Anggapan Dengan Berhenti Merokok Anda Akan Kaya, Itu Salah


Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatu

Merokok membakar perkonomian Keluarga

Dikutip Via Google

Rokok salah satu benda yang menjadi sumber penghasilan terbesar di negara indonesia ini, tentunya karena ada pajak atau cukai dari tembakau yang dikenakan oleh pihak pemerintah kepada perusahaan rokok. Dari artikel Inforiatif(dot)com dengan judul “Kok Masih Merokok” yang menjelaskan bahwa rokok itu lebih banyak sisi negatifnya dari pada sisi positifnya. Disamping itu terdapat tulisan tentang kandungan yang bisa menyebabkan berbagai penyakit disetiap bungkus rokok

Merokok dapat mengakibatkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin

Di artikel tersebut juga dituturkan berbagai alasan mengapa atau alasan kenapa orang masih banyak merokok padahal orang tersebut juga sudah tahu bahaya dari rokok itu sendiri. Di artikel itu pula menjelaskan tentang kerugian atau penyakit yang bisa ditimbulkan dari perokok.

Banyak juga artikel-artikel mengenai cara ampuh menghilangkan kebiasaan merokok. Merokok memang merugikan dalam hal kesehatan. Seperti yang dikutip dari artikel akuinginsukses(dot)com yang berjudul “20 tips powerfull untuk menhentikan kebiasaan merokok”  atau artikel sehatsatu(dot)com dengan judul extrem “Cara cepat berhenti merokok dalam satu minggu)

Dan menurut saya artikel tersebut yang membahas tentang bahaya rokok maupun tentang cara-cara menghentikan bahaya rokok memang sangat membantu bagi orang yang ingin menghentikan kebiasaan merokok. Akan tetapi saya banyak menemukan artikel yang ditulis hanya beramsumsi dari logika penulis saja bukan berasal dari pengalaman sipenulis yang berhasil lepas dari kecanduan rokok itu sendiri.

Bahaya Merokok

Dikutip Via Google

Kebanyakan dari mereka yang menulis tentang bahaya rokok adalah seorang wanita maupun seoarang laki-laki yang dasarnya tidak menyukai bahkan membenci bau rokok. Artikel yang mereka buat hanya berdasar pada logika sipenulis maupun hanya copy paste dari artikel lain di internet.

Yang jadi pertanyaan apakah artikel tersebut bisa membantu yang sedikit banyak berasumsikan logika penulis bukan dari pengalaman berhasilnya lepas dari kecanduan rokok.

Baca Juga : Kebijakan Mahalnya Rokok Dan Dampak Yang Akan Timbul

Bagi yang tidak suka rokok bukan rahasia umum kalau mereka benci rokok bahkan asapnya juga. Bagi yang tidak merokok dampat terkena asap rokok membuat mereka jadi perokok pasif yang lebih berbahaya dampaknya dari pada perokok itu sendiri. Dan wajar bagi mereka mengatakan

Dari pada uang dibuat  beli rokok, mending buat beli makanan atau ditabung

Ironisnya bagi penggemar rokok bahkan yang sudah kecanduan rokok mengatakan sebaliknya

Mending saya tidak makan dari pada tidak merokok

Jika kasusnya si perokok ini sudah Addictive seperti itu apakah bisa artikel tersebut bisa membuat si perokok ini membenci dan berhenti untuk tidak merokok lagi apalagi hanya dengan waktu 1 minggu bisa membuat berhenti total. Saya rasa tidak semudah itu.

Addictive seperti halnya cinta, apabila orang sudah jatuh cinta yang terlalu atau bisa dikatakan cinta buta, seburuk apapun pasangannya walau sudah tersakiti tetap ada rasa cinta yang tak bisa dipahami orang lain. Begitu juga dengan addictive ini, walaupun sudah tahu resikonya tapi tak bisa sebanding dengan rasa enaknya.

Merokok membunuhmu dan membunuh prestasi sepak bola indonesia

Dikutip Via Google

Tapi kan “Merokok bisa membunuhmu”. Ya tanpa merokokpun juga pasti bisa membunuhmu. Takdir yang tak bisa dihindari oleh manusia adalah mati, tanpa rokokpun kalau sudah waktunya mati ya pasti mati.

