Mengoptimalkan Blog WordPress Dengan Cara Sederhana


Mengoptimalkan blog wordpress dengan cara sederhana biar SEO friendly

Mungkin akan menyenangkan kalau punya blog yang punya banyak tampilan-tampilan menarik, seperti variasi-variasi di sidebar, entah gambar, widget media sosial ataupun seperti ada saljunya yang turun di page, atau ada musiknya dan sebagainya.

Tapi taukah kamu, kalau mengunakan hal-hal seperti itu akan memberatkan kinerja blog. Terutama saat di akses oleh pengunjung.

Kan percuma mempunyai artikel menarik sekaligus tampilan blog yang kece abis, tapi susah di load.

Kalau aku sebagai pengunjung, pasti sangat sebal dengan loading yang cukup lama untuk membuka page tersebut. Ataupun dengan adanya musik, rasanya tidak semua orang akan suka dengan musik yang disajikan oleh blog. Karena musik itu masalah selera.

Bagaimana saat mendengar musik itu justru pengujung merasa benci. Mungkin lagu itu mengingatkan tentang mantan atau lagu itu merupakan lagu yang paling dibenci. hahaha 😀

Oke, itu agak berlebihan. Tapi setidaknya kita harus berfikir bagaimana membuat blog kita itu nyaman bagi pengunjung.

Sederhana tapi menarik. Sederhana tapi cantik dan Sederhana tapi bermanfaat

Kata-kata ini yang mendasari saat aku memilih wanita idamanku, eh, hahahaha :P.

Dulu sebelum aku membuat blog, aku sudah merencanakan tentang judul, tagline dan kategori apa saja yang akan aku bahas jauh-jauh sebelum aku menerbitkan blogku untuk pertama kali.

Begitupun dengan tampilannya, aku mencari Theme yang pas dulu sekalian aku buat Header yang sederhana. Intinya headerku tak akan aku ganti ditengah jalan.

Sederhana tapi menarik, maksudnya aku ingin membuat blog yang sederhana, tapi bahasanya menarik. Walaupun hanya curhatan yang penting bisa menarik antusias pengunjung untuk membacanya.

Sederhana tapi cantik, aku tak menghiasi tampilan blogku dengan hal bermacam-macam, cukup kategori, Fanspage, Tombol Follow, dan Medsos. Warna backgroudnya juga putih, biar terlihat bersih. Tapi tampilan seperti itu justru terlihat minimalis dan menarik.

Sederhana tapi Bermanfaat, Widget yang aku pasang, kebanyakan memang aku khususkan untuk pengunjung agar lebih mudah follow blog dan follow fanspage, juga agar pengunjung lebih mudah mencari artikel yang dibutuhkan lewat arsip yang tersedia.

Nah, kali ini, aku ingin share sesuatu yang sederhana tapi cukup bermanfaat untuk blog itu sendiri. Cara ini jarang dilakukan oleh blogger pemula yang baru membuat blognya, khususnya untuk Platform wordpress.

Yuk simak sama-sama.

Edit Permalink (Permanent Link)

Edit permanent link merupakan seo friendlyPasti semua pada tahu, judul yang baik akan berpengaruh pada search engine. Judul itu semacam persaingan untuk bisa menempati page pertama google.

Banyak artikel yang menyajikan judul yang panjang sekali, agar mendapat banyak keyword yang tepat untuk mendiskripsikan artikel itu.

Tapi terkadang, dengan judul yang panjang banyak blogger lupa untuk mengedit permalink dari judul tersebut. Maksudnya permalink itu url dari artikel. Seperti

“https://pennadiri.wordpress/ 2016/11/01/rahkeid-dragneel/”

Ini adalah salah satu url artikel yang ada di blogku dengan judul “Munculnya Rahkeid Dragneel, Dan Penjelasan Siapa Rahkeid Dragneel Yang Sebenarnya”, url itu sudah aku edit permaliknya. Padahal judul artikelnya sangat panjang tapi urlnya pendek saja.

Terus apa manfaatnya?

Manfaatnya dengan fitur permalink ini, konten/artikel yang kita tulis pasti akan lebih SEO Friendly.

Gambaranya gini, kalau artikel kita panjang, otomatis url artikelnya mengikuti judul itu kan, jadi urlnya juga akan panjang sekali.

Lebih enak kita ringkas, maksimal 4 karakter yang merujuk ke keyword yang pas untuk artikel yang kita buat.

