Calon Gadis Pecinta Hujan


The legend of the blue sea

Cuplikan drama The legend of the blue sea Source image by google.com

Gadis Pecinta Hujan, Awal maret masih dihiasi hujan disore hari, walau curah hujan tak sesering awal bulan Februari kemarin, tapi setiap sore, tetap selalu dihiasi dengan awan mendung. Dan sore ini juga masih gerimis.

Hujan…

Mungkin sebagian dari kalian sangat membenci hujan, seperti hujan di malam minggu, malam yang seharusnya untuk bisa dihabiskan dengan sang mantan pacar, kini gegara hujan, kalian hanya menghabiskan termenung di depan jendela. Berharap hujan mereda, justru semakin gencar dan membanjiri halaman depan rumah. hahahaha #Kapok

Ada juga sebagian yang sangat menyukai dan mengagumi hujan. Biasanya sih, para pecinta hujan seperti ini kebanyakan para puitis yang suka berpuisi ria. Tidak hanya arti senja saja yang bisa menginspirasi mereka, hujanpun sama, hujan juga merupakan sumber inspirasi bagi mereka.

Para penulis blogger juga banyak yang menyukai hujan, bukan karena hujan memberikan inspirasi bagi artikel yang mereka buat. Tapi selama waktu hujan, mereka bisa lebih fokus untuk bisa  mengexplore ide-ide brilian yang ada di otaknya.

Baca juga : Memory kala Hujan Kemarin

Kalau Irawan sendiri? Apakah sangat menyukai Hujan?

Sebagai bloger dan kadang juga nulis puisi, sesungguhnya hujan tak memberikan inspirasi apa-apa buat aku. Yah memang beberapa artikel yang aku buat, ada yang bercerita tentang hujan, tapi kan bukan berarti aku terinspirasi dari Hujan, cuma iseng aja ingin membuat artikel tentang hujan yang katanya hujan merupakan sumber inspirasi dari sebagian orang.

Tapi aku suka kok hujan!, selepas aku seorang bloger juga puisi yang kadang-kadang aku buat.

Hujan itu bikin suasana rumah adem, memang sih kalau hujan terus menerus, bikin jemuran kering bisa berhari-hari. Tapi aku suka hujan, karena bikin suasana yang paling menyenangkan saat berada di kamar bersama istri, hihihihi 😛

Baca juga : hujan-hujan gini, enaknya ngapain sih?

Gadis Pecinta Hujan

Tapi akhir-akhir ini, ada gadis yang sangat menyukai hujan di dalam keluargaku, Gadis kecil yang selalu menangis disaat hujan mulai turun. Menangis disini karena dia selalu merengek ingin merasakan hujan secara langsung diluar.

Akhirnya aku mengendongnya keluar dengan memakai payung di tengah gerimis sore ini. Terlihat wajahnya begitu senang padahal beberapa kali tetesan hujan mengenahi mukanya. Tangannya dilambaikan kedepan seraya ingin memegang tetesan air.

Gadis pecinta Hujan

Hujan sore ini….

Beberapa kali juga dia menolehkan wajahnya ke aku, mungkin dia ingin mengatakan bahwa “Yah, apa ini yang namanya hujan, aku suka yah?” hahaha, tapi yang terdengar malah “Pa pa pa ma ma”. Padahal aku mengajari untuk memangil “Ayah” malah dia memanggilku “Papa”. Terserahlah nak, yang penting sehat selalu.

Yah, anakku yang paling kecil, Mifta Khoirun Nisa. Seorang calon Gadis Kecil Penyuka Hujan.^_^

Iklan

16 pemikiran pada “Calon Gadis Pecinta Hujan

Tinggalkan Sebuah komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s