Mengapa Orang Cenderung Melihat Keburukan Orang lain Dari Pada Kebaikannya


orang cenderung melihat noda orang lain wlau hanya secuil

Ilustrasi

Lihat sejenak gambar di atas!!!!

Renungkan dan pahami apa yang anda lihat???

Mungkin banyak yang tidak paham dengan apa yang saya maksud, tapi lihat gambar (A) pastinya banyak orang akan melihat ke sebuah titik yang ada di tengah itu “sebuah noda hitam”, berbeda dengan gambar (B) yang justru terlihat gambar kertas yang kosong & bersih.

Dari situ sudah kelihatan kita menghiraukan nilai yang penting pada gambar (A).

Pada dasarnya 2 gambar itu sama, yang beda hanya secuil noda yang menempel pada secarik kertas yang sama. Tapi pendapat orang tentang gambar tersebut cukup berbeda, gambar (B) semua akan menyebutkan bahwa gambar tersebut adalah secarik kertas yang bersih, tapi untuk gambar (A) kebanyakan orang akan menyebutkan bahwa gambar tersebut adalah sebuah gambar “noda hitam” bukan? itulah hebatnya manusia, kebanyakan orang secara otomatis melihat kesalahan dan keburukan orang lain dibandingkan kebaikan yang dibuatnya.

Seperti kalimat lama mengatakan “1 kesalahan menguras 100 kebaikan dalam sekejab”. Sama halnya dengan kertas tersebut, kebanyakan orang akan fokus dengan keburukan kertas tersebut yakni noda tersebut daripada lahan bersih kertas tersebut yang luasnya jauh lebih besar daripada noda hitam tersebut.

Baca juga : Keburukan Orang Lain Adalah Cerminan Dirimu

Coba lihat sekeliling anda?

Bukankah itu yang terjadi???

Orang cenderung melihat dan membicarakan segelintir kesalahan dibanding jutaan kebaikan.

Coba tanyakan kepada diri anda, apakah anda melihat dan membicarakan keburukan orang lain atau anda menunjukkan talenta, kelebihan dan sisi the best dari orang lain pada saat anda berinteraksi.

Jika anda masih melihat “The bad” dalam diri orang lain, segeralah melihat “The best” dari diri mereka dan akan anda rasakan perubahan respon dari mereka.

Sebab secara tidak langsung orang membicarakan kebaikan lebih baik dari pada membicarakan ribuan kesalahan dan orang yang dapat melihat yang “terbaik” dibalik ribuan keburukan dalam diri orang lain.

Pastinya akan disukai dan dihormati karena ia dapat mengerti dan memotivasi orang lain untuk maju.

Semoga bermanfaat.

Iklan

2 pemikiran pada “Mengapa Orang Cenderung Melihat Keburukan Orang lain Dari Pada Kebaikannya

  1. Ping balik: Menjadi Pria Idaman Dengan Mempunyai Sifat Yang Disukai Banyak Orang | Pennadiri

  2. Ping balik: Renungan: Jangan Merasa Benar, Lihatlah Dirimu Dulu | Pennadiri

Tinggalkan Sebuah komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s