Bertaubat : Perubahan Yang Lebih Baik Itu Perlu!


Perubahan Yang Lebih Baik Itu Perlu!

Source image by stocksnap.io

Bertaubat secara bertahap itu harus digalakkan, tujuannya simple, untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi tentunya.

Bertaubat disini, aku tidak bermaksud membahas arti bertaubat secara hakekat, yang melibatkan hadist-hadist, atau tuntunan cara bertaubat yang benar. Juga perihal taubat yang di dominasi tentang pengakuan dosa dan penebusan dosa.

Tapi, disini aku ingin membahas taubat yang berarti mencoba merubah diri menjadi lebih baik lagi.

Just be your self and be the best your self.

Proses pendewasaan diri adalah proses perubahan diri dari yang biasa atau kurang baik menjadi lebih baik lagi. Untuk arti dewasa sendiri sudah pernah aku bahas di artikel yang berjudul arti kedewasaan.

Perubahan baik yang harus aku lakukan untuk bisa menjadi pribadi yang bisa dicontoh oleh anak-anakku. Juga perubahan untuk menjadi pria dewasa yang pantas dengan umur.

Kenapa dengan umur?

Kan, sudah sewajarnya begitu, dengan umur yang kian menua, harusnya tingkah laku juga harus ikut lebih mengindahkan dan sepatutnya pantas dilakukakn untuk seumuranku.

Seperti halnya main kelereng, main layang-layang. Apa pantas diusia yang hampir menginjak kepala tiga, aku memaksa untuk bermain layang-layang atau main kelereng. Kan ngak mathcing banget kan!.

Pantasnya, di usia seumuranku ini, bukan main layang-layang, tapi mainin cewek *eh xD xD

Intinya, Kali ini, aku ingin membahas atau boleh dikatakan curhat tentang perubahan hal baik apa saja yang terjadi padaku?

Disiplin Waktu

Sangat disyukuri aku sekarang menjadi karyawan teladan yang datangnya 20 menit sebelum bel datang.

Berbeda saat masih single dulu, Saat masih sekolah SMA, sering kali aku kena hukum push up di depan gerbang sekolahan, ya gegara sering telat. Sebenarnya kalau berangkat dari rumah sih sudah sangat pagi, ya emang dasarannya aku saja yang pilih-pilih bis atau angkutan umum yang aku suka.

Begitu juga saat sudah kerja, aku selama dua tahun full, tak pernah merasakan uang premi hadir, ya masalahnya, gegara sering telat. Alhamdulillah banget, aku tidak dikeluarkan oleh perusahaan. Maklum, perusahaan yang butuh aku, wkwkwkwk, kalau aku mah, ngak butuh sama perusahaan, cuma butuh duitnya aja. Yeah, semua orang juga sama kalau itu

Setelah menikah, aku menjadi lebih sadar akan tanggung jawabku sebagai suami, sebagai karyawan juga sebagai manusia ciptaan Tuhan, *Bukan pelangi saja loh ciptaan Tuhan. Dulu kan masih muda banget, masih labil-labilnya. Jadi lebih mudah terpengaruh sama teman, walaupun banyak juga teman-teman yang terpengaruh dengan kebiasaan burukku itu.

Ya, secara, aku kan senior yang ngajarin junior, jadi bisa ditebak gimana juniornya kalau senior yang ngajarin aja seperti aku. Pasti luar biasa parah, aku juga sangat menyesal ngajarin mereka seperti itu, kadang mereka suka ngelunjak sama aku, hahaha. xD Kadang disitu aku merasa sedih :’)

Baca juga : Nasib menjadi buruh pabrik, Diam salah, Ngejawab cari gara-gara

Tidak Memanjangkan Kuku Lagi

Aku yang sekarang, rajin memotong kuku, rasanya risih banget melihat kuku yang kelihatan sudah panjang-panjang walaupun hanya beberapa mili saja, apalagi saat ngaruk-ngaruk, kelihatan hitam ujung kukunya.

Berbeda dengan dulu, rasanya wajib aku memanjangkan kuku jempol dan kelingking. Alasannya simple, untuk menarik jumper pada hardisk IDE di komputer. Aku sekoleh di SMK jurusan komputer jaringan, untuk menarik jumper Hardist rasanya sulit kalau tidak mempunyai kuku yang sedikit panjang.

Untuk memancing adalah alasan lain aku memanjangkan kuku, memancing apa? Memancing dilubang hidung sendiri. Ya upil dan upil, hahaha xD

Tanpa ada kukupun masih bisa ngupil kan? Iya bisa, tapi kalau punya kuku panjang, mengupilnya tidak harus mengotori tangan kali, karena upilnya hanya berada di ujung kuku saja, setelah itu aku sentil mengunakan kuku jari kelingking. Akhirnya upil tersebut terbang dan pindah entah ke dinding kelas maupun nempel ke orang lain.

