Kira-kira, Kau Jodohku Bukan?


jodohku

Images edit by google

Kau jodohku, bukan?

Lama berpacaran tak menjamin suatu saat dia itu jodoh pasangan hidupmu, bisa jadi orang yang kamu sayangi dan cintai itu, mendadak menjadi calon pasangan orang lain dipelaminan.  T.T

Pernah nggak ngerasain seperti itu?

Kalo pernah, kita sama-sama orang yang tersakiti oleh itu, wkwkwk.

Walaupun tidak benar-benar tersakiti, karena aku menyukainya, sedangkan dia, tidak pernah tau aku menyukainya, ngenest kangimana terasa sakit coba, menjalani pendekatan aja belum, wkwkwkw

Jodoh Itu Tak Pernah Salah Alamat

Sekiranya dia itu jodohmu, walau seberapa sering dia menolakmu, seberapa sering dia menghina-mu, pasti suatu saat dia akan menjadi pasangan dipelaminanmu.

Pernah ngerasain seperti ini?

Kalau iya, kita senasib dan bahagia sepenanggungan, hihihihi xD

Pacaran hanyalah mengumbar mimpi-mimpi indah di masa depan yang belum pasti terjadi, Seberapa kamu menyayanginya, seberapa sering kamu menyebut namanya.

Ketika Takdir membelokkan hatinya darimu, ke hati yang lain. Maka mimpi itu sirna bagaikan debu yang diterbangkan badai. Wuuusssh…

Lenyap… Tak Bersisa

Jadi, bagi yang merasa sakit hati karena putus cinta gegara pacaran, percayalah, dia itu bukan jodohmu. Hapus air matamu dan bangkit dari keterpurukanmu itu.

Jodoh Itu Tak Pernah Menghianati

Kalau dia benar mencintaimu, dia takan mengkhianatimu

Jodoh tak pernah menghianati pasangannya, Memutuskan hubungan denganmu, perihal cinta yang sudah tak mengebu-ngebu saat pendekatan dulu, kini telah menumpul dan tak bertumbuh.

Masih pantaskah, kamu meratapi kepergiannya, sedangkan dia tidak ikut sedih karenamu.

Tapi dia kan ganteng pake banget?

Orang ganteng itu biasanya main drama di korea, hidupnya penuh drama dan sandiwara. hahaha 😀

Mending milih seperti aku, udah tidak ganteng, tidak kaya, hidup lagi, wkwkwkw 😛

Tapi insyaAllah Baik hati, suka menabung dan tidak menduakan hati, *Promosi, *eh, udah ada yang miliki, Maaph ya, hahaha xD

Kalau benar dia setia padamu, ia takkan menduakanmu

Seandainya dia benar-benar mencintaimu, pastinya tidak ada alasan baginya, untuk melihat wanita atau pria lain selain dirimu. Apalagi sampai menjalin hubungan spesial di belakangmu.

Mungkin dia khilaf?

Khilaf itu seperti melihat wanita cantik bin baenol lewat didepannya, dan yang melihat terperangah tak berketip dengan tetesan liur di mulutnya.

Setelah si cewek baenol tadi hilang dipandangan mata, baru dia sadar bahwa banyak liur di bajunya. Dan beristighfar atas kelalaiannya, sembari mengucap alhamdulillah, gegara kenyang dengan sarapan anti mainstream pagi ini. xD xD

Jika memang sudah tidak cocok lagi, kenapa harus menghianati dan menduakan cinta tapi masih memberi harapan yang tak pasti.

Mungkin aku kurang memperhatikannya lebih?

Serius, masih mempertahankan cowok atau cewek seperti itu. Menghianati itu aja, sudah melalaikan janji-janji yang telah dibuat saat pertama kali. Apalagi dengan mendua. Tidak hanya satu hati yang akan terluka, bisa jadi 3 sampai 4 hati akan terluka.

Karena kebanyakan cowok atau cewek yang suka mendua, biasanya tidak puas sampai disitu saja, pasti ada yang men-tiga, men-empat dan mentimun juga.

Jika dia itu jodohmu, pastinya dia akan berkorban untuk dirimu, untuk bahagiamu dan bahagia bersama, tanpa ada penghianatan dan rasa mendua.

Jodoh Tak Mengharuskan Tampil Sempurna

Jika kamu jomblo karena kamu merasa tidak begitu tampan dan cantik!

Janganlah khawatir, InsyaAllah ada stock yang sama persis sepertimu, wkwkwk 😛

Tidak, bukan begitu, jika itu jodohmu, dia tidak akan memandang secara spesifik kamu tampan atau cantik.

Lihat sekelilingmu.

Fenomena cowok ganteng berpasangan wanita yang tak begitu cantik juga banyak seperti ini, begitu juga wanita cantik nan populer lebih rela menikahi pria biasa dari kalangan biasa.

Jadi, jangan berkecil hati, Jodoh itu saling melengkapi.

Dalam frase pacaran, kadang gegara perubahan fisik dan karakter, hubungan terpaksa di putus secara sepihak. Padahal setiap manusia pasti akan mengalami perubahan, jika di awal pendekatan yang dilakukan hanya karena terlihat begitu cantik atau tampan, setelah selang setahun, perubahan wajah atau hal lainnya mempengaruhi keputusan untuk mengakhiri hubungan.

Maka, bersyukurlah hubungan seperti itu berakhir.

Karena masalah jodoh bukan masalah seberapa tampan atau cantik dirimu.
Bukan cinta yang membuat jadi tampan atau cantik, tapi karena cintalah kamu akan terlihat tampan atau begitu cantik dimatanya.