Kenapa saya bisa berkata demikian, saya ada sebuah kisah nyata tentang rokok dan seorang dokter. Yang namanya dokter pasti dia akan menyuruh pasien untuk tidak merokok. bisa terlihat gambar gambar dan peringatan keras yang ada di rumah sakit atau klinik klinik.

Cerita ini berawal dari seorang dokter laki-laki muda yang sangat membenci rokok. Disetiap pasien yang datang pasti dia menyuruh pasien tersebut untuk menghentikan rokok. Singkat cerita dokter ini sudah mulai menua sekitar 50 tahun dan terkena penyakit paru paru stadium akhir. Padahal dia tidak pernah menyentuh rokok sedikitpun tapi terkena penyakit tersebut.

Si Aman adalah tetangga si dokter, dia mengunjungi dokter tersebut karena landasan dasar tetangga di desa adalah rasa toleransi yang tinggi. Dijengguklah sidokter tersebut oleh aman, dan sidokter ini cerita panjang lebar tentang keluh kesahnya dan tentang penyakitnya yang stadium akhir tersebut

Stop merokok

Dikutip via Google

Sidokter ini juga sudah divonis usianya sekitar 1 bulan, trus si aman bertanya ke dokter “ kok bisa ya dok, padahal dokter tidak pernah merokok malah terkenah penyakit paru-paru. Sedangkan bapak saya yang merokoknya seperti kereta api itu malah sehat dengan umur 80 tahunan”

Si dokterpun juga menghela nafas keheranan mendengar pertanyaan si aman. Setelah hampir 3 minggu yang mana batas usia dokter tersebut kurang 3 hari. Si aman datang lagi dan menanyakan kabar sidokter.

Sidokter juga hanya bisa pasrah menunggu detik detik kematiannya. Nah di sela pembicaraan dengan aman, sidokter ini mempunyai ide gila “Lah iya, Bapakmu saja umur 80an lebih masih sehat padahal di merokok, sedangkan saya yang tidak merokok malah terkena penyakit seperti ini, Apa saya coba merokok ya, saya penasaran dengan rasanya yang membuat orang itu suka. Saya sudah tidak peduli dengan penyakit ini, toh tanpa rokok juga saya akan mati 2 hari lagi”

Pernyataan sidokter ini mengejutkan si Aman yang hanya bisa bilang “Istighfar Dok”. Tiba saatnya hari kematian sidokter. Karena sidokter ini frustasi dia mencoba untuk merokok didepan terasnya. Hanya dengan hisapan pertama dia langsung batuk batuk sampai terjungkal dan mengeluarkan darah dari mulutnya, Kebetulan si Aman ini lewat di rumah dokter yang mengujungi dokter ini sudah mati apa belum. Melihat sidokter terkapar dengan darah dimulutnya, si aman panik dan meminta tolong ke warga sekitarnya.

dokter yang merokok

Dikutip via Google

Singkat cerita di bawahlah dokter ini kerumah sakit, Dan tidak disangka bukannya sidokter ini meninggal malah vonis dokter yang harusnya hari itu menjadi mundur 4 tahun lagi. Penyakitnya yang sudah stadium akhir malah turun menjadi stadium 2. Dan akhirnya sidokter ini memutuskan untuk merokok dan sampai 2016 ini masih hidup.

Cerita nyata ini diceritakan oleh rekan kerja saya yang merupakan warga di kampung tersebut, tentang nama dokter dan si aman hanya nama alias saja. Tentang anda para pembaca percaya atau tidak itu hak anda.

Kembali ke topik, Kebanyakan yang sudah kecanduan rokok sangat sulit untuk berhenti, saya pernah melihat kakak saya mencoba untuk tidak merokok. Dimulai dari dikurangi sedikit-sedikit tiap harinya, terus mencoba makanan ringan sebagai ganti rokok. Hasilnya pengeluaran makin banyak saat melakukan metode pengganti rokok dan kecanduan rokok masih tetap ada.

Begitu juga rekan kerja saya melakukan hal yang sama seperti kakak saya. Hasilnya tetap saja tidak ada perubahan berarti. Katanya teman saya tersebut walaupun diganti dengan makanan ringan, rasa puas belum terpenuhi seperti saat masih merokok.

