Senin Berjuang, Kamis Merindu, Sabtu terIstimewa


Senin Perjuangan
Dua kali aku membuat artikel tentang hari senin, Hari senin yang berat dan hari senin yang dingin. Memang itulah yang kurasakan disaat pertama kali berangkat kerja sehabis libur weekend.

Tapi dibalik itu semua, Hari senin itu hari paling menyenangkan, sering kali aku lupa waktu, saat bekerja di hari senin. Entah mungkin hari senin kerjaan lagi numpuk-numpuknya atau senin merupakan hari awal yang mengharuskan banyak permintaan dari produksi. Kesibukan itu membuatku lupa waktu, kerja delapan jam serasa kerja lima jam. Kemana yang tiga jam?

Aku singkat dengan tombol forward atau menekan tombol skip untuk mempercepat waktu.. hihihih 😀

Hari senin juga merupakan hari perjuangan. Perjuangan melawan rasa malas setelah liburan,  Perjuangan melawan rasa lapar kalau aku lagi puasa senin, Perjuangan jauh dari istri selama 8 jam *loh, kayaknya yang ini bukan termasuk perjuangan deh,wkwkwk

Kamis Merindu

Pernah aku membahas bahwa malam jum’at adalah hari favoritku. Hari penuh berkah dan penuh barokah dibanding hari yang lain. Bukan berarti hari yang lain tidak barokah, tetap sama saja, selama kita masih tetap mencari barokah tiap harinya.

Tapi kebanyakan disetiap desa, hari kamis merupakan hari yang sakral. Banyak ibadah yang dilakukan para masyarakat dihari ini, Seperti acara Tahlilan, Di desaku, Tahlilan hari kamis rutin di jam setelah asyar untuk para ibu-ibu, dan setelah maghrib untuk bapak-bapak.

Ada lagi ibadah seperti “Nyekar” atau mendoakan orang yang mati dengan berdoa di kuburan keluarga. Ada yang bilang “nyekar” ini bid’ah, bagiku selama itu baik, dengan tujuan baik, tetap akan aku lakukan. Toh yang menentukan Bid’ah atau tidak bukanlah manusia, Melainkan Allah Subhanahu Wata’ala.

Oh, lupa.. Ibadah Puasa Kamis juga merupakan ibadah sunnah kesenangannya Rosululloh Shallallohualaihi wassalam. Dan terakhir ibadah malam jum’at bagi mereka yang menjalankannya. Hihihihihi :P. Tapi bagiku malam jum’at adalah malam spesial. Bukan seperti yang dibayangkan kebanyakan orang. Seperti kamu.. ya kamu, yang baca.. hahaha, ketahuan ngeres ya..

Malam jum’at sering aku isi dengan rutinan …. hmmm.. *kayaknya gak perlu bahas ini dech.. lanjut ke hari sabtu aja yak 😛

Sabtu Ter-istimewa

Kenapa sabtu adalah hari teristimewa bagiku. Karena Sabtu itu hari libur wkwkwkw.

Oke, aku jelasin dech, kenapa hari sabtu merupakan hari istimewaku.

Dihari sabtu, selain memang hari liburkerja saya, juga weekend bagi para pemuda pemudi. Hayoo, siapa sih yang ngak menantikan weekend. Apalagi yang sudah punya pacar. Suit suit..

Kalau bagiku, Sabtu dan minggu waktu yang aku luangkan untuk keluargaku. Seenggaknya diantara 2 hari itu, ada waktu yang tidak akan aku jual hanya untuk mengais beberapa rezeki tambahan seperti lembur kerja. Kalaupun sabtu masuk kerja, pasti aku akan menolak untuk lembur hari minggu dan sebaliknya.

Berarti minggu juga hari istimewa dong?

Tidak juga.

Kok bisa, kan sama-sama hari libur?

Iya, memang sama-sama hari libur, dan sama-sama waktu yang aku luangkan untuk keluargaku. Tapi bedanya, dihari sabtu merupakan hari kelahiranku..

Monggo,yang ingin memberi hadiah atau sekedar ucapan selamat ulang hari kepadaku, wkwkwkwk 😛

Sabtu yang merupakan hari ulang tahunku, hari dimana aku dilahirkan. Jadi, semestinya hari tersebut merupakan hari teristiimewaku dong, sama halnya dengan anak keduaku yang sama-sama lahir di hari sabtu.

Dihari tersebut, aku penuhi dengan berbagai rasa syukur kepada Rabbku. Dan Alhamdulillah, seperti rutinan hari kamis, hari sabtu malam minggu juga ada rutinan yang sama. Intinya rutinan tersebut mengarah kesebuah kebaikan. Karena tujuan dari rutinan tersebut Cuma satu, Taubat

Dihari sabtu juga aku mengisi dengan puasa sunnah.

Emang ada puasa sunnah hari sabtu?

Yang namanya puasa sunnah ya puasa yang dilakukan selain di Bulan Ramadhan dan selain hari tasrik.

Trus Niatnya ap?

Ya niat puasa sunnah, emang niatnya gimana lagi…

Kan biasanya, niat puasa sunnah hari senin dan kamis, niatnya puasa senin atau kamis, nah kalo sabtu, masak niat puasa sabtu?

Emang ada yang salah ya, kalo niat seperti itu. Allah sendiri loh udah tau niat kita puasa itu buat apa. Sebenarnya, aku puasa hari sabtu itu meniru Kesenangan Rosululloh loh.

Bukannya Rosululloh puasa senin kamis yak?

Kan sama

Apanya yang sama?

Aku juga puasa senin dan kamis, kadang-kadang sih. Kalau bangun dan tidak malas. 😛

Terus kalau Sabtu, kan di hadist, rosul senang dengan puasa senin dan kamis?

Yang aku maksud sama, yakni Rosululloh puasa senin dan kamis karena suatu alasan yang besar. Beliau puasa kamis, memang dihari kamis merupakan hari yang barokah. Sedangkan di hari senin, Beliau menunjukkan rasa syukurnya atas kelahirannya dengan puasa sunnah.

Begitu juga denganku, aku juga ingin menunjukkan rasa syukur atas hari kelahiranku dengan Puasa itu.

Pdn. Sabtu,27082016

 

Iklan

10 pemikiran pada “Senin Berjuang, Kamis Merindu, Sabtu terIstimewa

  1. Dan terakhir ibadah malam jum’at bagi mereka yang menjalankannya. Hihihihihi😛

    Ibadah apaan sih? Yang katanya pahalanya sama dengan bunuh2an kafir 1000 itu? 😛

    Disukai oleh 1 orang

  2. Ping balik: Senin Pagi Yang Cerah, Untuk Jiwa Yang Membara | Pennadiri

  3. Ping balik: Arti Cinta Sejati itu… | Pennadiri

Tinggalkan Sebuah komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s