Senin Pagi Yang Cerah, Untuk Jiwa Yang Membara


Beratnya hari senin

Source image by Google

Di senin pagi yang cerah ini, tidak ada titik awan yang menghalangi pemandangan biru diatas sana. Udara yang begitu segar mewarnai hari yang indah ini. Mungkin awan mendung sudah bosan terpaku diatas sana. Di libur hari minggu kemarin, Awan mendung itu terus saja berkutat menutupi cahaya matahari, hujanpun turun lebih awal disaat jarum jam masih belum menyelesaikan satu putaran penuhnya.

Senin pagi, Hari penuh drama yang harus aku lewati. Tak jarang aku merasa kurang bersemangat dihari awal ini. Rasanya, aku ingin merebahkan tubuh ini lebih lama di atas kasur dan memandang wajah indah yang sedari kemarin malam menemani disisi.

Ah, aku tau ini hanya awal, aku masih terlena dengan bahagianya ada dirumah. Melepas rutinitas yang tak lagi membebani jiwa, terasa lepas seperti terbang di atas awan.

Tapi, sekarang sudah waktunya untuk mengencangkan sabuk pengaman. Kembali untuk berjuang dan memikul tanggung jawab sebagai seorang teman bagi pekerjaan, dan seorang sahabat bagi ihtiar menyambut rezeki yang halal.

Memulai memang terasa berat, tapi indah setelah kita menerima segala Ketentuan-Nya

Welcome hari senin, I’m Back

Ai ~ 20.03.2017 

Iklan

7 pemikiran pada “Senin Pagi Yang Cerah, Untuk Jiwa Yang Membara

  1. Ya memang rata 2 orang gak suka hari senin. Soalnya di hari minggu banyak kegiatan menyenangkan seperti bangun telat dan bersama keluarga. Nah pas hari senin tuh efekbahagianya masih kerasa sehingga malas untuk mulai beraktivitas normal. 🙂

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Sebuah komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s