Jodoh Tak Mesti Dia Yang Selalu Dekat Denganmu

Tak penting seberapa dekat kau dengannya. seberapa kau mencintainya. kalau dia bukan jodohmu, maka dengan sendirinya dia akan pergi meninggalkanmu.

Yang jadi jodohmu pun juga tak harus berapa lama dia menemanimu dalam keseharianmu, membuat kamu tertawa dalam kesedianmu tapi enggan untuk merajut mimpi indah bersamamu.

Tapi jodohmu adalah seorang yang siap untuk  hidup bersamamu. suka maupun duka. Menerima kelebihanmu, juga memaklumi kekuranganmu.

Jodoh itu Yang Berani Mengajak Ke K.U.A

Jika si dia hanya berani mengatakan dan mengungkapkan cintanya di depanmu saja, mungkin dia bukan jodohmu yang sebenarnya.

Bisa jadi, dia juga mengucapkan cintanya dengan orang lain di belakangmu, wkwkwkwk 😛

Jika dia jodohmu, dia tidak akan mengajak kamu untuk sekedar hangout bareng, nonton ke bioskop, jalan-jalan ke tempat wisata atau mengajakmu berpacaran ria.

Tapi jika dia jodohmu, mungkin akan sering mengajakmu untuk mengenal lebih dekat dengan keluarganya. Memperkenalkan adat di keluarganya dan mencoba untuk mengerti silsilah keluargamu juga.

Jodoh itu, yang berani mengucapkan rasa cintanya di depan penghulu, yang berani meminta kamu untuk dijadikan istri didepan orang tuamu. Dan berani bertanggung jawab atas hidupmu dan keluargamu kelak

Jodoh itu, yang tak akan menolak lamaranmu hanya karena keadaan sosialmu, yang tak mempersulitmu untuk mendapat izin menikah dari orang tuanya.

So, Yakin dia itu Jodohmu…?

kau-jodohku-bukan

Prikitiew

Iklan

48 pemikiran pada “Kira-kira, Kau Jodohku Bukan?

    • Yang penting jangan sangsi tidak kebagian jodoh
      Aja…
      Jodoh juga kadang berakhir dg proses perceraian..
      Apa masih disebut jodoh?
      Jelas donk, cuma jodohnya sampai waktu itu aja..
      Yang enak itu jodoh dunia akhirat…

      Suka

  1. Haduh mas irawan ini relatable banget buat yg seusia2 saya yg udah mulai galau2 soal jodoh hehe..
    Buat saya, jodoh itu diawali dari kesanggupannya untuk melamar ke orangtua si perempuan. Dan itu pasti ga mudah, dengan segala keterbatasan si pria ini bisa menunjukan kalo dia serius betul. Yah walaupun aku belum pernah ngalamin sih 😂😂

    Disukai oleh 1 orang

  2. Akhir-akhir ini, saya gak pernah baca tulisan-tulisan tentang jodoh kecuali di blog Mas Nur ini. Bikin ketawa-ketiwi gak jelas karena kesindir. Tulisannya memang kayak ikan. Dilempar, trus banyak kucing-kucing (jomblo) yang komen :mrgreen:
    Tapi, soal pacaran itu, bagi pelakunya yang sudah di usia 20-an ke atas atau newbie kerja menurut saya ada segi futuristiknya. Tidak hanya mengobral kemesraan. Lebih kepada pendekatan yang realistis. Memang sih kadang masih berkhalwat. Dan saya bingung dengan model pacaran yang begini. Terlepas dari jodoh atau tidak, seperti ada nilai tertentu yang membuat paradoks. Kalau kita mau main judge, seperti ada putih dalam hitam atau hitam dalam putih. ini malah curhat

    Suka

  3. Ping balik: Perihal Pertemuan : Jodoh – Deantari

  4. Jodoh itu seru ya, Bang? yang ngarep banget, punya target dan perencanaan matang tentang kapan dan bagaimana menikah, malah belum ditemuin sama jodohnya. Eh, yang cuek bebek dan sering bilang, “belum kepikiran”, malah ujug-ujug ngundang. Mungkin perlu dinikmati aja kali yaa 😉

    Suka

    • sepertinya begitu, cuma aku dulu ngarep banget loh… hahahaha..
      karena aku nargetin umur 25 tahun belum dapet yang pas, aku minta orang tua aja nyariin buat aku.. gitu ceritanya..
      tapi ya alhamdulillah, diumur 23, aku udah dapet pasangan yang pas.

      Suka

  5. Ping balik: Menunggangi Takdir | Pennadiri

  6. Ping balik: Jomblo Vs Jodoh | Pennadiri

  7. Ping balik: Tangan Yang Mengengam | Pennadiri

  8. Ping balik: Menjemput Jodoh Agar Tetap Berjodoh | Pennadiri

  9. Ping balik: Jangan Turunkan Standarmu, Hanya Karena Kamu Lelah Menunggu | Pennadiri

  10. Ping balik: Enakan Mana? Single Tapi Bahagia Atau Pacaran Penuh Luka | Pennadiri

  11. Ping balik: Mencintai Itu Harus Rela Tersakiti Agar Bisa Memahami Arti Cinta Yang Sebenarnya | Pennadiri

  12. Ping balik: Kamulah Keberuntunganku | Pennadiri

  13. Ping balik: Jadilah Jomblo Yang Berjuang Dengan Kesabaran | Pennadiri

Tinggalkan Sebuah komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s