Bukan berarti cara di artikel tersebut sepenuhnya Gagal, cuman ada juga yang berhasil dengan cara tersebut. Sebenarnya itu tergantung dengan orangnya saja bukan caranya. Masalahnya yang dilawan adalah Rasa yang merupakan bentuk dari Nafsu atau Hasrat. Hal itu sangat berat untuk di taklukkan bukan berarti mustahil tapi memang sangat sulit. Sama halnya dengan Menaklukkan Nafsu buruk secara islam. Yang bisa menaklukkan Nafsu adalah Orang yang luar biasa dan istimewa.

Baca juga : Kok Tinggal Bungkusnya Saja

Berbeda dengan saya, Saya adalah perokok. Dan saya sadar dan mengerti bagaimana nikmatnya rokok. Tapi berbeda dengan kebanyakan orang, saya bisa tidak merokok dalam waktu yang lama, pernah istri saya memberikan puasa rokok selama proses kehamilan dan itu berlangsung selama 4 bulan saya tidak merokok. Tapi bukan berarti setelah itu saya tidak merokok, hanya saja saya membuat janji dengan diri saya bahwa saat saya tidak merokok itu sama halnya puasa wajib. Dan setelah proses kehamilan selesai disitulah saat kemenangan saya.

Dan jujur saat menjalani puasa rokok tersebut, ada rasa haus tersendiri yang tidak bisa di gantikan dengan makanan lain. Dan juga terasa tubuh saya kurang bergairah dalam keheningan waktu yaitu disaat saya tidak melakukan apa-apa (maksudnya tidak bekerja, istirahat dirumah).

Ada satu artikel yang saya sangat tidak setuju. Mungkin tentang bahaya rokok dan cara menghilangkan rokok saya bisa mengerti betul apa yang disampaikan dalam artikel tersebut. Tapi kalau artikel itu tentang “Dengan berhenti merokok anda bisa Kaya”.

foto-merokok-juga-berdampak-buruk-bagi-perekonomian-keluarga

Dikutip via Google

Seperti yang terlampir di Bahayapedia(dot)com dengan judul “Bahaya kecanduan rokok dapat melumpuhkan perekonomian keluarga” Pernyataan tentang berhenti merokok anda bisa menabung dengan simulasi angka harga rokok perhari yang dikalikan dengan jumlah hari pertahun.

Itu sama hal nya dengan adiktiv belanja fashion. Jika anda mengurangi kesukaan anda tentang belanja fashion tiap gajian dikali pertahun, Pernyataan tersebut juga tidak berpengaruh jika yang berniat menghilangkan kebiasaan merokok dengan menganti kebiasaan tersebut dengan makanan ringan.

Atau begini, Kalaupun memang bisa berhenti merokok apakah bisa pengeluaran bisa ditekan dan kebutuhan tidak bertambah. Rumus diatas kan hanya simulasi dalam logika, dan Pengeluaran harian itu nyata.

Biarpun kita planing dengan sedemikian rapinya, tetap saja kita tidak tau takdir apa didepan.  Bukan berarti saya menyalahkan untuk planing kebutuhan hidup Cuma anggapan kalau bisa berhenti merokok membuat jadi kaya itu loh yang menurut saya tidak begitu masuk akal.

Menurut Saya ulasan yang dibuat orang yang tidak merokok dengan membuat artikel tentang perhitungan Kerugian bagi penggemar rokok, itu tujuannya apa coba,

sebenarnya tanpa harus menghitungpun mereka juga tidak merasa dirugikan

Karena mereka memang tidak membeli rokok. Dan saya juga tidak menjamin uang yang mereka punya untuk ditabung atau hanya untuk hal lain yang sama juga tidak berguna, seperti beli kuota perbulannya untuk game online, beli baju tiap gajian padahal dilemari sudah tidak ada tempat lagi.

Banyak teman saya yang tidak merokok , uangnya juga tidak terkumpul terkumpul seperti perhitungan kerugian rokok tadi. Pasalnya Kadang sebuah hobi yang addictive bisa menghabiskan uang dengan jumlah yang besar tanpa mereka sadari tapi itu cukup memuaskannya. Contoh hobby touring, walaupun pengeluaran cukup besar untuk melakukan hobby ini tapi tak sebanding dengan rasa bahagia yang didapatkan.

