Oh Pelangi, Apa Arti Keindahmu?


Apa arti pelangi dihatimu

Apa arti pelangi, dihatimu?

Sebenarnya pengen nulis artikel ini tadi siang, tapi, tau sendiri kan, aku terlalu sibuk dengan segala kesibukan dirumah. jadi baru sempat aku ketik ditempat kerja deh. *alasan, bilang aja lagi molor pembalasan di kasur, habis kerja malam

Ceritanya, kemaren kan aku kerja masuk malam. dan sedari berangkat kerja, Hujan berkali-kali menguyur semalam suntuk sampai pagi. Aku juga tidak bisa keluar pas jam istirahat untuk cari makan atau sekedar kopi panas untuk menghangatkan badan. walau sebenarnya, hawa dingin juga tak menembus ruangan kerjaku sih.

Baca juga : Memory Kala Hujan Kemarin

Paginya, sinar matahari sudah meninggi padahal jam masih menunjukkan setegah enam pagi. Entah jam tangan ini terlalu capek bergerak atau emang si mentari bangun kecepetan. Yang jelas, Tingkat panas sinar matahari seperti ini, biasanya berasa saat sudah jam tujuh pagi.

Biarpun pagi itu cerah sekali, sepertinya hanya ada gumpalan awan putih yang tak begitu banyak. tapi masih aja, gerimis tak bosan membasahi jalan ini.

Gerimis seperti ini, ditambah panas matahari yang lumayan hangat. akhirnya aku putuskan mengendarahi motor tanpa jas hujan. Lagian jas hujanku tidak matching dengan warna kesukaanku. Ya, gegara istri yang minta dibelikan warna ungu ada bintik polkadotnya. jadi kalau tidak terpaksa hujan sangat lebat, aku tak akan memakai jas hujan itu.

Baru 8 meter berjalan meninggalkan perusahaan, aku berhenti sejenak di sela gerimis menguyur. aku keluarkan handphoneku dari saku jaket. langsung aku arahkan ke langit walau kala itu sedang gerimis.

Ngapain?” Kata temenku yang ikut berhenti karena melihat aku berhenti.

Aku menunjuk sesuatu dilangit, sembari aku memotret pelangi yang terpampang jelas di mataku.

pelangi

Pelangi di gerimis pagi itu

Temanku tertawa kecil dan berlalu meninggalkanku.

Its okay, tak semua cowok suka pelangi, tapi sewaktu kecil, pasti semua orang sangat suka sekali melihat pelangi ini. Buktinya, kita selalu menyanyikan lagu pelangi saat di taman kanak-kanak dulu, wkwkwkw 😛

So, Apa yang menarik dengan pelangi?

Pelangi itu pemandangan langkah. Seandainya bisa di awetkan selayaknya binatang, pasti bisa masuk museum. Cuma, ada sedikit yang menganjal dipikiranku. kalau seandainya pelangi yang diawetkan itu tadi, bisa di museumkan.

Bayangkan aja, Museumnya segede apa coba untuk bisa dimasukkin pelangi itu. hahaha *otak lagi hang, jadi suka ngelantur begitu aja.

Yang menarik dari pelangi, pasti warnanya. Kalau hidup bisa berwarna seperti pelangi, biarpun sementara, yang penting membuat yang memandangnya jadi tenang dan bahagia.

Begitupun ketika aku berhenti, aku punya alasan  untuk berhenti walau hanya sekedar melihat pelangi. Aku tak peduli banyak orang menertawakanku melihat tingkah lakuku yang terlihat kekanak-kanakan.

Ya, aku akui itu, Aku kekanak-kanakan. Selayak anak kecil yang tak pernah melihat keindahan pelangi. Aku sangat antusias untuk sekedar berhenti dan memandangi sebentar keindahan alam yang terjadi.

Tapi, bukannya harus gitu yak!, menikmati sebuah keindahan itu harus dalam diam.

Bagaimana kita bisa menikmati suatu hal, kalau sambil berjalan. Bayangkan menikmati rokok sambil bersepeda. itu hal bodoh yang dilakukan orang. Katanya menikmati, tapi membiarkan angin menghabiskan sepertiga rokok, rasa dari rokok itu sendiri juga akan lebih hambar ketika dihisap saat bersepeda.

Begitupun dengan pelangi pagi itu, Aku berhenti untuk sekedar menikmati keindahan alam, yang hanya terjadi ketika hujan bercampur dengan sinar matahari seperti pagi itu.

Pelukismu Agung, Siapa gerangan, Pelangi-pelangi ciptaan Tuhan

Ketika keindahan itu bisa mengingatkan kita kepada yang menciptakan keindahan, Disitulah kebahagiaan itu bermuara.

#Late post

Pdn, 10.10.2016

Nur irawan

Iklan

3 pemikiran pada “Oh Pelangi, Apa Arti Keindahmu?

  1. Ping balik: Perihal Hujan Malam Yang Menginspirasi | Pennadiri

  2. Ping balik: Pilih Mana, Mimpi Buruk Atau Mimpi Indah? | Pennadiri

Tinggalkan Sebuah komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s