Kesialan itu Keberuntungan Yang Tertunda


#30Hari_Menulis_Di_Bulan_April
Hari ke-13 => Tema Kesialan : Ceritakan Hari Tersial Dalam Hidupmu

30 hari menulis di bulan april - Hari ke 13 - Tema Kesialan

Hari ke 13 – Tema Kesialan

Hai, sudah hari ke-13, masih lama juga menuju ke 30, Semangat

Kebanyakan orang menyatakan nomer 13 adalah nomer ketidak beruntungan atau hari kesialan. Bagiku, itu hanya sebuah mitos saja, tak ada penjelasan masuk akal bahwa sebuah angka dapat menjadikan sebuah keberuntungan ataupun kesialan pada pemiliknya. Kan kasian banget dong bagi yang lahir tanggal 13, hidupnya sial melulu dong.

Sengaja membuat tema kesialan pada hari ke-13, biar aura mitosnya semakin menjadi-jadi, wkwkwkw. Gak ada maksud percaya pada mitos atau maksud lain sih, hanya menempatkan tema sesuai angka yang aku suka saja. Seperti halnya tema ulang tahunku aku tempatkan pada tanggal lahirku.

Tapi, kalian pasti pernah merasakan hari dimana itu bukan harimu, selayak kamu mendapat cobaan bertubi-tubi atau kesialan di seharian penuh tersebut. Nah aku juga ingin cerita tentang hal tersebut, disaat hari yang benar-benar sangat disayangkan untuk di lupakan *eh… 🙂

Pernah Potong Rambut Sampai Tiga Kali Dalam Sehari

Bukan potong rambut sebenarnya, tepatnya di potong secara paksa rambut ku sampai tiga kali dalam sehari.

Waktu itu aku masih kelas dua SMA, berangkat sekolah itu harus nunggu teman berkumpul terlebih dahulu, selain bisa di anggap kompak, rasanya menyenangkan sekali saat naik bis dengan mereka. Akhirnya tiap hari, kita berangkat dengan waktu yang cukup mepet.

Waktu itu ada kendala teknis di Bus yang aku naiki, hingga sampai depan sekolah, kita hanya telat 5 menit. Di depan gerbang sekolah, udah ditunggu oleh beberapa guru yang siap menghukup siswa yang terlambat.

Intinya telat kurang dari 5 menit, hukumannya push up 15 kali, kalau di atas 5-15 menit, hukumanya 30 kali push up. Untuk wanita, push up nya di ganti dengan skot jump sebanyak itu.

Ditanya sama guru tersebut, “kenapa telat!”

Jawab kami serentak “ Bisnya mogok tengah jalan pak, akhirnya kita naik angkutan umum setelah diturunkan

Itu bukan alasan!” kata guru tersebut “kenapa tidak berangkat lebih awal?, saya loh rumahnya lebih jauh dari rumah kalian, tapi tidak telat

Krik..krik..krik  semua pada diam, ya begitulah kalau berhadapan dengan guru Fisika yang mempunyai kendaraan sendiri. Karena logikanya dia bekerja, bahwa jarak yang jauh x kecepatan standart akan menghasilkan waktu yang cukup lama untuk menempuh jarak tersebut dibanding jarak yang dekat. Mungkin akan berbeda kalau Guru yang menghukum adalah Guru Matematika. Bisa jadi Beliau akan mengunakan rumus peluang dan kemungkinan. hahahaha

Dan sialnya, waktu itu rambutku sedikit panjang, jadi sejak di gerbang sudah kena hukum push up dan potong rambut ala kadarnya. Kesialan itu masih belum berakhir, waktu itu hari senin dan ada upacara bendera. Karena datangnya telat, otomatis membuat barisan sendiri dekat paduan suara, bedanya barisan ini menghadap terik matahari.

Setelah upacara selesai, masih saja hukuman berlanjut. Kali ini hukumanya dengan lari keliling lapangan basket sebanyak 5 kali saja. Dan setelah lari, rambutku di potong untuk kedua kalinya oleh Guru BP, padahal aku udah bilang bahwa tadi di gerbang juga udah di potong oleh guru ini, tapi tetap saja Guru BP tetap memangkas lebih parah dari pada Guru fisika yang jaga di gerbang.

Setelah masuk kelas, seusai jam istirahat, terdapat pengeledahan lagi oleh beberapa guru. Kebetulan saat itu lagi ulangan, jadi nggak bisa kabur dari kelas. Pas waktu itu, Wali kelasku yang jadi petugas geledah-geladah kelas. Rambutku kan panjang, sewaktu di gerbang, hanya memotong rambut depan bagian kiri. Saat di lapangan basket, guru BP memotong rambut bagian belakang dan sangat parah.

Dan waktu dikelas, aku juga masih kena pelanggaran masalah rambut. Padahalmodel rambutku benar-benar hancur gegara dua guru tadi pagi. Aku udah berbicara dengan wali kelas kalau aku sudah dua kali kena potong rambut. Tapi wali kelasku bilang “tenang, aku rapikan biar terlihat bagus”.

Dan alhamdulillah, memang dirapikan oleh wali kelasku. Hanya yang bagian belakang yang terlalu parah untuk diselaraskan masih terlihat parah untuk dilihat.

Tak Pernah Memenangkan Kupon Gerak Jalan

Disetiap event gerak jalan dan mendapat kupon berhadiah, Sejak aku kecil sampai sekarang,tak pernah sekalipun aku merasakan indahnya mendapat keberuntungan dari kupon yang aku miliki.

