My Name Is…..


#30Hari_Menulis_Di_Bulan_April

Hari ke-3 => Tema Nama Panggilan : Ceritakan Nama Panggilan Yang Pernah Melekat Dalam Dirimu

Hai kawan…

Namaku emang sangat simpel, hanya memakai 9 karakter untuk menyusun namaku, “Nur Irawan”. Perpaduan dari bahasa arab Nur yang artinya cahaya dan bahasa jawa Irawan yang merupakan nama dari tentara raden Arjuna di pewayangan “Raden irawan”. Hahaha

Tapi pada kenyataanya, namaku itu di dapat dari sebuah koran yang sedang dibaca oleh bapakku. Diambillah kata Irawan dan ditambahkan kata Nur biar lebih ke arab-araban. Wkwkwkw

Katanya, sebuah nama adalah doa orang tua untuk anaknya. Orang tuaku memang tidak mengecam pendidikan semasa kanak-kanak. Ibuku bahkan tidak pernah sekolah karena dia anak tertua yang harus membantu orang tuanya. Bapakku seorang anak yatim dan hanya bersekolah sampai kelas 3 SD. Karena tidak ada yang membiayai, akhirnya dia memutuskan untuk bekerja seperti mengangon anak sapi dan domba.

Tapi aku yakin, biarpun namaku itu di ambil dari nama seseorang yang ada dikoran, pasti orang tuaku juga berharap yang terbaik dengan memberikan nama seperti itu.

Nama Panggilanku

Nama Panggilan

Hari ke-3 Tema Nama Panggilan

Dari 9 karakter yang menyusun namaku itu, Justru nama panggilanku cukup bervariasi, ada beberapa nama panggilan dan itu lebih dari 3 nama panggilan.

Irawan

Seharusnya, nama “Irawan” adalah inti dari namaku sendiri, karena sejak aku lahir, aku sudah terbiasa dengan panggilan ini. Tapi sesaat tumbuh dewasa, nama “Irawan” hanya disebut oleh orang yang baru mengenalku atau yang jarang bertemu denganku.

Nur/Mas nur

Mungkin ini panggilan sayang kali yah, karena, kebanyakan yang memanggil seperti ini hanya orang-orang tertentu saja. Biasanya mereka yang menganggap aku sebagai Kakak kelas, kakak senior atau yang sedikit mengormati aku karena aku lebih tua darinya #jadi merasa tua

Terkadang para guru-guru juga memanggilku “Nur”, padahal teman sekelas loh gak pernah memanggilku demikian. Mungkin wajahku terlihat bercahaya, jadi dipanggil Nur, wkwkwkwk

Ir/Mas ir

Ini sama aja dengan “Nur/Mas Nur” tadi, Guru-guru kalau tidak manggil Nur yah panggil ir. Kayaknya sedikit berat kalau manggilnya utuh “Irawan” gitu. Aku tau kenapa manggil “Irawan” itu sedikit susah dan berat. Karena nama “irawan” menyandang nama tokoh pewayangan yang di masyurkan. Jadi kalau manggil Irawan gitu saja, takutnya ngak sopan karena kurang lengkap. Harusnya manggilnya Raden Mas irawan. Hahahaha

Ri (Nawari)

Tau kan logat malang tu sukanya kata di balik-balik dari kata malang jadi ngalam, dari kata makan jadi nakam. Tapi Sebelum logat itu nyampai ke desaku, Namaku sudah di balik-balik oleh teman sekampung. Dulu lagi tren manggil nama di balik seperti itu. Alhasil sampai sekarang, nama “Nawari” adalah nama terpopuler di desa.

Anggap saja ada paketan yang ditujukan atas namaku, dan kurirnya tanya tentang namaku ke orang desa, terlebih lagi anak seumuran denganku. Pasti dia akan bilang “oalah, Nawari ta pak, di gang situ pak, entar kalau udah sampai perempatan tanya aja namanya “nawari” bukan “irawan”.

War

Panggilan ini sama saja dengan di atasnya, cuma sedikit di singkat. War dari kata Wari. Hanya teman SMK saja yang memanggilku seperti itu, lebih tepatnya my best friend yang pernah bernaung dalam satu Basecam yang sama. Yang mengalami susah senang saat harus mengerjakan uji kompetensi dan Tugas Akhir secara bersamaan.

Di perusahaan juga ada yang memanggilku seperti itu, teman terbaik sekaligus mentor yang membuatku jadi sekarang ini, Terimakasih mas Kuswanto El-zein. Juga Teman sekaligus teman Blogger yang ngajari aku ngeblog yang baik dan ngajarin adsense walau belum bisa, hahaha. Terima kasih bro Arief.

Ainur Irawan

Yah, ini nama kerenku di dunia maya. Sejak tahun 2011 aku sudah memakai nama ini baik di Facebook, Facebook dan facebook. Hahaha. Sejak awal 2008, awal membuat facebook aku mengunakan nama “Irawan Hibiki Tech-kun”, “Nawarie-kun” di tahun 2008-2009(kedua nama ini terinspirasi dengan Naruto), Irawan Max Conf pada tahun 2009-2011 (ikutan nama account wordpress yang lama). Dan terakhir yah pakai nama Ainur irawan itu sampai sekarang.

Entah kenapa, aku menyelipkan nama “Ainur” di tengah-tengah nama anakku yang pertama Naila Ainur Zahira, padahal nama Ainur disini juga gak ada artinya. Mungkin karena anakku yang pertama lebih mirip ibunya, hanya kejahilannya saja yang mirip denganku. Jadi aku memasukkan nama penaku di tengah agar dia tau siapa bapaknya, hahahaha.

****

Ya itulah asal-usul nama-nama panggilanku, terserah mau manggil aku apa, asalkan jangan panggil aku “Sayang” atau “Ayah” atau “Panda” saja. Itu panggilan khusus dari istriku tersayang. Hihihihi 😀

03 April 2017 ~ Ainur Irawan

Iklan

16 pemikiran pada “My Name Is…..

  1. Ping balik: Sahabat Sejati  Itu, Pernah Menghirup Bau Kentut Bersama | Pennadiri

  2. Ping balik: Rencana 30 Hari Menulis Di Bulan April | Pennadiri

Tinggalkan Sebuah komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s