Malunya Ketahuan Memalsukan Tanda Tangan Orang Lain


Detail view of the signature box of a contract with a pen.

Source Image by google

Tanda tangan merupakan sesuatu yang unik dari diri kita yang menandakan diri kita. Menurut Wikipedia Tanda tangan dalam bahasa Inggris: signature, berasal dari Latin: signare yang berarti “tanda” atau Paraf. Tanda tangan atau Paraf adalah tulisan tangan, kadang-kadang diberi gaya tulisan tertentu dari nama seseorang atau tanda identifikasi lainnya yang ditulis pada dokumen sebagai sebuah bukti dari identitas dan kemauan. Tanda tangan berlaku sebagai segel.

Pekerjaanku adalah admin produksi, yang kerjaannya duduk didepan komputer seharian, melihat orang lalu lalang di depanku, juga sering sekali aku membuka tempat curhat bagi yang mau. Hahaha.

Kurang kerjaan banget yak sampai buka tempat curhat bagi yang mau. Tempat ku sangat strategis untuk dibuat tempat ngobrol, selain bisa di buat untuk rehat sejenak dari kegerahan di produksi, juga tempatku cukup sejuk mengingat ada AC di tempatku, jauh berbeda dengan suasana produksi yang cukup panas. Jadi pas banget untuk tempat curhat.

Kerjaan harian ku, salain menyiapkan data untuk produksi, juga menyiapkan dokumen-dokumen lain, Seperti dokumen claim, dokumen new model, dan dokumen yang berhubungan dengan produksi.

Membosankan bukan?

Terkadang iya, karena seringnya berhubungan dengan membuat dokumen, kadang membuatku jenuh, apalagi dokument tersebut memasukkan angka-angka dalam excell. Itu lumayan membuat leher tegang. Untung bukan yang bawah yang tegang Ups…

Setelah selesai membuat dokument, pastinya aku meminta tanda tangan kepada yang berwajib, maksudnya yang berwajib disini orang yang sok penting yang harus tau dokument ini dibuat dan untuk apa dokument ini dibuat.

Yang menyebalkan, orang-orang ini jarang ditempatnya, lebih banyak keluyuran ke produksi dan aku malas untuk jalan mencarinya. Jadi lebih enak menunggu di tempatku sembari menunggu mereka kembali ke kursinya.

Karena kerjaku ada 2 shift, ketika aku membuat dokument tersebut pas malam hari, yang mana orang-orang yang berwajib ini hanya ada saat pagi hari. Alhasil, aku memalsukan tanda tangan mereka dengan file tanda tangan yang sudah aku buat dengan scan tanda tangan mereka.

Nah, Kebiasaan Shift malam ini yang menjadikan aku selalu memalsukan tanda tangan orang ini, selain kadang kelamaan kalau harus menunggu mendapat tanda tangan orang-orang ini. Juga, kadang di produksi juga tak bisa menunggu lama karena harus kirim waktu itu juga.

Biasanya, aku membuat 2 soft copy untuk sekedar formalitas, yang satu aku aku kasih kolom kosong untuk kolom tanda tangan, sedangkan yang satunya sudah terisi full tanda tangan. Tujuannya, agar diproduksi tidak menunggu dokument karena belum ditanda tangani. Sembari menunggu, aku kasihkan yang sudah ada tanda tangannya ke produksi, sedangkan yang masih kosong aku menunggu orang-orang tersebut untuk menandatangani untuk formalitas.

Seandainya dokumen aslinya 10 lembar, yang aku kasihkan untuk ditanda tangani hanya 2 lembar saja, Hahaha. Menghemat waktu, selain kasihan yang tanda tangan, juga menghemat waktuku juga. Ingat… waktu adalah uang, walaupun waktuku hanya terbuang indah dengan lamunan akan mu dirumah, eh… 😛

Nah tadi pagi, seperti biasanya aku membuat 2 soft copy dokument. Kali ini, biar tidak ribet, aku hilangkan saja tanda tangan di kolom mereka yang berwajib, sedangkan untuk kolom tanda tangan si pembuat yaitu aku, aku biarkan ada tanda tanganya.