Iseng banget yak, ya begitulah aku waktu SMA, kenangan yang luar biasa indah walau tanpa merasakan indahnya pacaran. Ngak laku sih, masih belum kelihatan gantengnya, wkkwkwk 😛

Kalau sekarang sudah sedikit ganteng, kan sudah ada yang punya. Jadi yang berpikiran cantik atau ganteng tapi masih belum laku, itu masih dipertanyakan tu, itu ganteng atau cantik asli atau palsu? Kok ngak laku-laku, hahahaha xD xD

Baca juga : Jika kau jodohku, Kenapa tak kunjung datang

Lebih Sering Memangkas Rambut

Sama halnya dengan kuku, dulu sewaktu bekerja di sebuah toko distributor komputer, waktu itu aku bekerja jadi teknnisi, dengan rambut panjang, tak sepanjang rambutnya Febri Cahya Gumilar sih, cuma panjangnya  hampir sebahu.

Dulu waktu sekolah, rambut panjang dikit, sudah jadi bulan-bulanan guru yang merangkap jadi tukang potong rambut. Pernah sehari aku kena sanksi potong rambut tiga kali di waktu yang berbeda. Paginya gegara aku telat, Didepan gerbang sekolah, aku disuruh push up 50 kali dan di cukur bagian belakang.

Selepas itu, masuk ke ruangan Kepala kejuruhan juga masih kena hukum lari 10 putaran lapangan basket, gegara waktu itu ada presentasi dan aku telat karena dihukum di gerbang sekolah tadi. Eh setelah selesai lari, ada guru lewat yang melihat rambutku sedikit masih panjang bagian depan. Soalnya yang digerbang tadi di potong bagian belakangnya saja, tapi kedalaman cukurnya lumayan, hingga kelihatan kulit kepalanya. Parah banget

Dan terakhir, waktu masuk kelas di akhir pelajaran, wali kelasku yang baik hati, tidak tega dengan potongan rambutku yang tak karuan, akhirnya dengan baik hati, wali kelasku ini merapikan potongan rambutku dengan semestinya.

Tapi sekarang, sepertinya aku sadar, kayaknya, rambut pendek itu gayaku banget. Walaupun di usia sekarang sudah tak penting lagi dengan mode rambut seperti apa, kayaknya rambut pendek lebih cocok untuk umur dan profesi bapak dua anak kayak aku ini.

Baca juga : Beberapa alasan untuk memanjangkan jenggot itu perlu

Tidak Kentut Sembarangan Lagi

Siapa sih yang tak pernah kentut, lah wong kentut itu untuk kesehatan, di rumah sakit saja, yang baru melahirkan caesar, harus nunggu kentut dulu baru boleh pulang. Begitu yak, mohon di ingatkan kalau itu salah. xD

Tapi sewaktu SMA dulu, aku sering menginap dirumah temanku, pernah aku membahas Basecamp kita di blog ini, kita sering menginap di rumah temenku itu, biasanya kita berlima yang menginap disana.

Sewaktu malam, karena hawa disana dingin mengingat daerah pengunungan. Kita tuh hobby saut-sautan kentut, apalagi kentutnya pas lagi makan sesuatu. Tapi udah hal biasa sih, jadi tak akan muntah walau kita kentut berkali-kali.

Begitupun di sekolah, ada guru yang mengajar, masih ada yang kentut dan baunya lumayan bikin satu kelas bubar. Sekali lagi, tiu pengalaman yang sangat tak terlupakan deh.

Istriku dulu juga sering jadi korbanku, dulu dia sempat illfeel gegara aku kentut sembarangan, bahkan sewaktu aku bonceng, aku juga tak segan untuk kentut di motor itu. Hahaha xD, akhirnya aku di cubitin sepanjang jalan. Nah itu dia tujuannya, biar dia menyentuh aku, tanpa harus aku yang menyuruh.

Kentut juga salah satu cara untuk kamu para pria, yang ingin dikejar-kejar oleh wanita.  Tak penting apa kentut kamu itu bau atau kentut kamu itu berwarna atau kentut kamu itu mengeluarkan bunyi yang indah. Yang penting saat kentut, kamu tangkap anginnya dengan tangan, dan berikan didepan hidung wanita.

