Aku Tuh, Nggak Suka Di Gini’in


30 hari menulis di bulan april - tema ketidaksukaan

#30Hari_Menulis_Di_Bulan_April

Hari ke-17 => Tema Ketidaksukaan : Ceritakan Apa Yang Tidak Kau Sukai

Hai…

Abaikan judul artikel ini yang sedikit agak ngeeh, Tema hari ke-17 ini adalah tentang ketidak sukaanku terhadap sesuatu hal. Namanya juga manusia biasa, pastilah ada hal yang disukai dan ada juga yang tidak disukai.

Membahas hal yang aku sukai itu banyak, bahkan sesederhana melihat senyumanmu aja merupakan kesukaanku tiap hari. Tapi untuk hal yang tidak aku sukai, rasanya tidaklah mudah aku jabarkan disini. Terkadang aku suka makan makanan ini, tapi di lain waktu, aku nggak suka makanan ini. Jadi perihal ketidak sukaanku itu masih labil banget, wkwkwkw

Tapi ada beberapa hal, yang sampai sekarang aku tidak menyukainya. Bahkan bisa dibilang benci.

Nggak Suka Makanan Sejenis Kerang

Aku tuh orangnya jarang rewel perihal makanan, yang penting di masakin dengan ketulusan, ikan apapun akan aku santap dengan lahap. Mau di masakin tahu sama tempe saja, boleh… Ayam goreng atau ayam bali, boleh pake bingit… apalagi kepiting dan lobster,.. yummy banget. wkwkwkw

Cuma ada beberapa makanan yang aku tidak suka, yaitu makanan sejenis kerang-kerangan. Diolah sebagaimanapun bentuknya, tetap aku tidak menyukainya. Jangankan memakannya, bau kerangnya aja udah bikin muntah. Sama halnya dengan Kupang, aku tidak suka makanan tersebut. Tapi untuk kupang,  saat di jadikan kerupuk, justru aku malah suka, wkwkwk

Nggak Mau Sakit Gigi atau Sariawan Lagi

Udah deh, mendingan sakit hati dari pada sakit gigi, wkkwkwkw. #Tapi mendingan tidak sakit sama sekali sih.

Terakhir kali aku sakit gigi sekitar kelas 5 SD, jika suruh milih antara sakit gigi dan sakit hati. Aku lebih milih sakit panu di kaki. Hahahaha.

Dulu sewaktu SD, hampir sebulan aku sakit gigi. Tidur tak nyenyak, makan tak nafsu, bawaanya pengen banting-banting sesuatu. Saking keselnya, pernah aku mukulin pipiku dengan genggamanku sendiri. Pernah juga memukul gigi dengan besi, biar sekalian copot gitu. Tapi bukannya copot, amalah sakitnya tambah menjadi-jadi.

Ya Alhamdulillah sih, pengalaman SD dulu tidak terulang sampai aku dewasa ini, Mungkin ulat giginya udah pada mati kena nikotin yang tiap hari aku hisap.

Yang sering sekarang malah sariawan di bibir, hmmm, sejenis penyakit di mulut itu benar-benar menyusahkan. Karena kita tidak bisa menikmati kenikmatan yang kebanyakan lewat dari bibir.

Baca juga  : Gigitan rasa patah hati

Paling Nggak Suka Saat Punya Hutang

Hayo, siapa yang suka saat punya hutang..! hahaha

Bagiku, hutang tuh semacam zat addictiv, sekali hutang dan menjadi terbiasa, rasanya tidak semangat kalau tidak hutang. Padahal ada uang, tapi karena terbiasa hutang, maka hutang dulu hingga menumpuk, ujung-ujungnya tidak bisa bayar karena udah terlalu banyak.

Kalau aku paling benci dengan hutang, cukup sekali aja aku hutang dengan kredit speda motor dulu. Rasanya tidak bebas saat punya hutang seperti itu. Hingga sekarang, aku mencoba tidak berhutang kepada siapapun kalau tidak kepepet. Mungkin saat tidak bawa uang, dan lagi butuh untuk bayar sesuatu, biasanya aku pinjem ke teman, tapi besok udah aku kembalikan.

Yang aku takutkan adalah masalah kelupaan, aku tuh orangnya pelupa. Takutnya, saat sudah berhutang, aku dan si peminjam ini lupa. Apa entar di akhirat tidak di tagih hutangku itu. Biarpun cuma 2 ribu saja, kan tetap saja ijab-qobulnya adalah pinjam meminjam. Wah, bisa memberatkan timbangan buruk tuh, kan sangat disayangkan.

Paling Nggak Suka Saat Didiemin

Aku tuh ngak suka di diemin! Sukanya di manjain…wkwkwkw

Istriku tuh paling suka diem kalau lagi marah atau terluka hatinya gegara sikapku. Ya harap di maklumin, aku yang sudah terbiasa cuek dengan sesuatu hal sejak kecil, terkadang aku kurang sensitif terhadap hal-hal kecil menurutku. Tapi tidak bagi istriku ini.

Dulu disaat awal pernikahan, biarpun sudah mengakrabkan diri hampir setahun dengan keluarga masing-masing. Tetap saja masalah utamanya adalah perihal kebiasaan baru dari keluarha baru. Adaptasi dengan keluarga yang baru, adat yang baru dan tetangga yang baru juga tidaklah semudah membalikkan telapak tangan.

Disaat dia sebel dengan sikapku atau dengan keadaan sekitar tempat tinggal yang jauh berbeda dengan kebiasaan yang dia lakukan di tempat tinggalnya dulu. disitulah dia diam.

Susahnya tuh disitu!

Ditanya kenapa?, jawabnya singkat banget “Nggak apa?” tapi kok diam dan sedikit cemberut. “Yakin tidak apa-apa!”. Dia diam lagi.

Saat didiamkan seperti itu, rasanya waktu itu tak bergerak. Rasa kesal menumpuk dikepala. Disaat aku mengacuhkan hal tersebut, pasti dia balasnya lewat chat “Mas, memang tidak pengertian!”.

Diperhatiin dengan di tanya, jawabannya tidak memuaskan. Di diemin malah tambah salah, terus aku harus ngapain.  Tapi yah alhamduliilah, sekarang udah menemukan rumus untuk menenangkan jika masalah seperti itu terulang lagi.

Setiap masalah memang harus di bicarakan dan di musyawarakan biar terdapat sebuah solusi yang mufakat dan bisa di jalankan kedua pihak dengan keikhlasan. Nah untuk memancing bagaimana pembicaraan ini bisa terjalin nyaman dan tenang, dibutuhkan pengalaman, dan setiap pasangan pasti punya cara sendiri dalam menenangkan hati pasangannya, dan itu tidak selalu sama.

Baca juga : Jika pasangan anda cerewet, manja, pencemburu, berbahagialah karena wanita seperti itu type setia

****

Ya itu aja sesuatu hal yang tidak aku sukai, memang tak banyak, mungkin aku juga binggung mau nulis apa tentang hal yang tidak aku sukai itu. Kalau kalian, apa ada sesuatu yang tidak kalian sukai?

17 April 2017 ~ Ainur Irawan

Iklan

14 pemikiran pada “Aku Tuh, Nggak Suka Di Gini’in

  1. Ping balik: Rencana 30 Hari Menulis Di Bulan April | Pennadiri

Tinggalkan Sebuah komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s