Hal-Hal Sederhana Yang Wajib Ada Dalam Meningkatkan Kualitas Hubungan Dalam Sebuah Ikatan Pernikahan


Hal-Hal Sederhana Yang Wajib Ada Dalam Meningkatkan Kualitas Hubungan Dalam Sebuah Ikatan Pernikahan

Source image by stocksnap.io

Keinget kata Bu Dyah tentang pengertian menikah menurut beliau, Menikah itu seperti memasuki belantara hutan rimba, penuh tantangan dan tak ada petunjuk jalan kecuali dengan menjalaninya penuh semangat dan penuh tanggung jawab.

Serem yak!, makanya ngak usah nikah deh, wkwkwkwk, Becanda kok 😛

Nikah itu enak, Sumpah deh!. Aku ulangin lagi nih, Nikah itu ENAK. Sampai bilang “enak” dua kali, mungkin kalau tambah satu lagi, entar dapet hadiah piring. Hahaha 😀

Membicarakan lika-liku kehidupan berumah tangga itu tidak ada habisnya. Setiap konflik di tiap-tiap keluarga itu pasti berbeda-beda, kalaupun sama, terkadang penanganannya dan solusinya tak selalu sama.

Sering kali aku membahas tujuan dari sebuah pernikahan adalah untuk BAHAGIA BERSAMA.

Baca juga : Hal-hal yang perlu diperhatikan dan dilakukansebelum memutuskan untuk menikah

Tapi Bahagia yang bagaimana?

Yang jelas, Bahagia yang tak memihak, Karena menikah itu menyatukan dua hati untuk saling membahagiakan kan?, Jadi kebahagiaan itu seharusnya tidak memihak ke salah satu hati saja.

Sesuai dengan judul yang aku buat, tentang hal-hal sederhana untuk mempererat hubungan suami istri. Tentunya dengan berdasarkan pengalaman pribadi.

Berarti Yang nulis bahagia dong?

InsyaAllah, menuju kebahagia yang sesungguhnya. Doakan saja, tetap di jalan penuh rahmat dan hidayah-Nya. Amin

Hubunganku dengan istri juga tak selalu dengan kenyamanan dan keharmonisan. Sebenarnya, hubungan yang aku bina, juga tak luput dari konflik-konflik dalam rumah tangga. Tapi itulah yang membuat kehidupan keluarga lebih menyenangkan dan penuh tantangan.

Ya, harus aku akui, terkadang konflik tersebut terasa lebih menyakiti hati, tapi banyak pelajaran yang aku petik dari rasa sakit itu. Kan namanya juga memasuki hutan rimba yang kita tidak tau arah didalamnya, ya kita harus siap dengan kemungkinan yang akan terjadi dengan menjalaninya dan belajar dari pengalaman yang ada.

Ya seperti kata Bu Dyah tadi, Kalau Menikah itu seperti mengarungi hutan rimba. Permasalahan tiap keluarga tak akan sama dan cara menanganinya pun tak akan sama.

Terus, percuma dong!, share artikel  tentang serba-serbi pernikahan dan solusi jitu meredakan konflik dalam rumah tangga?, yang pada akhirnya, tidak bisa dipakai!

Ya ngak ada yang namanya percuma dalam belajar, dan bukan tidak bisa dipakai. Ilmu itu variatif dan bisa dikondisikan dengan situasi yang berbeda-beda. Tak perlulah kita mencontoh atau menjiplak semua hal yang kita baca di internet, tapi pelajarilah ilmu dan hikmah dari yang bisa kita ambil di artikel tersebut.

Lebih gamblangnya seperti ini, kita melihat cara Lionel messi mengiring bola dengan kaki kiri, dan luar biasa mengecoh musuh dengan teknik dan skillnya, hingga akhirnya dia mencetak gol. Kita tak perlu mencontoh apa yang bisa dilakukan oleh lionel messi ini, karena kita sendiri tidak kidal, dan tak mempunyai skill yang bisa seperti messi.

Ambil inti dari pelajaran itu, yaitu hasil akhirnya. Tak perlu meniru skill messi, karena itu bukan gayamu dan yang penting giringlah dengan gayamu sendiri, jika memang tak bisa melewati lawan, coba saja yang lebih simple dengan oper atau langsung shot ke gawang. Karena tujuan akhirnya sama, yaitu mencetak goal.

Se-enggaknya dengan adanya artikel tentang serba-serbi kehidupan keluarga. Kita, terutama yang masih single ataupun yang mau menjalani proses kepelaminan, terbantu dengan artikel tersebut, minimal kita bisa merencanakan dan mempunyai pandangan, Bigini loh, kehidupan setelah pernikahan itu?

Baca juga : Ketika Di Hadapkan Pada Sebuah Persimpangan Jalan, Memilih Itu Wajib!