Sumpah, cara ini mampu membuat wanita mabuk kepayang dan mulai mengejar-ngejar kamu sampai dapat. Trust me it works 100% xDxDxD

Baca juga : Menjadi pria idaman, dengan mempunyai sifat yang disukai banyak orang

Tidak Mandi Kucing Lagi, Mandi Sudah Rutin 2-3 Kali Sehari Saat Liburan

Mandi Kucing Nikita Mirzani

Source image by stocksnap.io

Sekarang aku rajin banget kalau soal mandi, jam 12 malam saja, aku jabanin mandi, biar ngak ketahuan aku keramas lagi, wkwkwk.

Kalau dulu sih, cuma mandi sore saja kalau liburan mah, kan paginya juga gak ada aktivitas. Beda kalau siangnya mau hangout atau kencan gitu, padahal dulu mah, aku ngak pernah punya pacar, jadi semua cewek yang aku ajak jalan, aku sebut itu kencan. tohSemua cewek single, masih milik bersama, wkwkwk :’).

Dulu, waktu sekolah malah tambah parah, kalau lagi menginap di basecamp temenku itu, aku sering berangkat sekolah tidak mandi, gegara airnya dingin kayak es, maklum, air pegunungan.

Jadi, ambil air satu gayung, aku tetesin berkala ke wajahku, terus aku ratakan dengan handuk. Tada, udah cakep lagi dah, lagian di tas juga ada sabun muka, dan aku gunakan saat disekolah saj, biar gantengnya terlihat lebih fresh. Wkwkwk, kapan lagi coba, muji diri sendiri kalau ngak di blog sendiri 😛

Kalau kata temenku sih, itu namanya mandi kucing, walau tak seperti mandi kucing ala Nikita Mirzani. Se-enggaknya itu salah satu cara biar tidak terlihat lesu gegara tidak mandi.

Kalau masalah bau, masih terselamatkan  dari deodorant yang aku bawa di tas, juga minyak wangi minjem dari kamar temenku itu, *minjem tapi berkurang isinya. Itu mah bukan minjem, tapi merampok secara halus, birlah dia juga gak keberatan lihat temannya cakepan dikit.

Sudah Tidak Ketularan Latah Lagi

Aku sih bukan orang latah yak, cuma dulu, gegara keseringan gangguin temen latah, jadi ikutan latah juga.

Latah bisa nular ya?

Entah, yang jelas aku tertular ikut latah sih gegara itu, Walau latahku tidak se-extreem temenku yang berkata jorok.

Tapi, alhamdulillah, sekarang mah sudah tidak latah lagi, walau kalau kagetnya kebangetan, juga kadang suka khilaf sih, :-D:-D

Baca juga : Candaan yang menyesatkan

Mungkin Sekarang Sudah Lebih Perhatian Sama Keluarga

Lelaki itu makhluk yang kepekaannya sedikit lebih buruk ketimbang wanita, tidak sedikit sih, wanita malah kadang sangat sensitif apalagi pas lagi merah-merahnya kayak angry bird.

Masalah awal yang aku hadapi dalam mengarungi kehidupan rumah tangga, adalah masalah kepekaan.

Kata istri sih, aku jauh dari rasa peka, kadang seperti hidup di dunianya sendiri, tapi sekarang sedikit aku ubah prioritas dalam hidupku.

Yaitu kamu, yah kamu cintaku… Miss you, wkwkwkwk

Baca juga : Alasan mengapa aku tidak bermain game clash of clan

Sudah Jarang Jajan Yang Tak Berkepentingan

Stop membeli sesuatu yang tidak dibutuhkan

Source image by stocksnap.io

Eits, jangan berpikiran jajan yang tak berkepentingan itu selayak jajan yang negatif, kayak jajan cabe-cabean, atau jajanin tante-tante kesepian. xD

Sungguh, bukan itu. Aku mah setia orangnya. Karena aku sendiri kagak bisa membagi cinta dengan yang lain, *Eaak… preeet

Tapi beneran, bagiku, laki-laki poligami itu penghianat cinta, karena yang namanya poligami, berarti dia sudah main mata, main hati dan memang sudah niat sebelumnya untuk mendekati wanita lain selain istrinya.

Jadi, sebelum melakukan poligami yang katanya disunnahkan, dia terlebih dahulu berzina dengan wanita lain.

Walaupun begitu, ada juga yang mengalami proses poligami bukan karena kehendaknya, melainkan dengan adanya kehendak Allah Subhanahu wata’ala.

Ingat film Ayat-ayat cinta dan Surga yang tak dirindukan. Kedua film tersebut, ada setting alur poligami. Dari film itu, jelas poligami yang dijalankan bukan karena ada main mata, berhianat pada pasangannya, murni karena terpaksa dan keadaan untuk menyelamatkan seseorang.

