYA .

Amin

Wassalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatu.

 

Iklan

12 pemikiran pada “Mencari Jodoh Dengan Sholat Dhuha

  1. Ping balik: Memory Kala Hujan Kemarin | Pennadiri

  2. Ping balik: Jangan Hanya Terlalu Fokus Memantaskan Diri, Tanpa Ada Ikhtiar Diri Untuk Menjemput Pasangan Diri | Pennadiri

  3. Ping balik: Pencapaian di Bulan Ramadhan | Pennadiri

  4. Ping balik: Jika Kamu Masih Jomblo!, Menurutmu, Tipe Jomblo Seperti Apa Sih Kamu? | Pennadiri

  5. Ping balik: Bagaimana Memotivasi Diri Untuk Tetap Konsisten Dalam Menulis | Pennadiri

  6. Ping balik: Pilih Wanita Cantik Atau Wanita Sholehah? | Pennadiri

  7. Ping balik: Bagimana Sholat Yang Baik dan Benar itu? | Pennadiri

  8. Ping balik: Super Hero Favoritmu Apa? | Pennadiri

  9. Ping balik: Jadilah Jomblo Yang Berjuang Dengan Kesabaran | Pennadiri

Tinggalkan Sebuah komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s