Terus, Bagaimana caranya agar hubungan tetap terjaga dan harmonis?

Bagaimana caranya agar hubungan tetap terjaga dan harmonis?

Source image by stocksnap.io

Hmmm, kurasa aku juga tidak bisa menjawabnya!.

Seperti yang aku singgung diatas, Kita tidak bisa menangani masalah dalam rumah tangga hanya mengandalkan cerita atau rumus dari orang lain. Hubungan pernikahan itu unik, butuh racikan tersendiri agar hubungan tetap terjaga keharmonisannya.

Kita harus menyelam dan menelusuri lebih dalam dan belajar untuk menemukan dan memahami konflik yang terjadi.

Memang cukup ribet jika hanya dengan membaca dan berandai-andai. Menikah terasa lebih menakutkan dan menyeramkan.

Tapi jujur saja, tak seseram dan seribet itu. Aku ulangi lagi untuk ketiga kalinya biar dapat pirin cantik, Nikah itu ENAK… 😀

Orang yang menikah itu jauh lebih bahagia ketimbang yang belum menikah loh?, wkwkwkw

Secara logika, menikah berarti terbebani dengan keterikatan dan tanggung jawab, tapi buktinya, aku cukup bebas dengan tanggung jawab walaupun sudah mempunyai dua anak.

Dengan menikah, kita mempunyai dua otak untuk memikirkan masa depan bersama, mempunyai dua pikiran untuk mengatur keuangan keluarga bersama, mempunyai dua tenaga yang saling membantu dalam mengarungi kehidupan berumah tangga.

Bukannya dua lebih baik dari pada satu.

Mengenai kualitas keharmonisan, Sedikit aku ingin share hal-hal sederhana, yang menurutku dapat meningkatkan kualitas keharmonisan dalam rumah tangga. Tentunya dari apa yang sudah aku alami.

Menentukan Panggilan Sayang

Yank, dimana dompetku”

       “Nda, aku makan dulu yak”

       “tidur yuk darling

Ya, semacam itu. Panggilan sayang itu hal pertama yang harus diputuskan dalam memulai sebuah pernikahan. Eh, kayaknya dizaman sekarang, saat udah pacaran aja udah panggil yang, honey bunny sweety, lovely dan Alay sebagainya

Kenapa harus ditentukan?

Bukannya kita menginginkan untuk menjadikan istri atau suami menjadi bagian terpenting dalam hidup kita. Bukannya hal yang wajar untuk mendedikasikan panggilan kesayangan untuk orang yang special dalam hidup kita.

Bagiku, memanggil istri dengan panggilan sayang tiap harinya, berarti kita selalu menjadikan istri, menjadi orang yang selalu kita sayangi tiap hari.

Mengucapkan Kata Cinta Atau Sayang Tiap Hari

Pesan cinta lewat WA

Chit-chat dengan manda

       “I love you”

       “have nice day”

       “I miss you”

Mungkin bagi cowok, hal semacam ini adalah hal kecil yang tak begitu penting, aku juga berpikir seperti itu sebelumnya.

Tapi, setelah istri cemberut yang tak tau sebabnya, dan aku kira itu mungkin siklus bulanan yang terjadi pada setiap wanita (PMS).

Ternyata apa yang aku pikirkan itu salah besar, bukan karena PMS dia cemberut. Akhirnya aku bertanya, perihal apa yang dia cemberut kan.Ternyata, hanya perihal sebuah kata cinta yang tak terucap oleh kata.

Sepele kalau menurut para pria. Tapi bagi wanita, ungkapan cinta dari suami walau sepenggal kata di sebuah sms, itu udah mewakili ungkapan cinta dari suami.

Jadi, dari kejadian itu, rasanya aku mewajibkan untuk selalu mengucapkan rasa cinta, baik secara langsung maupun lewat pesan singkat dari Whatsapp.

Baca juga : Memahami Konflik dan Cara Meredam Konflik Dalam Rumah Tangga

Sentuhan Dan Pelukan

Sentuhan dan pelukan

Source image by stocksnap.io

Bayangkan jika Anda sudah bersuami, tapi tak sekalipun disentuh oleh suami?

Rasanya pasti menyebalkan, yang pacaran aja pengen disentuh-sentuh, apalagi yang sudah menikah. *eh.. 😛

Percaya atau tidak, sentuhan itu mempunyai keajaiban yang menciptakan rasa nyaman dalam sebuah hubungan.

Contoh saja dalam kehidupan sehari-hari, Anda punya teman laki-laki tidak?

Bayangkan Anda punya 2 teman lelaki yang berbeda, yang satu akrab dengan Anda, dan sering menyentuh Anda, entah itu Jabat tangan, pegang pundak maupun mencubit pipi. Sedangkan pria yang satunya, tak pernah sekalipun menyentuh Anda.

