Enakan Mana? Single Tapi Bahagia Atau Pacaran Penuh Luka


Pilih mana, jomblo atau pacaran?

Source image by Stocksnap.io

Pilih mana?, Single tapi bahagia? atau pacaran tapi sering terluka?

Pertanyaan bodoh macam apa itu!, Yah jelas lah, semua orang akan milih “bahagia”. Apapun pertanyaanya. Kalau sepihak seperti itu, yah pasti milih yang enak dong.

Abaikan tentang judul yang aneh itu, semua orang pasti akan memilih “Bahagia” kalau pertanyaannya sepihak seperti itu.

Seperti pertanyaan ini “Pilih mana, makan makanan basi tapi bahagia, atau makan makanan mewah tapi mati kena bom setelahnya?” Hayooo, pilih mana?

Tuh kan, Pasti milih makanan basi, aku tau kamu memang suka yang basi-basi gitu, hahahaha xD. Kalau aku mah, pilih makanan yang mewah tapi bahagia. Begitu manusiawi bukan! 😛

Asal-Usul Kata Jomblo

Apa itu Jomblo?

Jomblo itu kalau menurut Wikipedia artinya sama seperti kata Bujang yaitu sebutan untuk orang yang tidak mempunyai istri atau pasangan.

Sebenarnya dari dulu, kepikiran banget, kenapa orang yang belum punya pacar atau pasangan, bisa disebut jomblo. Dalam KBBI, Jomblo itu berasal dari bahasa sunda “Jomlo” yang artinya Gadis tua.

Nah, entah mengapa kata “jomlo” bisa berubah menjadi “jomblo”. Orang iseng mana yang merubah tatanan kata menjadi seperti itu, juga definisi arti kata “jomlo” juga bergeser dari gadis tua menjadi orang yang tidak mempunyai pasangan. Emang orang Indonesia luar biasa creativ, pake bingits.

Baca juga : Jomblo vs Jodoh

Enak mana? Single atau Pacaran?

Yah pacaran lah, Siapa coba yang ngak mau ditraktir oleh seseorang? Siapa coba yang ngak mau di perhatiin? Enak banget kan pacaran?

Enak banget deh yang namanya Pacaran itu, kata orang yang pacaran, Dunia ini serasa milik kita berdua cuuiiy.., Yang lainnya bisa angkat kaki dari sini atau ngontrak perbulan ke kita, wkwkwkwk xD.

Hanya orang yang ngak pernah pacaran yang bilang “Pacaran itu tidak enak!”, karena memang mereka tidak pernah ngerasain yang namanya Dunia milik berdua. *bosen kali berduaan terus

Yang namanya Pacaran, Berangkat dijemput, Pulang dapet saweran, hahaha xD. Enak ngak tuh, Udah pacaran saja, lumayan bisa hemat ongkos Go-jek, wkwkwk.

Enak dijidat loe!, iya yang dijemput mah enak, nah kita (pria), yang bagian antar jemput ini kadang bosen, bosen kalau menjemputnya cewek itu-itu melulu, coba ceweknya yang dijemput ada banyak, kan enak!, hahaha xD

Jomblo Enaknya Ngapain?

single, jomblo enaknya ngapain?

Source image by Stocksnap.io

Apa sih!, Tabu banget sih pertanyaannya?.

Sejak lahir kan, kita terlahir jomblo, terus kalau memang hidupmu bahagia sejak kecil. Walaupun sekarang kamu jomblo, ya harusnya tetap bahagia dong. Ngak ada sangkut pautnya kali, kita jomblo atau tidak!. Toh sama-sama kita yang nentuin bahagia atau tidak.

Kalau ditanya, enaknya Jomblo apa? ketimbang Pacaran?

Banyak sih enaknya, Walaupun lebih enak punya pasangan ketimbang sendirian :P. Kan masalah seperti apapun, kalau dihadapi berdua, lebih cepat kelar, ketimbang hanya sendirian. Tapi kalau memang harus sendiri, tak perlu dipaksakan pacaran juga.

Kan percuma banget, Pacaran tapi terpaksa, atau pacaran tapi tak bahagia. Mending tidak usah pacaran, kalau perasaan kita tak merasakan kebahagian kala berdua.

Dulu, sewaktu masih berstatus single di KTP *sekarang sih masih single di KTP, belum dirubah ama negara. Hidupku tetap bahagia walau berstatus Jomblo tahunan. Aku dulu tak pernah merasakan yang namanya pacaran *Ngenes yak.

Bukan karena tidak laku loh saiyaa, tapi masih belum ada aja yang beruntung mendapatkan simpatiku, Ciyee, sombong gile. Terbesit sih, dipikiranku tentang “mungkin enak kali yak, punya pacar?”, tapi waktu dulu aku binggung “apa sih enaknya pacaran?”.

