Lucunya Si Nisa Berdzikir


Pagi kawan….

Kemarin pas pulang kerja hujan-hujanan dari pabrik, sudah memakai mantel dan berdoa agar selamat di jalan. Akan tetapi baru berjalan 2km, hujannya berhenti. Dan sepertinya di daerah itu belum terkena hujan sama sekali.

Ah emang benar, Rinduku membawa hujan, wkwkwkw

Aku sedang merindu saat lampu padam kemarin sesaat sebelum bel pulang kerja, dan kala itu hujan pun turun seketika itu. Dari kemarin aku bertanya-tanya, apakah Rinduku ini bisa mendatangkan hujan. Eak,... Yah aku tahu, aku bukan Goblin. wkwkwkw.

Oke, setelah sampai di rumah, aku cipika-cipiki dengan istri ♥♥, lanjut mandi pakai sabun mandi, oh iya keramas juga soalnya baru kena hujan.

Setelah itu, terlihat banyak anak kecil ngumpul di depan rumah. Sambil ganti baju, aku mendengarkan anak-anak kecil sedang berdzikir menyebut “La ila haillallah” secara berulang-ulang dan dengan suara serempak.

Mainan apa’an sih anak-anak tetangga itu, Pake nyebut “La ila haillallah” lagi.

Akhirnya aku tenggok di ruang tamu, ternyata mereka bermain dengan anakku yang paling kecil, Si Nisa. Lucu deh tingkahnya saat dengar Dzikir seperti itu.

Sebenarnya tidak hanya Dzikir seperti itu yang membuat si Nisa mengeleng-ngelengkan kepalanya. Bahkan denger suara Albanjari di Madrasah pinggir rumah juga mengelengkan kepalanya sampai bunyi “terbang” (alat yang di pukul dengan tangan untuk albanjari) berhenti berbunyi.

Baca juga : Tangisan Bidadari Peluluh Hati

Sama halnya dengan ndengerin lagu India atau Dangdut saat jalan-jalan di pusat kota Pandaan. Kan di pinggir jalan banyak tuh yang jualan Kaset ataupun CD music. Dan biasanya musicnya di nyalain dengan keras. jadi setiap dengar, Si Nisa ini mberontak ingin goyang.

Bedanya saat dengar lagu dangdut atau India, Dia hanya bergerak naik turun, juga sesekali menaik turunkan kepalanya seakan dia juga bisa menikmati musik. Lain saat dengan Dzikiran atau Bunyi Al-Banjari, yang digoyangkan cuma kepalanya ke kiri dan ke kanan beserta tubuhnya juga.

Yah semoga kelak, dia menjadi wanita yang selalu melafadkan Dzikir tersebut, Biarpun ayahnya kadang sering lupa untuk mengingat-NYA disetiap keadaan apapun. Aamiin.

Iklan

8 pemikiran pada “Lucunya Si Nisa Berdzikir

Tinggalkan Sebuah komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s