Kopi Berbagi Bahagia


Secangkir kopi aku seduh untuk menemaniku begadang malam ini.

Sebenarnya bukan begadang yang tak pasti, hanya sebuah rutinitas tanpa henti untuk mencari sesuap nasi.

Bagiku, Secangkir kopi ini adalah teman dalam kesendirian.

Bukan!.

Tentu bukan seperti kesendirian yang engkau rasakan

Sungguh bukan karena aku sedang dilanda keputusasaan. Aku hanya sendiri karena suatu keadaan. Dan itupun tak lebih hanya sekitar 10 jam.

Secangkir kopi ini hanya sebuah kebiasaan, bukan dengan secangkir kopi membuatku bisa bertahan tidak tidur semalaman.

Sungguh, tak ada pengaruh yang cukup berarti disaat aku meminumnya.

Sebab, yang kurasa selalu rasa ngantuk yang sama, walaupun sudah berkali-kali menyeduh kopi ini dengan seksama.

Hidup itu seperti secangkir kopi,

Kadang terasa manis dan kadang ada juga yang terasa pahit.

Rasa manis mengingatkan kita pada momen-momen indah yang membuat kita tersenyum bahagia, bahkan tertawa lepas bersama.

Akan tetapi,

Dalam secangkir kopi juga terdapat rasa pahit, mungkin kita sering mengalami kepahitan di dunia ini. Tak jarang kita juga merasakan terluka dan sedih karenanya.

Tapi inilah hidup, Semanis dan sepahit kopi yang engkau bagi kepadaku.

Bagiku, Engkau dan kopi ini sama.

Sama-sama menemaniku dalam sekian kali aku bertahan di dinginnya kesendirian malam.

Walau memang tak selalu, dan bahkan hanya sekejab waktu. Tapi hal itu lumayan menghiburku dalam menjalani hari-hari berlalu.

Aku suka meminum kopi ini, Dan semoga, kamu juga suka meminumnya. Tidak hanya dengan membaginya saja, tapi benar-benar menikmati rasanya.

Wahai sahabatku

Mungkin kita memang tak kenal lama, tak pernah bertatap muka, bahkan kita pun juga tak pernah tau, bahwa kita ini ilusi ataupun nyata.

Yang aku tau,

Aku hanya ingin mengucapkan rasa syukurku akan nikmat ini. Yah, nikmat kopi yang kau bagi bersamaku kali ini.

Terima kasih telah berbagi kebahagiaan bersamaku.

Semoga apa pun yang terjadi, Doaku untukmu agar kau selalu tersenyum bahagia.

 

#KopiBerbagi #RuangObrol #Obrolin

Ainur Irawan

Iklan

36 pemikiran pada “Kopi Berbagi Bahagia

  1. Pantas saja tidak berpengaruh pada pekantukan. Masih ada rasa manisnya.
    Pakailah air yang sungguh-sungguh mendidih. Kopinya setengah cangkir, gulanya beberapa butir saja. Rasakan sensasinya. Dan di sana, kopi tidak akan terasa pahit, juga tidak terasa manis. Dengan demikian, kau akan menemukan arti hidup yang sebenarnya.

    Disukai oleh 1 orang

  2. Wah mas, kopi memang minuman yang enak… Tapi semenjak saya mengalami rasa sakit di lambung saya, saya jadi mengurangi kadar kopi saya, jadi saya menggantinya dengan air putih deh -_- kwkwkwk

    Mas ijinkan saya membetulkan beberapa typo… Kalau mas berkenan hhehe

    Tapi inilah hidup, Semanis dan sepahit kopi yang engkau bagi kepadaku (huruf s di Semanis pakai huruf kecil saja)
    Walau memang tak selalu, dan bahkan hanya sekejab waktu. (bukan sekejab tapi sekejap)

    Disukai oleh 1 orang

  3. Kopi yang sehat itu:

    Kopi bubuk sendiri (bukan sachet), diseduh dengan air yang mendidih sampai blubuk-blubuk, bahkan masih blubuk-blubuk dalam gelasnya. Gulanya dikit saja.

    #Abaikan
    #Sejatinya fatwa kopi itu tak ada

    Disukai oleh 1 orang

  4. Entah sudah berapa banyak tulisan yang kubaca di wordpress dari orang-orang pecinta kopi :’)
    Sebagai seseorang yang nggak suka minum kopi, aku nggak ngerti gimana rasanya kak :’)

    Suka

  5. sebenarnya sih bebas aja mau pake gula atau engga… namun konon kalau pakai gula itu seperti “menghianati” sang kopi… hehehehe… entahlah, aku sendiri memang sangat suka dengan kopi yang sangat kental dan pahit. dan syukurnya sebanyak dan sepahit apapun rasanya aku tidak pernah menjadi tidak ngantuk, tidur ya tidur aja… Pernah aku ngopi (deep black coffee) sebanyak 7 gelas dalam waktu 2 jam ngorbol, sampe rumah langsung tidur dengan nyenyak.. heheheh… mari kita menggiatkan ngopi! angkat gelas

    Suka

Tinggalkan Sebuah komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s