Karena tergesa gesa aku salah, selembar aku benar dengan mengosongkan kolom tanda tangan mereka, yang satu lembar lagi, justru aku menghilangkan tanda tanganku dan kebetulah banget yang justru tidak aku hapus adalah tanda tangan kepala produksi.

Foam Initial Produck yang salah Tanda Tangan

Form Initial Produck yang salah Tanda Tangan

Loh yang ini kok sudah ditanda tangani?” tanya beliau

Aku hanya terdiam dan mengaruk garuk kepala dengan tersenyum nyengir, mau jawab apa coba? Masak harus jawab gini “iya pak, saya keliru delete tanda tangan saya yang seharusnya masa lalu tanda tangan bapak yang harus saya delete” .

Nah, ketahuan kan? Sering ya memalsukan tanda tangan kayak gini?” tanya dia kembali

Ndak kok pak, itu dokument saya buat waktu masuk malam, tadi kelupaan delete tanda tangannya?” jawabku mencari alasan

ya udah, bikin lagi yang baru. Dan jangan ulangi lagi!” tegas dia dengan mengembalikan dokument kepadaku.

Huft, malu banget deh pagi itu, dilihatin orang sekantor lagi, hahaha.. untung cuma ditanya segitu doang. Dia tidak marah padahal dia paling suka marah-marah. Mungkin dia dapet arisan hingga males untuk marah, bawa’annya happy melulu.

Kapok deh jadinya, bukan kapok dengan tidak memalsukan tanda tangan lagi. Tapi, lain kali harus lebih hati-hati dan lebih teliti dalam mengasihkan dokument untuk ditanda tangani.

Sekian, bukan untuk ditiru yah, karena ini tidak benar, penuh resiko dan pelanggaran Hak Asasi Manusia guna mempermudah pekerjaan. 😛

Iklan

20 pemikiran pada “Malunya Ketahuan Memalsukan Tanda Tangan Orang Lain

    • Hahaha, tenang tidak ada sangkut paut dengan duit kok…
      Iya sih, memang tidak benar Memalsukan tanda tangan, tapi mau gimana lagi, kalo shift malam piye.. masak nunggu tanda tangan dulu, belum lagi kalau dia gak masuk…
      Tp ya memang gak boleh ditiru sih

      Disukai oleh 1 orang

  1. 😂😂😂
    Mmm kl Cinta prnah mas, di t4 krja yg dulu, prtma Cinta jd admin, atasannya Cinta kl tnda tgn di cek atau bilyet giro cuma seperti huruf b kapital dengan sedikit buntut di belakang. Nah waktu itu posisi beliau sdg jauh, Cinta di Cikarang, beliau di Jakarta…dg santainya beliau bilang…Cinta tahu ga kenapa sya milih paraf sperti huruf B di buku cek dan giro?
    Tujuannya adalah kalau sya jauh dan urgent, bisa ditiru tnda tangan sya. Kirim wa sja untuk budget hari ini, nanti Cinta yg tnda tngan… hehe

    Disukai oleh 1 orang

  2. Haha, saya juga pernah malsuin tandatangan beberapa orang. Tapi sudah dapat izin dari mereka.
    “Kalau saya ngga ada, bisa kan tanda tangan saya?”
    Saya langsung senyum. Angguk2.

    Disukai oleh 1 orang

  3. Ahahaha…kasian deh lo *kabur 😁
    Kayaknya memalsukan tanda tangan adalah pengalaman yang pasti pernah seseorang lakukan dalam hidupnya deh. Kayak pengalaman mencuri mangga atau buah2an tetangga pas masih bocah, hihi…

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Sebuah komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s