My First Love


My First Love - cinta pertama

hari ke-19 tema Cinta pertama

#30Hari_Menulis_Di_Bulan_April
Hari ke-19 => Tema Cinta Pertama : Ceritakan Tentang Cinta Pertama Dalam Hidupmu

Hai..

Tema kali ini tentang Cinta pertama….

Hmmmm… di ceritain nggak ya? Hahaaha..

Sebenarnya antara malu dan lupa juga untuk mau cerita, bahkan wajahnya aja aku udah lupa.Harusnya kan cinta pertama tak kunjung sirna. Tapi entah kenapa, justru aku tidak begitu ingat saat pertama kali jatuh cinta.

Eh, sebentar! “Cinta pertama dan pertama kali jatuh cinta” itu sama kan?

Arrggh, jadi bingung jadinya. hahaha 😀

Kalau pertama kali jatuh cinta, mungkin waktu Masa Orientasi Siswa (MOS) SMA kali yak. Kalau zaman SD mah, yang dipikiranku cuma 3 hal, pertama jelas tentang mainan, yang kedua tentang kapan bisa main dan yang terakhir tentang kalau bisa besok  main lagi. Hahahaha.

Begitupun waktu SMP juga begitu, Pernah aku cerita kalau sewaktu SMP aku berada di kelasnya anak pinter-pinter, dan ironisnya aku tidak pinter saat itu, wkwkwkw. Sekarangpun kayaknya juga kagak pinter-pinter amet, cuma sekarang jauh lebih dewasa, wkwkwkwk.

Sewaktu kelas 3 SMP, Sedikitnya aku mulai dewasa, mulai mengenal sosok lawan jenis dengan seksama dan mulai berhasrat untuk bisa bercanda maupun mengenalnya lebih jauh. Tapi semua itu hanya diangan saja, karena aku sendiri terlalu takut untuk mendekati mahluk Tuhan yang bernama “Wanita” ini.

Hanya segelintir yang sudah akrab sejak kelas 1, juga saat itu aku masih belum menemukan sosok yang membuatku terpukau hingga terbawa sampai mimpi kala itu. Mungkin saat itu aku belum masuk ke masa Puber, jadi belum bisa merasakan cinta atau hal lain semacam itu.

Dan sewaktu memasuki masa SMA, lebih tepatnya hari dimana aku masuk ke sekolah untuk pertama kalinya sebagai siswa SMA. Seragampun belum dapat, masih memakai baju SMP dengan celana pendeknya.

MOS (Masa Orientasi Siswa). Hari dimana anak baru bisa dikerjain sesukanya oleh kakak kelas. Untungnya aku merupakan siswa yang cukup cerdas dalam menanggapi event tahunan sekolah tersebut. Aku memilih bolos di hari pertama sekolah, luar biasa bukan? Wkwkwk

MOS diselenggarakan selama 3 hari, 2 hari itu siswa baru dikerjain habis-habisan oleh kakak kelas, dan aku masuk di hari kedua dan hari terakhir. Sempat kena hukuman juga dari kakak kelas.

Di hari terakhir juga ada pembagian kelas dan pengenalan kejuruhan masing-masing. Kita murid baru di kumpulkan di sebuah aula besar dan di suruh mendengarkan diskripsi tentang kelas tersebut. Sejak awal pendaftaran aku memilih jurusan “Elektro” di formulir pendaftaran sekolah, tapi karena suatu perubahan kurikulum. Jurusan elektro di hapus, di ganti dengan Komputer jaringan.

Nah di hari terakhir itu, aku baru melihat sosok wanita yang sangat cantik di mataku. Duduk di pojokan aula yang dihuni para kakak-kakak OSIS, dengan rambut sebahu dan dibiarkan terurai.

Tingginya paling cuma 156cm, tapi justru karena dia tidak tinggi, terlihat imut dan manis.Sepanjang para guru mendiskripsikan mata pelajaran tiap  jurusan,  justru aku menghabiskan waktu tersebut untuk memandangi wajahnya.

Aku tak pernah melihat wanita sebegitunya, karena aku sendiri belum pernah jatuh cinta. Dalam hati aku bertanya, tanya, apa ini yang dinamakan jatuh cinta?

Aku tak melihat bunga-bunga disekitar aku memandang seperti saat kejadian ada yang jatuh cinta di  televisi. Juga aku tidak melayang-layang bahkan sampai muka ku memerah karena melihat dia. Yang aku tau, udara yang tadinya panas karena seluruh siswa berada dalam satu aula yang sama. Tiba-tiba ada rasa dingin yang menyeruak keluar dari dalam dada. Ada rasa tenang saat aku memandangnya.

Entah sudah beberapa lama aku memandangnya, hingga ceramah sore itu selesai. Ingin sekali aku bisa menghentikan waktu untuk bisa melihat wajahnya terus kala itu.

Yah, mungkin aku jatuh cinta, jatuh cinta pada pandangan pertama.

Tapi apalah aku, hanya pengecut yang selalu sembunyi di balik bayang. Hingga dia lulus pun, aku tak bisa mengatakan kalau aku pernah menyukainya. Hahahaha. Ya setidaknya aku pernah berpose bareng dalam sebuah bingkai.

Dan sekarang, Kita sudah menjalani kehidupan masing-masing. Dia sudah berbahagia dengan suaminya dan aku pun sudah bahagia dengan istriku juga.

Tak ada yang berkesan dalam cinta pertamaku itu, mungkin memang bukan cinta pertama kali yah, lebih tepatnya sekedar Fans atau pemuja rahasia, hahahaha. Kan soalnya, hingga akhir aku belum bisa untuk mengatakan hal yang sebenarnya,Tapi senang aja ada sesuatu yang membuat aku giat untuk bersekolah.

Kalau kalian? Cnta pertama seperti apa yang kalian alami?

19 April 2017 ~ Ainur Irawan

Iklan

18 pemikiran pada “My First Love

  1. Ping balik: Rencana 30 Hari Menulis Di Bulan April | Pennadiri

Tinggalkan Sebuah komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s