Malam Yang Tak Menyenangkan


Source image by Stocksnap.io

Mungkin malam tak seindah yang terbayang, tanpa bintang, tanpa bulan dan tanpa angan, hanya sekumpulan mendung yang tak kunjung hujan.

Gelap yang menyerupa kesunyian, hening seakan menyeramkan, begitulah malam-malam penghias kesendirian.

Mungkin lebih baik jika turun hujan, biarpun dingin menyeruak ke lapisan kulit terdalam, se-enggaknya, ada gemericik air hujan yang menenangkan, pun juga dingin yang menyelimuti hati yang kesepian.

Sungguh!, Akan lebih baik jika turun hujan!, Sebagai obat rindu yang tak teredam oleh ego kemunafikan. Penuh sesak selayak kepulan awan hitam yang menutupi cahaya bintang.

Biarlah turun hujan, sebagai penggantinya jerit tangis hati yang lama terpendam dalam, oleh keegoisan malam yang tak menyenangkan.

*** 

Ainur irawan

Dimalam tanpa bintang, penuh keegoisan.

Iklan

8 pemikiran pada “Malam Yang Tak Menyenangkan

  1. Ping balik: Kangen Mereka Yang Telah Pergi | Pennadiri

Tinggalkan Sebuah komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s