Keluar Zona Aman


zona
Hai Guys..

Ketemu lagi ditempat yang sama, penulis yang sama dan waktu yang beda pastinya. Lagi suntuk nih gak dapet ide..? 

Terus Kenapa? terus siapa yang nanya? penting gak sih nanya-nanya kenapa? xD

Terserahlah, yang penting aku mau cerita..

Nah loh itu punya ide cerita? Hahahah 

Hari ini tidak ada ide judul yang ingin aku tulis di blog ini, ya tidak jarang juga sih mengalami hal seperti ini. Padahal seingat saya, kemarin sore itu sudah menemukan ide saat lagi main sama anak, ya pas kebetulan tidak bawa Handphone, kertas dan pena-nya juga, akhirnya saya coba saya simpan di memory otak ku.

Tapi disaat negara api menyerang memory itu di butuhkan, tiba-tiba ang menghilang otak terasa blank, walau saya mencoba ingat-ingat lagi ide judul itu saya letakkan di area otak sebelah mana, saya lupa. Tadinya pingin obrak-abrik isi otak ini agar bisa menemukan file ide judul tersebut, tapi kayaknya aku harus sabar, ya siapa tau entar ketemu dengan sendirinya.

Oke, hiraukan saja kata pengantar yang sedikit ngelantur itu.

Gagasan awal aku membuat blog ini adalah untuk sekedar menulis catatan perjalanan hidup saya, entah itu ada yang tidak suka dengan curhatan saya lewat blog ini *masa bodoh, emang gue pikirin :p, atau malah share catatan ini atau ada yang sekedar mengagumi tulisan yang kubuat, atau malah menyukai penulisnya yang imuts ini, hahahaha xD Halah ngarep banget.

Karena gagasan blog ini bertema tentang pengalaman hidup, jadi ketika pengalaman yang pernah saya alami sudah tertulis semua, jadinya mengalami kebingungan mau nulis apa sekarang?. kan yang ditulis adalah pengalaman, jadi nunggu ada pengalaman lagi kalau mau nulis artikel. Mencari inspirasi dari buka-buka blog yang saya ikuti juga tetap tidak menemukan judul yang pas untuk di tulis.

Disela-sela saya membaca dari blog satu loncat ke blog yang lain, akhirnya saya menyadari kalo kebanyakan blog yang menulis gagasan secara random, maksudnya ada yang fiktif, puisi, pengalaman hidup, dan tentang hukum sekalipun. Ternyata enak loh mereka bisa mengarang judul dengan ber-tema-kan cerita fiktif atau puisi atau sekedar kata-kata romance nan puitis yang hanya beberapa kata saja.

Kan secara logika saya, menulis seperti itu hanya sekedar mengarang ditempat yang sunyi, senyap dan gentayangan biar dapat inspirasi. Pun kalau tema seperti pengalaman hidup atau perjalanan, otomatis harus benar benar real baru bisa menjelaskan urutan alur ceritanya.

Akhirnya coba ikutan nulis puisi seperti yang lainnya, biar bisa dibilang cowok romance tapi tidak baper-an serta kelihatan kekinian. 5 menit memikirkan kata-kata puitis dalam otak sebelah kanan dan kiri, lanjut 10 menit tidak mendapat inspirasi dan sampai akhirnya tertidurpun tidak satu kata yang  terfikirkan olehku.

Ternyata, cowok yang tidak romantis dan puitis apalagi tentang ketidak baper-an seperti aku ini sulit untuk mengarang sebuah puisi. Alih ke mode cerita-cerita fiktif atau cerbung (Cerita Bersambung) seperti cerita cerita di Novel. Sebenarnya untuk ide bikin cerita fiktif ini sangat aku sukai, disamping sebenarnya saya sih suka baca novel dan pernah juga kepikiran saat masih SMA mau bikin novel ala irawan gitu.

Cerita ngak ya tentang novel itu!, malu sih, tapi gak apa lah aku ceritakan dikit tentang proses pembuatan novel yang gagal paham Cuma diam di bab pertama saja. Hanya pada tahap membuat kerangka dan ideologi karakter saja sudah sangat menguras banyak uang saku waktu dan pikiran. Di awal nulis (nulis pake tangan) sampai di Bab pertama saja sudah seneng dan bahagia* Apa bedanya seneng dan bahagia itu, mungkin semacam seneng bingit gitu kali yak.

Tapi setelah di baca Ulang, kok gini banget ya ceritanya, banyaknya pengulangan kata, kosa kata yang ngak banget untuk dibaca, setting tempat yang gak jelas karena dulu tak pernah jalan jauh-jauh dari rumah. Akhirnya catatan untuk novel itu saya sobek-sobek dan dibakar biar tak ada yang gila karena membaca tuh catatan kelam.