Seperti contoh artikel yang aku bahas diatas, defaultnya akan tertulis seperti ini:

“https://pennadiri.wordpress/ 2016/11/01/munculnya-rahkeid-dragneel-dan-penjelasan-siapa-rahkeid-dragneel-yang-sebenarnya”

Setelah aku edit permalinknya menjadi seperti ini

https://pennadiri.wordpress/ 2016/11/01/rahkeid-dragneel/”.

Dan efeknya luar biasa, ini merupakan artikelku yang paling sering dikunjungi oleh kebanyakan visitor di blogku. Dan juga artikel ini sempat menduduki paling atas di page pertama google dengan keyword “rahkeid dragneel, Dragneel, Larcade dragneel, zeref dan rahkeid, ayah rahkeid dragneel, dan sebagainya”

Padahal isinya cuma curhatan saja tentang siapa Rahkeid Dragneel sebenarnya, tapi searching penelusurannya lumayan banyak.

Bukan berarti semua itu gegara permalink, hingga bisa jadi nangkring di posisi page pertama google seperti itu, cuma setidaknya dengan adanya permalink, kita bisa menentukan target keyword yang tepat untuk artikel yang kita buat. Dan permalink juga merupakan pelajaran SEO onpage yang diterangkan oleh temanku :D.

Baca juga : Bagaimana cara menulis artikel blog yang baik

Menghilangkan UnCategories

Banyak diantara kita yang lupa tidak memberi label Kategori pada artikel yang kita publish, dan pada akhirnya artikel tersebut masuk kedalam label uncategories.

Sebenarnya, hal ini tidak berpengaruh apapun terhadap blog kita. cuma rasanya mubazir banget kalau ada label uncategori, kenapa tidak di namanya aja random kategori. Itu lebih masuk akal dan enak dilihatnya.

Tujuan kita memberi label kan untuk mengelompokkan artikel kita sesuai tema. Kalau puisi kita kasih label puisi, kalau cinta berarti artikelnya tentang cinta, curhat berarti sisinya curhatan kita.

Nah kalau uncategory, masuk apa?

Seandainya ada pengunjung suka dengan puisi-puisi yang kamu buat, seandainya pengunjung itu ingin cari lagi artikel tentang puisi di blogmu. Bagaimana cara termudah mereka mencarinya?

Tentu saja dengan klik label atau kategori puisi, bukan?

Tentu sangat disayangkan jika salah satu puisi kesukaanmu masuk ke dalam label uncategori, artikel yang susah-susah kamu buat dengan hati, justru masuk label sampah yang jarang dilirik orang.

Nah makanya, yuk hilangkan label Uncategories. Atau edit saja label tersebut dengan kata yang lain. Caranya masuk dasboard, pilih Post=> Categories. cari label Uncategories, delete atau edit saja kalau label itu sudah ada isi artikelnya. seperti gambar di bawah ini

Cara delete uncategories di wordpress

Setelah itu, tentukan Label default dengan kategori yang paling sering kamu buat. Caranya dengan masuk Dasboard pilih menu Tools => Wrtiting. Ganti Default post Category dengan tema kesukaanmu.

Gambar Default Category post

Gunakan Readmore Pada Artikel

Maksudnya Readmore adalah fitur yang digunakan untuk membuat tulisan jadi terpenggal saat di beranda (Home). Jadi yang terlihat hanya sebagian artikel, bukan keseluruhan artikel.

Kalau aku selalu menggunakan readmore ini di setiap artikel aku, baik itu artikel yang panjang sampai 1000 kata, atau hanya 400 kata. Sengaja aku penggal seperti itu agar pengunjung yang mengunjungi Home atau beranda blogku terpancing untuk mengklik readmore untuk membaca selengkapnya.

Apa manfaatnya?

Tentu saja tentang traffick.

Gini, jika orang berkunjung ke page home dan kita tidak memakai readmore, orang bisa membaca artikel tanpa harus masuk ke dalam artikel tersebut, bahkan sampai 7 judul sekaligus. Baru ketika ingin berkomentar, pengunjung harus mengklik judul artikel itu untuk bisa berkomentar.

Logikanya jika orang membaca lansung di home, traficknya hanya 1 hit saja, baru 2 hit jika klik judul untuk berkomentar. Sedangkan dengan adanya fitur readmore, otomatis pengunjung akan penasaran setiap membaca artikel yang hanya seperlima dari artikel. Pasti mereka akan klik redmore untuk membaca selengkapnya. Dan tentu saja akan ada 2 hits setiap pengunjung membaca 1 artikel, kalau 7 artikel berarti 14 hit.

Menarik bukan!