Aku lugu banget loh!, saat itu. Kirain pacaran itu seperti yang di sinetron FTV, paling pegangan tangan , telpon-telponan, sms sayang-sayangan dan sebagainya.

Naif banget sih loe?” kata temenku, ya ngak gitu-gitu juga kali, itu mah standart banget. Makanya, pacaran dong? Biar cinta yang menuntunmu ke lubang jahanam. Wkwkwk 😛

Lambat laun aku mulai sadar, bahwa pacaran itu lebih mengutamakan hasrat ketimbang rasa. Walaupun ada juga yang benar-benar memakai rasa dengan menekan hasrat sedalam-dalamnya. Cuma menahan hasrat yang bergejolak itu tak semudah menahan rasa lapar saat tersedia makanan mewah di meja atau menahan kebelet kencing saat terkunci dirumah hantu bersama si Pevita pearce, *enak banget kekunci berdua sama pevita pearce, Aku rela deh, di apa-apain ama pevita, wkwkwkw.

Oke, memang aku tak pernah pacaran dan tak pantas juga berkata demikian, tapi aku juga pernah merasakan selayak pacaran saat bertunangan dulu. Hasrat yang sudah seperti sudah saling memiliki satu sama lain.

Disaat itulah, aku merasakan bahwa jomblo itu lebih simple dan seharusnya lebih mudah untuk bahagia. ketimbang dengan pacaran, yang harus saling membagi waktu untuk saling memahami dan mengerti, walaupun jarak yang selalu membatasi.

Baca juga : Jangan hanya fokus memantaskan diri, tanpa ada ihtiar diri menjemput jodoh

Mending Jomblo, Bebas Melakukan Apa Saja

Mending jomblo, bisa melakukan apa saja

Source image by Stocksnap.io

Rasa Cinta itu saling mengikat, entah itu tentang perasaan berdua, juga perihal kebahagiaan berdua. Suka atau tidak suka, disaat pacaran, akan ada rasa keterikatan antara kedua orang yang di mabuk asmara.

Maka, disaat salah satu hati ingin melakukan suatu hal, perlu izin dari hati yang lainnya untuk meng-iyakan. Kalau dalam tahap pernikahan sih oke-oke saja.

Tapi kalau masih status pacaran, terkadang hal seperti itu sangat membosankan. Seperti saat mau jalan sama teman, harus minta izin sama pacar. Kalau pacar tidak ngizinin, akhirnya juga gak jadi jalan.

Bandingkan saat kita jomblo, Jalan kemana saja, touring kemana saja, asal uangnya ngizinin, siap… tak ada yang akan melarang kita untuk bersenang-senang

Mending Jomblo Tapi Bahagia

Mending jomblo tapi bahagia

Source image by Stocksnap.io

Jika kamu pacaran, tapi tidak merasakan bahagia seperti yang kamu pikirkan. Udah..! mending jomblo saja.

Pacaran itu tidak segampang seperti yang kita bayangkan, dengan bersenang-senang, gandengan tangan dan ada yang memperhatikan. Dibalik itu semua, ada tanggung jawab pada hati yang harus kamu jaga keadaannya, juga tentang hati yang akan terluka gegara ke-egoisan kita.

Jadi jangan bangga dulu dengan statusmu akan pacaran, sebab ketika kamu hanya bisa melukai perasaannya atau sebaliknya hanya melukai perasaanmu saja. Kamu akan berpikir bahwa pacaran tak selalu membuatmu bahagia.

Baca juga : Jika kau jodohku, kenapa tak kunjung datang

Mending Jomblo, Tapi Berkualitas

Mending jomblo, tapi berkualitas

Source image by Stocksnap.io

Mending jomblo, ketimbang harus PHP in cewek terus menerus. Jika memang kita tidak bisa melanjutkan hubungan ke tahap selanjutnya, ndak perlu bangga dengan status pacaran yang kamu sandang.

Sudah bertahun-tahun pacaran, tapi tetap saja tidak menuju ke jenjang yang lebih “indah”. Disaat ditanya “kapan mau nikah?”, entar dulu masih belum mapan, masih nunggu lulus, masih nunggu dapat pekerjaan dan sebagainya.

Terus ngapain pacaran, kan sudah jelas, pacaran itu buang-buang uang. Mending usaha atau bekerja lebih giat biar mapan, baru pacaran untuk masa depan.

Tapi kan, pacaran juga untuk bisa memahami karakter pasangan?

Sampai pacaran lima tahunpun, kamu tidak akan bisa memahami karakter dan sifat sebenarnya pasanganmu. Pacaran singkat atau lama, tidak mendukung akan mesra dan indahnya saat jadi pasangan keluarga nanti.

