Gigitan Rasa Patah Hati


gigitan

Aku yang sedari tadi membisu, Diam, tak banyak berbicara. Lebih banyak berdesiss dan mengucap lirih “aduh” disela-sela waktu.

Lembar kerjaan, aku biarin berantakan dimeja, Tak sedikitpun aku menyentuh, Apalagi tuk beranjak mengerjakannya, Bukannya aku malas, sungguh!, aku ingin menyelesaikannya.

Pun disaat makan juga begitu, Bukannya aku kenyang, bukannya aku tak suka makanan itu, Sungguh hujan malam ini membuat perutku terasa lapar.

Tapi rasa  ini, Membuyarkan selera makanku, Menghilangkan rasa laparku

Hari ini, Ingin sekali aku memohon waktu terasa lebih cepat, Ingin sekali aku memutar jarum jam, biar waktu beranjak lebih cepat

Aku ingin pulang..

Sungguh!, aku ingin pulang. Aku tak bermaksud untuk melarikan diri. Tapi ini benar benar, rasa yang tak pernah kumengerti.

Aku ingin mengadu tentang rasa ini, Rasa yang begitu menyiksa diri. Aku juga tak mengerti sampai sesakit ini, Gigitan yang begitu melukai. Berasa seperti patah hati

Ya Allah..

Sembuhkanlah luka dibibir ini, Luka bekas gigitan sendiri, yang kian hari kian menyiksa diri.

Adakah obat penghilang rasa perih ini, Seperti Cinta suci yang menghapus luka patah hati.

Iklan

15 pemikiran pada “Gigitan Rasa Patah Hati

  1. Ping balik: Obat Penawar Sakit Hati Yang Jarang Di Ketahui Oleh Banyak Orang | Pennadiri

  2. Ping balik: Tangisan Bidadari Peluluh Hati | Pennadiri

  3. Ping balik: Aku Tuh, Nggak Suka Di Gini’in | Pennadiri

Tinggalkan Sebuah komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s