Sebenarnya, poligami juga tidak ada salahnya, selama kedua keluarga yang dibina satu orang pria itu sakinah. toh kalaupun proses poligami tersebut dilakukan karena si pria main mata dan terlanjur cinta dengan wanita lain, itu juga sah-sah saja. Kan itu semua, atas izin Allah.

Dan untuk adil atau tidaknya, itu kita kembalikan kepada Allah Dzat Yang Maha Mengetahui. *terima kasih Bu Dyah atas sarannya

kembali ke jajan, Jajan disini itu maksudku beli camilan atau sesuatu yang berlebihan, pernah aku cerita tentang beli kopi kaleng promo, beli 2 dapet 1.

Karena ada promo seperti itu, akhirnya aku beli 2 dan dapet bonus 1, setelah itu aku bingung gimana aku menghabiskan kopi kaleng ini. Mubazir banget kan, xD xD

Pernah juga beli lampu senter LED, padahal dirumah juga udah punya 2 buah, gegara bentuknya yang lucu, akhirnya aku beli dan akhirnya juga nganggur dirumah dan tak terpakai sama sekali.

Intinya, sering sekali aku membeli sesuatu yang tidak aku butuhkan. Sebenarnya aku jarang beli camilan atau apakalau dirumah, cuma kalau disuruh istri belanja sendiri, dengan di kasih catatan list belanjaan yang mau dibeli. Tapi saat dirumah, banyak tambahan belanja yang kebeli padahal tidak ada dalam list.

Thats me banget deh, secara fisicaly aku tuh orangnya hemat, tapi kadang bodoh dalam pembelanjaan uang pribadi. hahaha sama saja dengan boros xD

Baca juga : Hal-hal sederhana yang wajib ada untuk meningkatkan kualitas hubungan pernikahan

***

Ya begitulah curhatan kali ini, perjalanan taubat untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi, walau perubahannya sepele banget, tapi hal tersebut membutuhkan extra energi untuk merubah itu, dan juga untuk menulis artikel ini, juga dibutuhkan waktu lama untuk berpikir sekaligus membuat aku tidur lebih malam dari biasanya. Heuu… 😦

Tak apalah, Perubahan memang perlu dan butuh waktu serta butuh pengorbanan waktu dan tenaga.

Jadi, bagaimana dengan perubahan dalam dirimu kawan?

Iklan

23 pemikiran pada “Bertaubat : Perubahan Yang Lebih Baik Itu Perlu!

  1. Pertanyaannya adalah apakah anda pernah merasa kesulitan saat ingin kentut dalam keadaan mengendarai motor?? Hahahah

    Bagus tuhh udah nggak sembarangan kentut. Top

    Suka

  2. laki-laki poligami itu penghianat cinta
    ____-
    kalimat ini mohon diralat, karena tidak semua suami yang istrinya dua atau lebih itu mengawalinya dengan selingkuh, menghamili anak orang, main mata duluan, atau nggak tahu terima kasih karena istri terdahulu sudah nggak bisa apa-apa terus cari yang masih kinyis-kinyis.

    yang menikah diam-diam memang banyak, yang selingkuh duluan juga seabreg, yang main hati main mata duluan juga nggak sedikit. tapi juga masih ada kok poligami yang tidak begitu. poligami tidak selalu karena persoalan merebut dan direbut suaminya. tapi ada juga yang justru suami dengan berat hati menikah lagi karena istri terdahulu yang meminta karena suatu sebab. saya bisa ngomong gini karena menjadi saksi poligami yang seperti itu. mereka, kedua istri hidup rukun dan saling menghormati. soal suaminya adil atau tidak, biarlah Allah yang ngurus. tapi kalau melihat mereka bisa jalan bareng bertiga bahkan dengan beberapa anak mereka, rasanya si suami sudah sangat amanah dan bersikap sangat adil.

    dan bagi saya pribadi, saya lebih menghormati seorang suami yang dengan jujur minta ijin buat nikah lagi daripada diam-diam menyimpan perempuan di belakang. dan rasanya tidak pernah ada seorang pria manapun yang sudah merencanakan akan poligami sejak awal menikah, jika kemudian poligami itu terjadi semata-mata karena campur tangan Allah yang maha membolak-balikkan hati manusia, yang kemudian menunjuk salah satu dari milyaran suami di muka bumi ini untuk diberi amanah mendidik dan membina satu keluarga sakinah lagi.

    demikin, sekedar opini. kalau tidak berkenan bisa didelete komennya.

    Disukai oleh 1 orang

  3. Ping balik: Berkendara  Saat Hujan Mengingatkanku Tentang Banyak Hal | Pennadiri

Tinggalkan Sebuah komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s