Terbangun Tengah Malam, Malah Asik Gangguin Orang Tidur


usilKebiasaan orang tua, kebanyakan akan diwariskan kepada anak-anaknya. Salah satunya kebiasaan “Usil” yang secara turunan, aku wariskan kepada anak pertama saya. Kalau kebiasaan baik sih alhamdulillah yah, tapi kalu kebiasaan ngusilin orang, hmmm.. harusnya jangan niru yang buruk nak..

Sekitar jam 1 lebih dini hari tadi, Si Naila ini kebangun dari tidurnya. Si Naila ini tidur denganku sedangkan adiknya, dikamar terpisah dengan ibunya. Biasanya, kalau Naila kebangun, paling ngerengek minta bikinin susu atau posisi ngompol. Sedangkan dini hari tadi, dia langsung kebangun dengan mata yang bersih seperti sudah merasa tidak mengantuk lagi.

Dia bangun dan duduk disebelahku, aku tau dia bangun, tapi aku biarin dengan memalingkan badanku kearah berlawanan. Maksudku sih agar si Naila ikut tidur lagi. Dia membangunkanku dengan menarik tubuhku menghadap ke dia, Setelah itu dia meminta, agar aku mengantarkan dia pipis ke kamar mandi. Aku antarkan dia sembari mencopot celana yang dipakainya dengan bau yang cukup menyengat dari ompolnya.

Setelah pipis, kita kembali ke kamar dan melanjutkan tidur setelah aku memakaikan kembali celana yang kering.

Mik Cucu yah..?”

Kembali aku bangun, dan meraba-raba samping bantalnya Naila, bermaksud mencari botol susunya. Setelah aku mendapatkan botol, aku berjalan ke dapur dan membuatkan dia susu. Selesai membuatkan susu, aku kembali ke kamar. “Loh kok naila ngak ada”.

Terdengar dari kamar depan si Nisa menangis kencang, Ternyata Si Naila bangunin adeknya yang sedang tertidur. Ibunya juga tidak menyadari kehadiran Naila di tengahnya. Wkwkwkw

nisa

Foto Nisa masih berumur 3 minggu

Akhirnya, aku gendong kembali kamar belakang si Nailanya, aku kasihkan dot susu yang berisi penuh. Kita mencoba tidur kembali sedangkan si Nisa masih dengan tangisan dan menyusu ke ibunya.

Sekitar jam 2, Si Naila tak tidur lagi, setelah habis minum susu sebotol penuh, dia malah minta kelayapan ke depan kamar dan melihat televisi. Aku hanya melihatnya dari kamar.

Terdengar juga suara Ibunya yang sedang menganti pakaian dan celana Nisa. Si Nisa juga tidak tidur setelah bangun tadi. Dia malah Pups dengan kotoran yang belepotan kemana-mana. Hahaha 😀

Aku yang masih mengantuk dan tetap merebahkan tubuh dikamar, Terlihat Naila memasuki Ruang tengah yang di tiduri Ibuku atau Mbah uhtinya Naila. Ternyata kejahilannya masih berlanjut, Tubuh Mbahnya di koyak-koyak sampai kebangun.

Akhirnya, semua anggota keluarga bangun semua. Bapakku sedari jam 1 sudah berada di tempat sholat di pinggir dapur, Aku menonton televisi yang entah acaranya apa, aku lebih fokus dengan Smartphoneku yang kubuka sembari melihat-lihat postingannya Bu Dyah, Mbak Ida, Si Arin, Si Cinta dan Si Momo Taro. Sebenarnya banyak sih yang aku lihat, cuma yang sempet kebaca ya postingan mereka itu

Istriku juga sibuk dengan si Nisa, sedangkan Si Naila masih sibuk dengan menganggu Mbah Uhtinya, yang masak didapur untuk mempersiapkan hidangan sahur.

Sekitar jam 3 pagi, aku coba untuk sholat tipis-tipis sambil menunggu waktu sahur tiba, Aku biasanya, nunggu subuh kurang setengah jam, baru aku makan sahur. Kan Mengakhiri makan sahur itu sunnah. sedangkan mendahulukan berbuka juga sunnah. Memang Islam itu indah.

Setelah puas mengerjai Mbah uhtinya, kembali si Naila masuk ke kamar ibunya. Ibunya yang kembali tidur dengan Nisa yang sudah terlelap kembali. Ibunya harus merasakan kejahilan untuk kedua kalinya.

Sasarannya kali ini bukan ke adiknya, tapi ke ibunya sendiri. Berbekal selimut bekas ompolnya, selimut tersebut malah di ciumkan ke ibunya yang sedang tidur. Sontak, Ibunya kaget dan memarahi Naila, Si Naila kabur ke Mbah Untinya dengan tawa kegirangan, sedangkan Ibunya harus mengkeramasi rambutnya entar gegara kena selimut Naila. Begitulah kronologi yang diceritakan istri kepada saya tentang keusilan si Naila diwaktu sahur.

Setelah Sahur dan sudah menjelang Subuh, Istri ku mengajak Naila mandi di pagi buta. Hingga akhirnya setelah selesai mandi dan ganti baju, dia (Si Naila) diajak jalan-jalan Pakdhe nya saat keluar rumah sekitar jam 5 pagi.

Sampai aku mau berangkat kerja, masih belum terlihat batang hidung si Naila pulang kerumah.

Aku berangkat ya Naila… :-*

naila

Kertas di jidatnya menandakan dia seperti orang India

Iklan

11 pemikiran pada “Terbangun Tengah Malam, Malah Asik Gangguin Orang Tidur

  1. Ping balik: Kartun Pagi Dan Rutinitas Setiap Bangun Pagi | Pennadiri

  2. Ping balik: Masya Dan Naila, Si kembar Yang Jelas Beda | Pennadiri

  3. Ping balik: Insomnia dan Cara Instan Untuk Menyembuhkannya Dengan Alami Dan Anti Mainstream | Pennadiri

Tinggalkan Sebuah komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s