Tak pernah nomer kupon yang aku bawa, di panggil oleh pembawa acara sebagai pemenangnya. Tahun kemarin juga begitu, padahal aku merupakan panitia yang otomatis mendapat jatah kupon lebih banyak ketimbang warga lainnya.

Tapi, tetap saja, hadiah terkecilpun tak ada yang menyangkut di beberapa lembar nomer kuponku. Entah emang keberuntunganku tak pernah ada atau memang kesialanku muncul saat menghadapi kupon seperti ini.

Tapi, ada baiknya juga. Berarti aku mungkin terlahir untuk jadi manusia yang baik, karena tidak cocok untuk berjudi dan membeli nomer Togel, wkwkwkw 😀

Pernah Cedera Engkel, Padahal Besoknya Ada Seleksi

Nah kejadian ini yang paling aku sesalkan, awalnya aku ada seleksi untuk masuk timnas (baca:team satu kecamatan) sepakbola usia dibawah 15 tahun dikotaku. Itu kesempatan banget untuk unjuk rasa gigi atas kemampuanku di level satu kecamatan.

Seminggu sebelum seleksi, di SMP ku juga mengadakan Class meeting untuk merayakan ulang tahun sekolahan. Lomba yang aku ikuti tentu sepakbola, lari 5km, basket, voli dan Mipa. Banyak yak.. hahaha

Mungkin karena aku multi talenta, wkwkwkw #Songongnya kumat

Untuk sepak bola, Aku memang pemain inti di kelas, tapi untuk Basket dan voli, aku hanya sebagai pemain pengganti, syukur-syukur kalau tidak main. Tapi karena hal tersebut kejadian cedera engkel itupun terjadi. Sewaktu semi final lomba basket, aku masuk mengantikan temanku karena mengalami kram (diperut) di pangkal paha #jangan membayangkan yang aneh-aneh loh.

Sebenarnya aku tidak begitu jago main basket, cuma sekedar dapat bola entar dilempar ke yang lain lagi, atau rebound karena tinggiku yang lumayan, dan juga shoot yang lumayan akurat (dari 10 tembakan, hanya 9 yang melesat).

Disaat diserang musuh, dan ada kesempatan Reboud. Aku mencoba untuk ambil bagian dan bertabrakan dengan musuh yang tubuhnya lumayan kekar dan item pula. Akhirnya aku terjatuh dengan posisi kaki kanan yang tidak bagus, dan rasanya memang terkilir saat jatuh tersebut. Tapi itu masih belum selesai, musuh yang bertabrakan dengan aku pun ikut terjatuh dan kakinya menginjak kaki kananku yang sempat terkilir dengan bunyi “Krek”. Itu cedera paling parah yang pernah aku alami, butuh 3 bulan untuk mengembalikan kondisi kakiku seperti semula. Biarpun sudah sembuh, pergelangan kaki kananku sudah tidak seperti biasanya.

Karena cidera itu, aku hanya menyelesaikan lomba MIPA antar kelas dan juara dua di bawah kelas Unggulan. Team Voli juga di menangkan oleh kelasku begitupun dengan sepak bola yang harus di akhiri dengan kemenangan setelah menang adu pinalti dari kelas lawan dan lari 5km, jelas di ambil oleh teman sebangku ku yang sudah terbiasa mewakili sekolahan untuk lomba pelarian  seperti ini.

Pada awalnya aku memang sangat menyesal karena hanya bisa jadi penonton dan ngak bisa ikut seleksi timnas, dan juga tidak ikut final sepak bola antar kelas tersebut. Tapi, setelah dipikir-pikir, ada hal baik dengan cederanya kaki kananku itu. Semenjak cedera, aku terus mengasah kaki kiriku untuk menendang bola dan mengiring bola. Hingga akhirnya, aku bisa menendang bola dengan kaki kiri yang sama bagusnya dengan kaki kananku. Bahkan, aku lebih menyukai posisi baruku, sebagai Gelandang kiri (mildfilder Left) seperti yang disukai Pavel Nedved saat di Juventus dulu. Sejak saat itu, aku jauh lebih matang dan bisa ditempatkan di kanan atau di kiri oleh pelatihku.

*****

Memang ada kalanya hari tak seindah yang kita harapkan, rencana yang sudah matang harus terkendala dengan Takdir yang menentang. Tapi, jangan menyerah karena hal tersebut. Yakin lah, jika planing A gagal, masih ada 25 Abjad lagi yang bisa kamu pilih untuk jadi strategi berikutnya.

Sama halnya jika pasangan yang kamu incar telah diambil orang lain, Bersabarlah intuk itu, Dan yakinkan dirimu bahwa, masih ada banyak pasangan lain yang bisa kamu ambil dari incaran orang lain. Wkwkwkw 😛

13 April 2017 ~ Ainur Irawan

Iklan

11 pemikiran pada “Kesialan itu Keberuntungan Yang Tertunda

  1. Aku juga gak pernah percaya angka 13 itu angka sial, tapi kalau hari naas itu sering kualami. Sepertinya sehari itu ada-ada saja masalah yang dihadapi, demikian juga ada suatu hari yang seharian itu menemui hal yang menyenangkan terus…gak tahu ya kenapa, tapi menurutku semua itu hanya kebetulan saja ya…

    Disukai oleh 1 orang

  2. Ping balik: Rencana 30 Hari Menulis Di Bulan April | Pennadiri

Tinggalkan Sebuah komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s