Kado Special Pernikahan Yang Anti Mainstream


Kado Pernikahan Anti Mainstream

Source Image by Stocksnap.io

Pernikahan merupakan moment special bagi setiap pasangan, mereka sangat berharap agar acara pernikahan yang digelar satu kali seumur hidup itu, menjadi moment yang paling membahagiakan sekaligus moment yang paling berkesan seumur hidupnya.

Jadi jangan heran, terkadang walaupun keadaan keluarga yang terlihat sederhana dalam kesehariannya. Ketika mengelar acara pernikahan anaknya, mereka rela untuk berhutang agar acara untuk anaknya ini menjadi moment yang paling membahagiakan untuk anaknya.

Membicarakan soal pernikahan, kemarin ada teman kerja sekaligus teman akrabku sejak pertama bekerja sampai sekarang. Dia adalah mentor sekaligus guru bagiku saat pertama kali bekerja. Umurnya sedikit lebih tua dari pada aku, mungkin sekitar 7-8 tahun dariku.

Senang rasanya saat kita makan dan bergurau di kantin, pasti bahasnya tentang keluarga dan nikah. Ini merupakan bahasan yang pasti akan membulli temanku ini hingga terpojok dan minta ampun. Karena dari beberapa orang seangkatan aku, hanya dia saja yang belum menikah di usia menginjak kepala 3 dan hampir kepala 4.

Perihal Jodoh memang bukan manusia yang memutuskan, tapi terkadang, ketika kita sudah mendekati batas waktu untuk “wajib menikah”, dengan banyaknya teman seangkatan yang sudah membawa anak-anaknya pergi sekolah, sedangkan dia masih berkutat dengan status singlenya. Itu ironi sekali, mungkin dia lebih frustasi dari kelihatannya, dengan gaya sok tegar dan sabar, tapi dalam hatinya berharap agar jodohnya tiba dengan segera.

Dan Alhamdulillah, Sabtu kemarin merupakan hari bahagia bagi temanku ini juga hari paling memalukan juga?

Kok bisa jadi hari bahagia sekaligus memalukan?

Sabtu kemarin merupakan hari paling bahagia baginya, dengan sahnya ijab-qobul. Statusnya berubah dari Sigle menjadi Double merried. Dan yang membahagiakannya lagi, meskipun dulu pacar-pacarnya cukup cantik, seksi dan tinggi. Istrinya kali ini juga tidak kalah dari pacar-pacar yang dulu dengan gampangnya meninggalkan dia dan memutuskan untuk menikah dengan orang lain.

Selain istrinya sekarang cantik dan tinggi, usianya juga cukup muda. Padahal temanku ini sudah mendekati usia kepala empat justru mendapat wanita yang jauh lebih muda. Allah maha adil sih, dengan kesabaran dan ketegaran temanku ini, akhirnya dia mendapatkan jodoh sesuai kriterianya dan semoga menjadi keluarga yang Samawa.

Terus yang memalukan apa’an?

Nah, Yang memalukan itu adalah Kado special dari kami yang merupakan teman-teman satu perusahaan yang menyempatkan datang di acara pernikahannya. Kado anti mainstream.

Biasanya, orang kondangan pasti memberi suatu seperti Amplop berupa uang, kado berupa sesuatu yang berharga, atau hal lainnya yang pantas untuk kado pernikahan. Sedangkan kemarin, justru kado mempermalukan  pengantin yang ada.

Kami datang lebih awal sebelum pengantin datang dari rumah istrinya. Mereka di arak dengan berjalan sekitar 100 meter dari tempat pelaminannya. Tapi, sebelum itu terjadi. Kado special dari kami sudah mendarat di acara arak-arakan itu.

Dengan banner sepanjang 2 meter dengan bertuliskan:

Mak, Alhamdulillah, ANAKMU gak sia-sia Sunat

Selamat menempuh hidup baru, Akhirnya kamu mencintai wanita juga. Dari: Mantanmu yang tersakiti, Burhan”.

Kado Pernikahan Anti Mainstream

Foto saat arak-arakan

Kado Pernikahan Anti Mainstream

Perhatikan Kata-katanya yak? Bayangkan kalau itu pernikahan mu? 😛

Sekilas, warga setempat yang melihat kejadian langkah itu melihat dan tertawa terbahak-bahak dengan slogan banner tersebut. Pihak pengantin wanita juga ikut senyum-senyum terlebih pengantinnya juga pasti malu setengah hidup.

Apalagi tulisan “JOKO TUO, KERIS KUNO” itu kata, parah banget. Emang sih, dia pemuda yang sudah berumur dan masih perjaka. Tapi ngapain kerisnya di ikut-ikutin jadi “Kuno”. Sempat aku berpikir dalam hati, wah ini sudah keterlaluan, tapi pengantin prianya juga.

Itu masih kado anti manstream yang pertama, masih ada yang berikutnya. Setelah pengantin memasuki pelaminan dan singgahsananya. Seperti kebiasaan adat jawa, Ada sambutan dari pihak perempuan dan pihak lelaki. Terdengar juga ceramah dari kedua pihak yang membahas tentang banner dari kami itu. Kamipun bersorak akan itu.

Kado Pernikahan Anti Mainstream

Foto saat menunggu Ceramah dari kedua belah pihak

Setelah acara ceramah itu selesai, kami memberikan kado anti mainstream yang kedua. Ada yang membawa kado berupa kotak besar yang berisikan sandal nya temanku ini yang dia tinggalkan di pabrik. Sandal tersebut udah tipis dan tidak layak pakai, kami sayat-sayat dan dimasukkan kedalam kotak.

Kado Pernikahan Anti Mainstream

Kado kotak yang dipegang pengantin itu isinya cuma sandal butut

Ada juga yang memberi kado uang 100 perak sejumlah puluah ribu saja. Ada juga yang mengisi amplop untuk kado, tapi bukan diisi uang, melainkan foto cewek cantik yang sering digodain temenku ini selagi single dulu.

Kado Pernikahan Anti Mainstream

Proses membuat Amplop berisikan foto cewek cantik

Dan tidak ketinggalan prosesi foto bersama saat mau pulang, tetap dengan banner anti mainstream tersebut. Kami bergiliran foto sebagai kenangan yang tak terlupakan.

Semoga bahagia kawan, maaf atas kejahilan kami. Yang kami lakukan semata hanya untuk candaan, semoga apa yang kami lakukan tidak mengikis rasa bahagia yang tersirat di senyummu itu.

Iklan

23 pemikiran pada “Kado Special Pernikahan Yang Anti Mainstream

  1. Ping balik: Jika Kamu Masih Jomblo!, Menurutmu, Tipe Jomblo Seperti Apa Sih Kamu? | Pennadiri

  2. Ping balik: Si Pendiam Yang Suka Njahilin Orang | Pennadiri

  3. Ping balik: Enaknya Kalau Udah Nikah Tuh Gini! | Pennadiri

  4. Ping balik: Hal-Hal Yang Perlu Dibicarakan Antara Calon Suami Dan Istri Sebelum Hari Pernikahan | Pennadiri

  5. Ping balik: Tips Biar Tidak Baper Saat Menghadiri Pernikahan Teman | Pennadiri

Tinggalkan Sebuah komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s