Mending jadi jomblo yang berkualitas, biar sekarang sendiri, tapi semangat untuk memapankan diri dan menunggu dengan sabar jodoh yang dinanti. Biar sekarang sendiri, tapi masih bisa belajar menahan diri dan lebih memantaskan diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik di bahtera rumah tangga nanti.

Baca juga : Jangan turunkan standartmu, hanya kamu lelah menunggu

Mending Jomblo, Tau-Tau Nikah

Mending jomblo, tau-tau nikah

Source image by Stocksnap.io

Daripada pacaran lama sampai bertahun-tahun yang ujung-ujungnya sebuah perpisahan dan galau berkepanjangan, mending jomblo lama, tau-tau nikah.

Bukannya lebih menyenangkan seperti itu, Bergelut dengan kejombloan lama, dengan saling melantunkan doa-doa indah bersama, dengan saling memantaskan diri dan menunggu jodoh datang dengan sabar.

Ketika jodoh sudah datang, disitulah ada kesiapan, ada kepasrahan tanpa ada kegalauan.

Tanpa ada kegalauan? Ya kalau menurutku, kegalauan itu permasalahan yang terjadi saat pacaran. Kalau nikah mah, gak ada galau-galaunya, kan setiap permasalahan kita pecahkan bersama.

Baca juga : Kira-kira kau jodohku, bukan?

Jadi, Enaknya Pilih Jomblo? Atau Pilih Pacaran?

Ya terserah sih!, Hidup itu pilihan, Jika kamu bahagia dengan pacaran, ya lanjutkan sampai kejenjang yang lebih mensucikan. Jika kamu ingin jomblo untuk sekarang, mungkin itu pilihan untuk memberi jeda dalam kehidupan.

Mau pilih pacaran atau jomblo, yang penting kedua hal tersebut bisa menjadikanmu untuk lebih BAHAGIA.

Iklan

39 pemikiran pada “Enakan Mana? Single Tapi Bahagia Atau Pacaran Penuh Luka

  1. Komenku sedikit ngawur puter balik di posisi yang bersebrangan, gak papa ya mas.

    Begini :
    Pilihan makan makanan basi bahagia, atau makan enak abis itu kena bom. Terus pilihan jatuh pada yang pertama. Itu gak logis :v
    Coba perhatikan urutan waktunya, sebelum bom meledak mana kita tahu, dan saat itu punya pilihan makan enak atau basi. Logis gak sih, makan makanan basi bahagia? Wkwkwkwk

    Selanjutnya, ngapain pacaran kalau gak bahagia? Lha orang awalnya jadi pacaran itu karena bahagia. Terus di tengah jalan udah mulai banyak masalah. Pas kena masalah terus putus gitu? Putus, ganti, putus ganti terus gitu? Orang macam apa ini?

    Jomblo atau pacaran itu sama aja, dan itu bukan pilihan. Dua duanya bisa jalan bareng. Atau tidak jalan sama sekali.

    Enaknya jomblo puas main bareng temen yang Jomblo pula. Gak enaknya pas semua orang ilang.

    Gak enaknya pacaran pas punya masalah segan mencari penghiburan ke temen yang jomblo.

    Pilihannya ganti begini. Jomblo bahagia vs Pacaran bahagia pilih mana? Hayooo

    Suka

    • Single kan keadaan memilih untuk sendiri karena ada alasan tertentu, jadi kesendiriannya bahagia..
      Klo jomblo kan, sendiri karena terpaksa.. entah emang tidak laku atau baru di cerai pacar atau gebetan, jadi keadaan seperti ini menjadikan tidak bahagia.. :’)

      Suka

  2. Hahahak faaak 😀 duh, kalau ditanya masalah itu. Tergantung kondisinya. Single juga bisa dibilang enak kalau pacaran cuma berjuang sendirian. Single juga bisa dibilang nggak enak kalau kesepian terus-terusan. Banyaaak kondisi yang bisa bikin pacaran atau single itu enak sih 😀

    Suka

  3. Ping balik: Mencintai Itu Harus Rela Tersakiti Agar Bisa Memahami Arti Cinta Yang Sebenarnya | Pennadiri

  4. Ping balik: Seberapa Penting Keperjakaan Bagi Pria Lajang | Pennadiri

  5. Ping balik: Point Penting Agar Kamu Tidak Di Tolak Saat Mau Menyatakan Cinta ke Cewek | Pennadiri

  6. Ping balik: Beberapa Alasan Sebagian Orang Yang Menolak Menikah Usia Muda | Pennadiri

Tinggalkan Sebuah komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s