Susahnya Jadi Laki-laki Terlanjur Tampan


zvynse6uve

Source image by Stocksnap.io

Susah memang kalau sudah terlanjur tampan seperti ini?

Kemana-mana dicariin, Ngilang dikit, di kuatirin, Sakit dikit, diperhatiin. Enak nggak sih? xP

Kepingin sendiri dulu, malah di calling berkali-kali, sampai-sampai di aplikasi chat notificationnya penuh. Di baca aja itu bisa jadi masalah, kalau dibalesi, kadang susah untuk menghindar.

Susah yah memang?

Dulu sih tidak begitu, mungkin dulu masih belum kelihatan tampannya kali yak?, atau mungkin kegantenganku itu terpendam dengan rasa pemalu yang masih melekat sejak SMP.

Dulu tuh, Biarpun menyendiri pinggir sungai berjam-jam, tidak ada yang nyari’in. Paling si kunti yang nongkrong di jembatan itu, yang suka jail dan iseng godain.

Lagi ngapain, bang?” tanya si kunti, “kamu lihat, aku lagi ngapain”, sambil benerin resleting celana yang terbuka gegara si itu keluar habis buang air kecil. Argggg *abaikan, udah mulai gila

Dulu tuh, masih sepi banget notifikasi message di HP atau sebut aja inbox SMS, dulu kan masih belum ada WA atau BBM. Mentok dulu kalau HP yang sudah sedikit canggih dan masih pake java. Masih ada nimbus, mig33 atau chatting lainnya biar terlihat kece.

Jadi, kalau aku yang tidak sms duluan, mesti HP jadulku jarang berbunyi. Paling-paling si Indosat itu aja yang rutin tiap hari sms gak penting. Pernah aku balesin dengan marah-marah “ngak usah sms aku lagi, dasar operator kurang kerjaan”. Bukannya dibales, eh malah pulsaku di sita 2000 perak. Gila nggak tu operator, sadis banget kan… *ini yang gila operatornya apa yang nulis, wkwkwkw.

Suram sekali memang nasibku dulu, sekarang 380 derajat berubah drastis, sampai bosan aku mendengar HP ku berdering tiap detiknya. Mungkin ini efek dari ketamvananku yang sudah menjadi-jadi *jadi manusia serigala, atau karena Grub dari media sosialku yang cukup berisik. Mulai Grub BBM karang taruna, WA satu shift, WA mantan Sekolah, WA anggota IT, Notif Facebook, Notif UC, dan notif WP.

Dulu juga, sering banget main PS bersama jomblo sepenanggungan yang masih belum tampan. Kita mainnya sampai berjam-jam, yang penting hati senang walau sampai begadang dan besoknya kerja masuk pagi. Dan alhamdulillah, mungkin udah biasa banget, kerja dengan rasa kantuk yang seperti itu.

Baca juga : Basecamp yang telah lalu

Kalau sekarang mah, ketika sudah menjadi pria tampan, jangankan begadang nonton bola atau main PS sampai pagi, untuk jalan keluar rumah saja, udah sangat malas sekali. Disamping tidak punya banyak uang karena mengenal program diet managemen ekonomi, jadi jarang banget hura-hura seperti itu.

Jadi, Pria tampan itu, typikal pria hemat yang tidak suka hura-hura berlebihan dan jarang nongkrong begadang sampai pagi. Walaupun pada dasarnya, hemat disini merupakan cara agar uang jatah satu bulan tidak habis ditengah jalan dan syukur-syukur bisa sampai pada hari-H pas gajian akhir bulan.

Dulu tuh, saat masih belum ganteng, tidur terasa nyenyak. Tidur tidak ada yang gangguin, biarpun telanjang di kamar atau tengkurap dan sebagainya, tidak ada yang melarang dan tidak ada yang mengganggu. Sekarang mah beda banget, Kasur segitu gedenya, aku hanya mendapat bagian kecil dari kasur, bahkan kadang aku tidur di lantai deh, karena sebagai pria tampan itu harus selalu mengalah. Sumpah, harus selalu mengalah biar bahagia, wkwkwk

Susah memang kalau sudah terlanjur tampan di keluarga. Menjadi pria tampan satu-satunya di keluarga itu begitu di damba dan begitu berat rasanya.

Berat, soalnya ketika ada yang minta tolong untuk mengangkat sesuatu yang berat, kayak beras 50 kg, atau mengangkat dan mengeser dipan. Akulah orang yang selalu jadi sasaran untuk melakukan hal berat seperti itu, jadi orang tampan itu, juga berat. Hahaha xD

Baca juga : Menjadi pria idaman dengan sifat yang disukai banyak orang

Juga, ketika aku menyanyangi yang satu, yang lainnya juga ingin disayang juga. Nah loh, susah kan!. Pria terlanjur tampan itu susah, harus pandai dan adil dalam membagi kasih sayangnya. Kalau aku cium anak yang terakhir saat berangkat kerja, si kakaknya juga minta disayang dengan porsi yang sama. Setelah yang kakaknya di sayang, eh gantian mamanya yang cemburu, minta di sayang juga. xD

Ya begitulah kira-kira nasib menjadi Pria tampan satu-satunya di keluarga yang dikelilingi satu bidadari cantik yang sedikit bawel, dan dua bidadari kecil yang saling berebutan mendapat perhatian. ^_^

love

Source image by Stocksnap.io

Iklan

29 pemikiran pada “Susahnya Jadi Laki-laki Terlanjur Tampan

      • Mas Toro kemana aja? Itu blog udah mulai banyak datang laba2nya lho…

        Mas Nur berarti sama ya kayak bapaknya anak2. Dia juga lelaki tertampan di rumah. Eh di seluruh dunia juga ding. Pas bilang pengen punya anak cowok saya tanyain ‘yakin, udah siap punya saingan? Yakin siap bersaing dengan lelaki lain?’ wkwkwk…

        Tapi kalau soal angkat mengangkat tetep diriku Yang diandalkan sebagai satu2nya ‘wanita besi’ di rumah wkwkwkwk…

        Suka

  1. hhaaa,,,,ada loh cewek yg mutusin cowoknya, cuma gara-gara cowoknya kegantengan,,,hhaaa,,,katanya ”hayati g kuat bang sama godaan dan lirikan cewek-cewek yang lain”
    terus cowok y bilang ”alasan macam apa itu????”

    Disukai oleh 1 orang

  2. Ping balik: Apa Yang Harus Dikatakan Saat Melihat Wanita Cantik Di Depan Mata? | Pennadiri

  3. Ping balik: Pilih Wanita Cantik Atau Wanita Sholehah? | Pennadiri

  4. Ping balik: Tips Bagaimana Agar Mendapat Ribuan Like Dan Komentar di Blog | Pennadiri

Tinggalkan Sebuah komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s