Addictive

Dikutip via Google

Hobby koleksi baju inspired, teman saya juga sangat senang dengan mengkoleksi baju tersebut walaupun sudah banyak baju dilemari tapi tak sebanding dengan rasa keren dan bangga akan baju tersebut. Begitu juga dengan mengkoleksi jersey Club Favorit yang tiap tahun pasti ada jersey barunya.  Sama halnya dengan rokok, walaupun pengeluaran juga sedikit meningkat karena rokok tapi sebanding dengan rasa puas.

Sebanding dengan Rasa Puas

Mungkin banyak yang bertanya Puas dari mana, Bukannya puas malah Berpenyakit. Memang di bungkus rokok tertera peringatan tentang kandungan rokok bisa menyebabkan berbagai penyakit. Dan para dokter juga melarang keras akan rokok.

Baca juga :Pentingnya tidak merokok, syarat bagi yang mencari pasangan

Mari berbicara tentang kenyataan hidup. Apakah bisa dipastikan kalau orang yang merokok akan berumur 50 kebawah atau dengan tidak merokok membuat orang bisa berumur 70 ke atas. Kenyataan banyak diantara orang yang sudah tua di desa saya yang masih hidup di tahun 2016 ini yang sudah berumur 80 tahun lebih dan masih sehat, ironisnya mereka itu perokok Addict. Begitu juga kasus Dokter yang saya ceritakan diatas.

Sama seperti pernyataan saya di awal artikel yang menjelaskan bahwa tanpa rokokpun manusia akan tetap menjalani takdir kematiannya. Jika dengan merokok orang bisa terkena penyakit jantung, kangker, impotensi dan sebagainya. Pertanyaan yang sama akan saya lontarkan

Apakah orang yang tidak merokok tidak bisa terkena penyakit serupa…?

Tentu saja Sama, bagi penikmat rokok maupun bukan, kita sama sama 50-50 bisa terjangkit kangker, liver dan lainnya. Bukan karena adanya rokok maupun makanan lain yang menyebabkan kita  terkena penyakit, karena memang sudah takdir kita kalau memang kita harus terjangkit penyakit tersebut.

Berbeda dengan ajaran islam yang melarang arak dan daging babi untuk di makan. Sabu, narkoba, ganja dan sesuatu yang memabukkan itu sudah tak terelakkan lagi akan hukum agama dan hukum negara yang melarangnya. Tanpa ilmu kedokteran pun bahan yang memabukkan dan penghilang rasa seperti itu pasti akan berdampak buruk bagi kesehatan.

Bisa disimpulkan bahwa jika kita beranggapan dengan berhenti merokok bisa membuat anda kaya atau dengan anda merokok akan memastikan batas usia anda. Berarti anda lupa akan KUASANYA. Ingat tidak ada yang bisa mengelak dari TAKDIR-NYA.

Baca Juga : Menunggangi Takdir

Artikel yang saya buat bukan untuk membenarkan kebiasaan merokok, saya hanya memaparkan sebuah realita yang ada dengan tidak memakan mentah mentah artikel yang bertebaran di internet. Jika ada kata kata yang tidak berkenan, saya sebagai penulis artikel tersebut memohon maaf atas ketidak nyamanan akan tulisan ini.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatu

Iklan

9 pemikiran pada “Anggapan Dengan Berhenti Merokok Anda Akan Kaya, Itu Salah

  1. Ping balik: Kok Tinggal Bungkusnya Saja!!! | Pennadiri

  2. Ping balik: Oh Pelangi, Alangkah Indahmu | Pennadiri

  3. Ping balik: Ada Rasa Kehilangan Ketika Ada Penyesalan Bergejolak Dihati | Pennadiri

  4. Ping balik: Tip Diet Mengurangi Berat Badan Yang Anti Mainstream | Pennadiri

  5. Ping balik: Perjanjian Tidak Merokok Lagi | Pennadiri

  6. Ping balik: Pentingnya Untuk Tidak Merokok, Syarat Bagi Yang Mencari Pasangan | Pennadiri

  7. Ping balik: Manfaat Merokok Yang Tidak Diketahui Oleh Banyak Orang | Pennadiri

Tinggalkan Sebuah komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s