Dulu disaat masih culun dan masih suka mengunci diri dikamar *kayak anak perawan aja.. ups.. Aku lebih suka menghabiskan waktu diam dirumah dan lebih suka berandai-andai dengan segudang lamunan. Terkadang juga membaca koleksi komik yang telah usang karena berkali-kali dibaca xD. Mulai dari komik Naruto, Slam dunk, Detektive conan dan Fantasista yang selalu menemani hari liburku saat masih sekolah. Kalau boleh jujur sih satu-satunya koleksi saya ya hanya komik naruto saja, lainnya pinjam punya teman yang hampir 3 bulan baru saya kembalikan.. wkwkwkw :p

dua pasang mataBegitu juga dengan novel, sempat aku menyukai dan membaca sampai 3 kali novel bergenre Cinta-cinta’an dengan judul “Dua Pasang Mata”. Novel karangan Alexandra Leirissa ini adalah novel pertama yang saya baca. Seneng sih membaca setiap  alurnya, hingga di ending.

Surat terakhir dari Ralphie Devorian Arras  untuk adiknya Theola ketika si kakaknya ini menyumbangkan kedua matanya untuk adik tercintanya. Disurat kematian yang paling menusuk kalbu banget itu yang bikin pembacanya bisa dibuat nangis, untung aku bukan cowok baper’an. ya Cuma sekali aja nangis pas baca pertama, tapi untuk yang kedua dan ketiga udah tidak kok.. wkwkwk 😛

Setelah membaca itu, aku dikasih dipinjami novel lain yang saya lupa judulnya. Sama seperti “dua pasang mata” yang bengenre cinta cinta’an gitu, tapi entah kayaknya saya gak terlalu suka yang terlalu melankolis akhirnya tidak saya baca. Dan Novel lain yang pernah aku baca saat udah kerja di Surabaya dulu adalah “Ayat-ayat cinta”. Kenapa saya baca itu, karena disaat itu banyak topik kalo film

Ayat-Ayat Cinta / Habiburrahman El Shirazy. - Cet. 12. - Jakarta : Republika, 2006. - 419 P.; 21 Cm.

Novel Ayat-Ayat Cinta

ayat-ayat cinta ini yang akan segera rilis di bioskop kabarnya cukup  bagus kalau lihat cerita di Novelnya.

Akhirnya saya nyari pinjeman lagi untuk novel karangan Habiburrahman El Shirazy itu. Ternyata benar, butuh waktu 3 hari saya melahap habis itu novel dan sangat tertegun dengan sosok Fahri yang sangat muslim banget menurut saya kala itu. Ya memang seharusnya sosok muslim yang islam memang seperti fahri ini harusnya. Dan anehnya setelah melihat filmnya kok sangat berbeda dari bayangan saya tentang sosok fahri. Tapi itu wajar saja sih tergantung siapa yang membayangkan dan ber-imagie.

Dari semua novel yang pernah saya baca akhirnya saya menemukan novel bergenre fakta ilmiah yang menurutku disinilah novel kesukaanku. Seperti Novel Shelock Holmes karangan Sir Arthur Conan Doyle ini yang bikin adrenalinku naik turun karena penasaran menebak siap pelaku pembunuhannya. Sama seperti komik conan edogawa yang saya baca waktu SMA dulu yang bercerita tentang kasus-kasus yang sangat rumit untuk dipecahkan detektif biasa.

Penelusuran_Benang_Merah empat pemburu hartamemoar Salam_Terakhir

Sempat pinjam 5 novel Sherlock holmes ini tapi hanya sempat baca 3 novel saja, Penelusuran benang merah, Memoar dan Empat pemburu harta yang sempat aku baca. Untuk yang berjudul Salam terakhir baru separuh jalan dan terakhir Lembah ketakutan sudah diambil yang punya karena ada temannya yang mau pinjam juga. Terus ada lagi novel yang aku baca yaitu Novel Angel and Demons karya Dan Browns ini juga termasuk favoritku. Entah karena aku suka penasaran sesuatu yang namanya Wanita Rahasia.

Angel and Demons ini menceritakan tentang sekumpulan/sekte anti agama illuminati dan freemason yang kabarnya sudah dibubarkan kini sedang berselisih dengan gereja katolik di Roma. Terkuak kembali bahwa sekte ini masih terus berjalan sampai sekarang dengan munculnya simbologi-simbologi sekte satanis itu.

Yang aku suka adalah gambaran tentang indahnya negara italia yang notabennya tempat kelahiranku *ups ngarep jadi orang itali, biasa fans Juventus, harap dimaklumi yak… Terus penasaran disaat proses pencarian pastur yang diculik, dengan gambaran tentang gereja dan simbol-simbol patung malaikat dan setan. Penjelasan tentang sumber daya yang tak terbatas “Anti Materi” dan sebagainya.

Kok alurnya malah nyeritain Novel, oh iya ya, intinya apa yak ..Halah lupa lagi..

Intinya, mungkin dari teman-teman bisa kasih masukan buat aku bagaimana biar bisa nulis puisi yang indah, dengan kata-kata yang tidak bisa dipahami kalau bukan orang puitis saja *loh kok.. Trus bagaimana membuat cerbung, inspirasinya dari mana saja. Intinya saya pingin nulis artikel dengan keluar dari zona nyaman saya?