Jika keduanya tiba-tiba menyentuh tangan maupun pundak? Sentuhan mana yang akan Anda anggap risih?

Tentunya pria yang kedua, paling Anda akan berpikir negatif tentang pria ini,

kok tiba-tiba banget dia nyentuh pundakku, jangan-jangan dia mau berbuat buruk sama aku

Mungkin seperti itu, ke-absurdtan yang terpercik dalam hati, kan sangat tidak wajar kalau tiba-tiba orang yang sudah kita kenal tapi tak akrab, tiba-tiba dia pegang pundak dan sok akrab, Gila kali yak, mungkin dia lagi mabok.

Baca juga : Menjadi Pria Idaman Dengan Mempunyai Sifat Yang Disukai Banyak Orang

Mencium Pasangan Tiap Hari

Yang aku maksud disini, bukan ciuman mesra di kamar. Tapi lebih ke cium tangan, cium pipi atau cium kening.

Kalau aku sendiri, tiap berangkat kerja, selalu minta jatah kedua pipi, kening, hidung dan terakhir bibir. Baru aku mengucap salam untuk berangkat kerja.

Wuich, kok banyak amet nyiumnya? Itu sayang apa doyan? Hmmm, Sayang kalau gak doyan, wkwkwkw 😛

Bagiku, mencium istri, adalah salah satu cara untuk mengapresiasi kata hati, kalau aku benar-benar doyan cinta sama istri. Dan semoga istriku juga merasakan hal yang sama seperti yang aku rasakan.

Sebenarnya, perwujudan cinta dalam hubungan suami istri, bukan kata yang terlontar dari mulut kita, tapi rasa dari ciuman yang bisa menyampaikan isi hati tanpa harus di ucapkan, hahaha, ngarang banget nih, sengaja biar yang lagi single baper bacanya xD

Curhatan Malam

Curhatan malam untuk menjaga keharmonisan hubungan suami istri

Source image by stocksnap.io

Kebanyakan postingan yang aku buat, point terakhir adalah point paling penting dalam artikel tersebut. Karena ide dan gagasan tentang artikel ini, semua bermula dari point ini.

Curhatan Malam

Heningnya malam dan selesainya rutinitas yang kita kerjakan tiap harinya, menjadikan malam adalah waktu yang tepat untuk bercerita dan berkeluh kesah.

Mengadu segala penat yang ada, membahas konflik internal dalam keluarga dan juga bercerita tentang gosip yang terjadi seharian tadi.

Gosip?

Ya, sebut saja gosip itu adalah sebuah informasi, aku tahu, gosip adalah kata yang negatif. jadi anggap saja gosip yang aku maksud hanya untuk sekedar informasi agar aku tidak kepo.

Jadi, kita saling bercerita tentang seharian ini terjadi apa, tentang pekerjaan, tentang anak, juga tentang yang lainnya. Juga curhatan malam adalah waktu untuk merencanakan apa yang kita lakukan besok atau lusa atau weekend.

Menikah itu menyatukan dua ego untuk saling melengkapi dan saling menghargai, jadi curhatan seperti ini, sangat penting untuk menjaga kaharmonisan dalam keluarga.

Dan setelah curhatan selesai, terserah mau ke ronde kedua atau tidur saja. Hihihihi

Baca juga : Tarian Malam

***

Begitulah tips yang bisa aku share dari pengalaman menikah 4 tahun ini, kalau ada kata yang tak mengenakkan hati, mohon di maafkan ya!. Bukan maksud untuk menyinggung, hanya biar terlihat lebih santai dan tidak didominasi kata-kata yang bau serius banget.

Minimal, bisa membuat senyum yang baca walau aku juga bukan lagi stand up. Intinya semoga apa yang aku tulis, bisa bermanfaat bagi aku sendiri, dan juga bagi pembaca yang budiman.

Akhiri kata,

Wassalamualikum warohmatullohi wabarokatu.

Iklan

12 pemikiran pada “Hal-Hal Sederhana Yang Wajib Ada Dalam Meningkatkan Kualitas Hubungan Dalam Sebuah Ikatan Pernikahan

  1. Ping balik: Bertaubat : Perubahan Yang Lebih Baik Itu Perlu! | Pennadiri

  2. Wah, kebetulan tahun depan mau nikah, insyaallah. Aku agak deg2an karena tau kalau justru habis menikah perjuangan sesungguhnya dimulai.. @ _ @
    Tapi abis baca ini jadi rada tenangan karena kira2 dah ada bayangan, ahaha. Makasih postingannya ya! Very resourceful

    Suka

  3. Ping balik: Hal-Hal Yang Mungkin Anda Alami Setelah Menikah | Pennadiri

  4. Ping balik: Hal-Hal Yang Perlu Dibicarakan Antara Calon Suami Dan Istri Sebelum Hari Pernikahan | Pennadiri

Tinggalkan Sebuah komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s