Ketika Di Hadapkan Pada Sebuah Persimpangan Jalan, Memilih Itu Wajib!


images

Hai kawan,..

Hari ini sedikit lebih frustasi nyari ide, ketimbang hari kemarin, sebenarnya ada lah, 3 sampai 5 stok judul artikel yang ingin aku buat, Cuma. untuk menulis isinya, benar-benar tidak mendapat inspirasi sama sekali, untuk mengembangkan kerangka yang aku buat.

Kemarin saja membuat artikel berjudul “Si Pembuat Nyaman Yang Ingin Pulang”, gegara kebetulan ingat tentang postingannya Arin tentang “Nyaman” dengan berberapa kata sastra nan indah. Akhirnya aku explore tentang arti nyaman dengan gaya tulisanku sendiri dengan berlandaskan kata indah di artikel “Nyaman” Kepunyaan Arin.

Oke Back to point

Kali ini inspirasi datang dari teman yang sedang galau, antara beli HP baru atau tidak. nggak penting banget yak galaunya..

Aku saja, udah dua tahun lebih, masih berkutat dengan HP yang sama, masih  pake sistem yang sama (jellybean), dan aplikasinya tetep itu-itu aja. Ya harap dimaklumi, aku orang yang tidak begitu mengikuti mode perkembangan teknologi.

Arti Galau Menurutku

Galau itu semacam kita berjalan lurus dan mendapati dua persimpangan jalan yang berbeda, antara kanan dan kiri. Kita tak pernah tau arah mana yang harus dipilih, karena takut akan resiko yang mungkin bisa terjadi.

Seperti halnya Galau karena ditolak cewek, Sebenarnya, yang dibingungkan itu apa?, hanya perasaan antara perihnya di tolak dan masih tetap berkutat meratapinya atau sama-sama merasakan sakit karena penolakan tapi tetap merangkak dan mencari jalan untuk maju kedepan.

Jadi, sebenarnya pilihannya cuma dua, berjalan kedepan sembari menatap impian lain (move on) atau masih diam ditempat dan menyesali yang terjadi.

Diam Bukanlah Sebuah Pilihan

Come on, Hidup itu harus milih. Diam bukanlah sebuah pilihan.

Ketika kita dihadapkan dengan dua pilihan, seperti Karir atau Menikah. Kita tetap harus milih salah satunya, biar otak kita tidak terlalu berat mikirin dua hal yang bersebrangan itu.

Yang paling penting, ketika kita sudah memilih, kita harus bertanggung jawab akan pilihan kita sendiri. Tak perlu risau dengan resiko yang akan terjadi. Karena setiap pilihan yang diambil, akan berhadapan dengan sebuah resiko.

Seperti cerita istri ketika curhat kepada temannya. Waktu itu dia lagi galau-galaunya harus memilih 3 laki-laki yang sama-sama menyukainya, termasuk aku sih didalamnya. hahahaha

Temannya, mengibaratkan istriku berada di tepi jurang dengan tiga jalan persimpangan didepannya, Dia tidak bisa mundur karena ada jurang terjal di bawahnya, ketiga jalan tersebut juga terdapat hewan buas yang kelaparan seperti Beruang, Singa, dan Buaya yang berada di masing-masing jalan tersebut.

Intinya dia harus memilih jalan tersebut, atau mati dengan terjun kebawah. Diampun juga percuma, disamping akan mati kelaparan, dan pada akhirnya dia juga akan menghadapi ketiga binatang itu bersamaan, dengan datang menghampiri dia karena rasa lapar.

Sedangkan jika dia memilih, dia hanya akan menghadapi satu binatang buas saja. Siapa tahu, binatang tersebut akan menjadi hewan peliharaannya atau memang akan termakan olehnya.

Resikonya tetap sama yaitu mati, tapi akan lebih baik memilih dan mati karena pilihan atau beruntung dengan pilihan tersebut.

And Finnaly, Istriku memilih sang mantan (Singa) agar si Beruang dan Buaya tetap menjadi sahabat tanpa ada perselisihan, 😥

Sebenarnya keren sekali perumpamaannya. Tapi, Ketika aku bertanya pada istri, aku menjadi binatang apa?

Dia menjawab, “Buaya, karena mas dulu semacam buaya darat karena selalu berdekatan dengan banyak wanita”.

Ironis sekali jawabannya, kenapa harus diumpamakan buaya darat, damn..

Sebenarnya kan, untuk mencari pasangan hidup dengan mendekati banyak wanita itu wajar aja loh, wkwkwk membela diri

Intinya, Stay Calm and Choice dengan yang paling kamu suka dan paling mudah,  Terus hadapi dengan senyuman dan penuh tanggung jawab.

Keraguan Datang

Setiap pilihan, kita pasti akan menimbang  berat tidaknya, senang tidaknya, dan kemungkinan resiko yang mungkin akan terjadi.

Selayak memilih menerima pinangan seseorang, Kita pasti akan menimbang segalanya tentang dia, dimulai pekerjaannya, keluarganya, sifat dan karakternya, dan sebagainya.

Keraguan terkadang muncul dan singgah dalam hati. Ketika keraguan datang dan kita tidak menemukan titik terang, maka bersujudlah dan meminta bantuan kepada Yang Maha Penguasa Hidup.

Istikhoroh adalah hal terbaik yang musti dilakukan oleh seorang muslim/muslimah untuk mengatasi keraguannya. Serahkan semuanya kepada-Nya, InsyaAllah kita akan lebih tabah menjalaninya

Banyak orang terlalu takut memilih jalan ketika berada di persimpangan. Terkadang mereka salah mengartikan tentang istikoroh.