Sekira bisa dibantu share pengalaman nulis puisi atau cerita fiktif dengan corat-coret  di blog saya ini biar ada variasi kehidupan dalam blog ini yang gak monoton tentang Curhatan ala Irawan saja.

Terima kasih atas waktu untuk membaca cerita saya yang tak penting ini dan akhirnya….

Wassalamu alaikum warohmatullohi wabarokatu

Iklan

33 pemikiran pada “Keluar Zona Aman

  1. Kalau puisi saya nyerah mas. Arin Rissaid jagonya. Kalau cerpen dan cerbung… waduh saya juga nggak punya ilmu nya yang pasti.

    Jujur saja saya nulis ratusan cerpen dan bebe rapa cerbung itu idenya datang gitu aja. Bisa dari nonton film atau baca novel terus terinspirasi, bisa dari bertemu atau bicara dengan seseorang bahkan kadang dengar orang batuk saja bisa jadi ide.

    Banyakin ngayal aja mas, ngasah imajinasi. Kalau susah awali dengan nulis diary atau membuat semacam catatan harian. Gitu sih kalau saya. Ntar kalau sudah terbiasa kesandung dan kejepit pintu pun bisa jadi tulisan

    Suka

  2. Mas, setau aku sih ga ada yg berhak menghakimi puisi itu bagus/tidak bagus, asalkan puisi itu benar2 ditulis dari isi hati, bukan sekedar biar keliatan keren, soalnya seni kan emang tak terbatas dan ga bisa dibatasi ya… hihihihi… Pokoknya feel free ajaaaaaaa… Semangat!

    Suka

      • Waaaaah ga udah dipikirin hal itu mas. Romantisme ga terbatas sama kata/kalimat, tapi aku yakin isi hati yg tulus akan menuntun jari untuk bisa menyampaikan apa yang tidak bisa diucap. Malah kadang usaha menjadi “romantis” justru menjebak kita jadi ga romantis. Aku perhatikan kata2 yg ditulis pak Sapardi, JokPin, SGA bahkan Aan Mansyur pun “ga romantis” tapi terasa bgt itu ungkapan hati mereka. Sikaaaat aja Maaas!!!

        Suka

  3. Saya juga sering banget gitu… udah dapet ide… ga ada apapun yang bisa dipakai untuk nyatat… berakhir dengan ide itu hilang begitu aja hahaha… Novel Dan Brown emang seru banget.. saya baca inferno dan beberapa novel tulisan Dan Brown semua nya selalu penuh dengan misteri… tapi disertai dengan latar belakang cerita yang menarik…

    Suka

  4. Wa’alaikum salam warohmatullah wabarokaatuh,

    Ayoooo mas cobaaaa, Cinta semangatin dr sini. 😊

    Mmmm Cinta coba ngasih masukan sebisanya ya mas, smga bs mmbantu. Kl Cinta itu bs nulis crpen prtama justru krn dipaksa tmn fb yg suka liat status Cinta yg pnjang2 gtu mas, akhirnya dia yg serupa ka2k laki2 ini maksa bngt buat Cinta bkin crpen. Bingung? Jelas, lah wong di fb cuma 1 paragraf paling2, lah kl cerpen ber ber ber paragraf musti nyambung lg. Tp pengin nyoba..yg pntg mau dulu mas rumusnya mah. Akhirnya Cinta dpt ide itu pas saat itu juga, Cinta pulang ke rmh tp pintu grbang dikunci ga ada orng, Cinta coba panjat itu grbang tp krn postur Cintanya mungil 150cm jd ga nyampe2, eh trnyta di dpn pos ada cowok2 ngeliatin pd ngetawain Cinta, jdlah itu crpen prtma, cerpen genre komedi. Sambutan tmn alhamdulillah baik. 😁

    Nah kl cerbung beda lg, agak aneh. Gadis – Farhan, cerbung pertama Cinta, Cinta dpt inspirasinya dr mimpi, mimpi yg ga mau hilang berturut2 smp 1 minggu mas, dan setiap kali Cinta nulis cerbung ini psti di atas jam 12 mlm, rda mistis jg sih. Tp alhamdulillah hbis dituangkan dlm bntuk cerita, mimpi itu ga dtg2 lg.
    maaf trll panjang commentnya heee ^__^>

    Suka

  5. Oke kalo cerpen gw nyerah haha. Klo puisi masih bisa ngasih masukan.. Banyakin baca puisi hehe. Klo puisi yang penting aseli bin original dari hati.

    Sepanjang usia menikah baru 2 kali gomablin pake puisi haha

    Suka

  6. ini aga random, tapi saya paham mas, gimana rasanya punya ide, dan bummm
    pas mau ditulis ilang gtu aja, hahhaha

    sosoan puitis, malah norak dan genrenya galau, hahaha

    Suka

  7. Ping balik: Buku Favoritku Itu Yang Menceritakan Tentang Kamu | Pennadiri

  8. Ping balik: Anniversary ke-1 : Tahun Pertama Yang Menyenangkan | Pennadiri

Tinggalkan Sebuah komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s