Anniversary ke-4 : Kejutan Pagi Hari


Happy anniversary ke 4

Source image by Pinteres

Setelah sholat subuh, aku merapikan kembali kamarku yang berantakan. Oh iya, walaupun aku dan istri sudah menikah, tapi setelah melahirkan anak kedua kami. Kami berdua memutuskan untuk pisah ranjang kamar.

Eits, jangan suudzon dulu yak, pisah kamar maksudnya kita memang pisah kamar, kita saling bagi tugas untuk menidurkan anak kita. Aku bersama si Naila di kamar depan dan istri bersama si Nisa di kamar tengah.

Jadi jarang gitu-gituan yak?

Hahaha, kalau yang itu rahasia. Ada lah waktu untuk bisa bermesraan saat kedua buah hati sudah terlelap dengan mimpi-mimpinya. Dan kita saling merajut belaian kasih rindu yang sering terpisahkan oleh tembok.

Oke, kembali ke cerita.

Setelah merapikan kamar yang waktu itu si Naila masih belum bangun dari tidurnya. Tiba-tiba istriku masuk dengan hanya mengunakan “handuk” saja.

Sempat terperangah melihat pemandangan seperti itu *padahal juga sering melihat gituan wkwkwkw :’).

Tumben ngajakinnya pagi, nda?”  Tanyaku sambil meluk tubuh istriku yang cuma berbalut handuk saja, dengan rambut yang masih basah habis keramas dan sholat subuh.

Hust, ini..!” Sembari senyum malu-malu, dia memberi sebuah kado kecil kepadaku.

Kado Hadiah Kejutan Anniversary ke-4

Kado Anniversary yang diberikan oleh Istri

ANNIVERSARY ke-4

OMG, aku lupa, hari ini adalah Aniversary pernikahan kita yang ke-4. Tanggal 07-11-2012 adalah hari dimana aku dan istri saling mengikatkan janji suci untuk menjadi sebuah keluarga yang saling mencintai satu sama lain.

Dengan sangat bahagia aku memeluk dia kembali. Tapi aku juga sedikit sedih, mengingat belum nyiapin apa-apa untuk hadiah untuk istri.

Bukannya aku lupa, memang sengaja, aku tidak menyiapkan apa-apa untuk hadiah Anniversary ini. Karena ulang tahun istri juga bulan depan. Ya sekalian aja, aku barengin sama hadiah ulang tahun istri. Gitu..!

Sebenarnya, tidak harus selalu memberi hadiah sih, dan tak perlu mahal juga, untuk specifik dari isi kadonya. Tahun kemarin, aku memberikan istri kerudung buat hadiah, sedangkan istri memberi aku jam tangan.

Aku yang jarang pakai accesoris, akhirnya jam tangan tersebut menganggur dalam kotak benda tak terpakai. Akhirnya, tahun sekarang. Istri memberikanku kado yang isinya benda yang akan selalu aku pakai tiap harinya.

Benda apa itu? Rahasia…. Tebak aja kalau bisa? Wkwkwkwk 😛

Karena aku belum bisa ngasih apa-apa. Akhirnya aku memutuskan untuk mencongkel uangnya kodok di dalam lemariku. Celengan yang berbentuk kodok, yang kita isi berdua. Tujuannya untuk sekedar jaga-jaga kalau kehabisan uang saat uang gajian belum turun.

Sekitar jam 9 pagi, setelah aktifitas harian selesai, dari mencuci piring, mencuci pakaian, memandikan Naila dan Nisa serta Menyuapin si Naila makan. Aku mengajak istri dan anak-anakku, jalan-jalan kesebuah tempat makan yang tak jauh dari rumah.

Sekitar 5-10 menit perjalanan dari rumahku ke “Kampung Kuliner” yang terletak di desa Nogosari Kecamatan Pandaan Jawa Timur.

Rumah makan sederhana, yang menyajikan banyak menu yang bisa kita pilih sesuai selera. Aku memutuskan kesitu, disamping tempatnya agak sepi karena hari senin, juga, agar si Naila bisa bermain sepuasnya di permainan yang ada di kampung kuliner.

Baca juga : Tahun ketiga- Tetap ceria dan sehat ya nduk

Ceritanya, aku mentraktir istri sebagai hadiah dari Anniversary ke-4 ini.

Tidak ada special sih menunya, Yang penting istri bahagia, itu sudah cukup membuat rasa masakan apapun menjadi lebih menarik dan lezat di lidah.

Kampung Kuliner Pandaan

Ini Yang di pesan istri, Soto ayam plus puyuh, jus Alpukat kalau si Naila ayam krispy sama jus Buah naga

Kampung kuliner Pandaan

Ini yang pesananku, Ayam bakar dan Susu jahe

Tidak ada yang penting sih dengan acara seperti ini, tapi aku yakin, dengan saling mengingat hari jadi kita, hari ulang tahun kita, begitulah cara kita untuk balajar saling berbagi ,saling mengasihi.

Kampung Kuliner Pandaan

Tuh Doyan banget kan,,, Aku minta satu aja dia marah, wkwkwk

Kampung Kuliner Pandaan

Disini juga banyak wahana permainan anak-anak juga, jadi Naila tidak mau pulang pada awalnya, terlalu senang di mari

Kampung Kuliner Pandaan

Nah, Si Nisa juga makan, tapi nunggu Ibunya yang nyerna dan di salurkan lewat ASI, hihihih

Kampung Kuliner Pandaan

Disini juga ada kolam ikan, katanya sih buat terapi gitu. Tapi aku gelian, jadi gak ke kolang itu sama sekali

Dan paling penting, hari special yang wajib kita syukuri sembari berdoa semoga hubungan kami terus terjaga sampai di akhirat nanti. Amin..

 

 

Iklan

26 pemikiran pada “Anniversary ke-4 : Kejutan Pagi Hari

Tinggalkan Sebuah komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s