Banyak orang terlalu terpaku dengan mimpi yang dia dapat setelah sholat istikhoroh, yang dianggap sebuah petunjuk baginya, sedangkan kita tidak pernah tau, apakah mimpi itu petunjuk atau malah menyesatkan kita.

Seperti cerita hidup temanku, dia dihadapkan dengan dua pilihan.

  1. Pacarnya meminta hubungan yang lebih serius (menikah), sementara dia berkutat dengan alasan pembenaran dalam dirinya yang menolak untuk menikah dulu.
  2. Pacarnya ini juga mau dijodohkan dengan orang lain, kalau tidak cepat-cepat dinikahi.

Setelah galau berhari-hari, dia mencoba sholat istikhoroh, dan malamnya dia bermimpi. Dia menganggap mimpinya itu sebuah petunjuk untuk meneruskan hubungannya, tapi dia masih berkutat dengan penolakan untuk menikah dini.

Akhirnya, dia tetap tidak jadi menikah dan galau berbulan-bulan ketika harus melihat pacarnya duduk dipelaminan dengan orang lain. 😛

Menurutku bukan seperti itu, istikhoroh tersebut, Istikhoroh adalah menyerahkan sepenuhnya kepada Yang Maha Pencipta. Sebagai manusia, kita tetap menjalani apa yang ada dengan memilih yang kita suka, Biar Allah yang mengurus setelahnya.

Kalaupun kejadiannya tidak seperti yang kita harapkan, jangan pernah menyesali sebuah pilihan, karena disitulah takdir kita berjalan.

Percaya Saja!, Kedua Jalan Itu Akan Bertemu Di Ujung Yang Sama

Percaya saja, bahwa kedua jalan yang kita ambil, itu sama. Sama-sama akan mengerucut pada ujung yang sama.

Selayak dua persimpangan jalan yang mengerucut diujung jalan yang sama. Bedanya jalan yang pertama memungkinkan lebih cepat sampai tapi jalanya terjal dan bebatu, penuh dengan lubang dan bahaya sandungan di jalan.

Sedangkan jalan yang satunya, seperti kita berjalan berputar- putar, yang mengakibatkan lama untuk sampai dengan tujuan, tapi di jalan tersebut, terdapat pemandangan yang indah dan jalannya begitu halus dan menyenangkan.

Kedua jalan tersebut sampai kepada dua ujung jalan yang sama, Tinggal kita milih yang mana?

Semua Jalan Yang Terlalui Adalah Sebuah Pelajaran Yang Berharga

Belajar dari pengalaman adalah guru yang paling baik. Semua jalan yang kita lalui menyimpan banyak kenangan, entah itu pahit, senang, duka dan sebagainya. Tetapi semua itu memberi pelajaran yang berharga untuk kita bisa ambil hikmah.

Seperti cerita istriku yang harus memilih mantan-nya, dia mencoba berdamai dengan hatinya dan tidak memberikan rasa kebimbangan dan keraguan dalam hatinya.

Mungkin inilah jalan yang harus dia pilih dan menjadi pelajaran berharga walau harus tersakiti lagi oleh mantan. Tapi disela pilihan itu, Si Beruang yang dulu pernah menyukainya, kini telah bertemu dengan beruang lain dan membina rumah tangga.

Tinggal sang Buaya yang masih berkeliaran dengan kesendiriannya, entah kenapa memang inilah jalan yang harus dilaluinya. Akhirnya buaya dan istri bedamai dan membangun sebuah rumah tangga, wkwkwkw

Pasti Ada Hikmah Disetiap Perjalanan

Seperti artikel yang pernah aku posting tentang pemuda yang mendapat hikmah dari jatuh cinta dan penolakan.

Kita akan menyadari bahwa terdapat banyak hikmah dari rasa sakit yang kita derita, rasa frustasi karena cinta yang kita rasa. Dan rasa tidak adil karena penghianatan cinta.

Mungkin saat ini, kita tidak akan pernah tau apa hikmah dari kejadian ini, tapi percayalah, semua ini terjadi untuk kebaikan kita sendiri, untuk proses pendewasaan diri dan untuk menuju bahagia nanti.

Sekian.

Iklan

21 pemikiran pada “Ketika Di Hadapkan Pada Sebuah Persimpangan Jalan, Memilih Itu Wajib!

  1. moment ketika kita tau hikmah apa yg didapet disetiap pristiwa itu adalah yg paling melegakan… karena menurut aku, ketika udah tau hikmahnya apa, disitu hati sudah bisa menerima, udah ngga meronta ronta lagi hehehe…

    Disukai oleh 1 orang

  2. Ping balik: Menunggangi Takdir | Pennadiri

  3. Ping balik: Jika Kau Jodohku, Mengapa Tak Kunjung Datang | Pennadiri

  4. Ping balik: Hal-Hal Sederhana Yang Wajib Ada Dalam Meningkatkan Kualitas Hubungan Dalam Sebuah Ikatan Pernikahan | Pennadiri

  5. Ping balik: Memaknahi Hari Pahlawan : Pahlawan Yang Tak Pernah Lelah | Pennadiri

  6. Ping balik: Memaknai Hari Pahlawan : Pahlawan Yang Tak Pernah Lelah | Pennadiri

  7. Ping balik: Mencintai Itu Harus Rela Tersakiti Agar Bisa Memahami Arti Cinta Yang Sebenarnya | Pennadiri

  8. Ping balik: Seberapa Penting Keperjakaan Bagi Pria Lajang | Pennadiri

  9. Ping balik: Teruntuk Yang Terluka Hatinya Dan Masih Susah Move-on | Pennadiri

  10. Ping balik: Tujuan Yang Sebenarnya | Pennadiri

Tinggalkan Sebuah komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s