Senin Yang Berat


senin

Dikutip via dpbbmlucu.info

Matahari meninggi dan mulai nampak

Sinarnya menembus beberapa dinding yang retak

Berbanding terbalik dengan dingin yang menusuk

Seakan ingin kembali kedalam peluk

Raga yang masih letih tuk menapak

Hati pun ikut enggan tuk beranjak

Peluk hangat yang seakan menyergap

Kebetahan ini yang menahanku tuk berangkat

Ini hari senin.

Hari dimana para siswa mendapat uang saku

Ini hari senin

Hari dengan kuantitas kendaran menyerbu

Ya, ini hari senin

Raga yang mulai terbiasa tidur nyenyak di pagi hari

Ditemani rokok dan sebuah kopi

Menikmati hidup di pagi hari nan sepi

Kini kembali ke rutinitas mencari rizki

Ya, ini hari senin

Sebuah rutinitas harian berjalan lebih dari sebuah kebiasaan

Menuntut harapan yang tak kunjung datang

Ketika raga enggan melangkah kedepan

Kapan akan datang masa liburan panjang?

rutinitas

Sebuah rutinitas hari senin dengan kertas yang berserakan di mana-mana

Iklan

16 pemikiran pada “Senin Yang Berat

    • hihihih.. iya nyoba-nyoba..
      cuma… kalao tak pikir lagi
      berpuisi itu seperti topeng..
      apa yang tertulis bukan seperti yang tersirat di kenyataan..
      ya entah lah, tak ada yang memberatkan untuk kerja sebenarnya..

      Suka

    • Hehehe…
      Bener. Persepsi dari zaman sekolah..
      Senin tu beda…
      Gak boleh telat karena hukumannya lama kalo telat..
      Harus pake atribut Lengkap…
      Ada upacara..
      Jam pelajaran lebih lama karena masuk kelas jamnya beda dari hari biasanya

      Disukai oleh 1 orang

  1. Ping balik: Pagi Yang Dingin Dihari Senin | Pennadiri

  2. Ping balik: Senin Berjuang, Kamis Merindu, Sabtu terIstimewa | Pennadiri

  3. Ping balik: Senin Pagi Yang Cerah, Untuk Jiwa Yang Membara | Pennadiri

Tinggalkan Sebuah komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s