Readmore ini selain tujuannya untuk mendongkrak hits kunjungan, juga agar artikel terlihat rapi dan manis. Coba bayangkan pria dengan rambut panjang dan pria rambut pendek. Kan lebih ringkas yang rambutnya pendek. Hahaha #apahubungannya.

Baca juga :  Tip agar mendapat ribuan like dan ribuan komentar di blog

Membuat “Daftar Isi” Di Sidebar

Membuat sebuah daftar isi atau sitemap itu sangat diperlukan agar blog kita menjadi SEO Friendly. Juga Sitemap bertujuan untuk mempermudah para pengunjung yang datang dari berbagai sumber untuk mengetahui apa saja yang berada didalam blog atau web kita hanya dari satu halaman saja.

Sitemap juga sangat membantu dalam index ke search engine, karena sitemap ini semacam navigasi blog sehingga Search engine seperti Google mudah untuk meng-index blog kita.

Kalau di blogspot lebih mudah membuatnya, setiap ada pembaruan artikel, otomatis data di Sitemap akan bertambah dengan sendirinya. Sedangkan untuk di WordPress terutama yang gratisan, untuk membuat Sitemap seperti ini butuh manual.

Dan karena alasan itu aku malas untuk membuatnya, hahahaha.

Tapi ada cara untuk mempermudah membuat daftar isi, walau tidak berupa Sitemap yang direkomendasikan oleh SEO, yaitu berupa page. Setidaknya tujuannya adalah untuk mempermudah pengunjung untuk mengecek artikel apa saja yang sudah publish di blog kita.

Seperti di sidebar blogku, terdapat daftar isi yang ada scrollnya. Kita bisa melihat semua isi artikel di blogku dengan melihat daftar isi itu saja. coba lihat di sidebar blogku atau lihat gambar di bawah ini.

Contoh daftar isi di sidebar wordpress

Cara membuat cukup mudah, masuk ke Dasboard pilih Appearance => Widgets. Setelah itu cari pilihan “Text” di Available Widgets. Klik  dan pilih add widgets seperti gambar di bawah ini.

Cara membuat sitemap di sidebar wordpress

Setelah itu, klik pada text di widgets yang kita buat tadi, isikan judul widgets, dan pilih tab “Text” untuk paste kode htmlnya.

Cara membuat sitemap di sidebar wordpress

Isikan kode html di bawah ini di tab text

“div style=”overflow: auto; width: 270px; height: 200px; text-align: left;”>[ archives ]</div”
tambahkan < dan > di awal dan di akhir kode tersebut, dan hilangkan spasi pada tulisan “archives hingga tanda kurungnya tidak terdapat jarak atau spasi.

Pilih save untuk menyimpan, dan boleh di atur tinggi dan lebarnya dengan menganti angka yang berwarna merah tersebut hingga pas dengan lebar dan tinggi sidebar blog kalian .

Baca juga : Tips agar blog wordpress cepat di kenal dan cepat di index oleh mesin pencari

*Note: Ternyata, kode html tersebut bisa di aplikasikan di page, Aku baru nyadar dan sudah mencobanya, padahal dulu pernah aku coba dan hasilnya gagal. wkwkwkw.  Mungkin aku yang salah :).

****

Yah, cukup sekian artikel mengoptimalkan blog wordpress secara sederhana yang bisa aku buat, karena yah cuma begitu-begitu saja sih pengalaman yang aku miliki. Semoga artikel itu bisa membantu bagi yang baru belajar blog seperti aku.

Semoga bermanfaat.

 

#Ramadhan #RuangObrol #Obrolni

Ainur Irawan

Iklan

53 pemikiran pada “Mengoptimalkan Blog WordPress Dengan Cara Sederhana

  1. Wow ini sangat membantu 👍
    Tapi saya masih bingung soal menghilangkan uncategories, soalnya saya biasanya pakai tags. Itu perbedaannya apa ya? Klo hanya pakai tag apa dampaknya beda?
    Trus itu wordpressnya pakai aplikasi ya? Soalnya tampilan saya beda dgn yg di gambar jdi agak susah juga klo mau coba di ubah2
    Oh iya saya manggilnya apa nih? Kak, atau om? 😂 saya masih SMA takut salah hehe

    Disukai oleh 1 orang

  2. Keren mas Ir. Klo setting lwat wp reader bs gak ya, mksudnya msuk k dashboard itu, soalnya gak pke laptop ni, laptop lg in trouble, jd pke hp aj.

    Sy mau buat widget utk daftar isi.

    Di blog ada sih bhas tema ini, tp punya Anda ada panduan teknisnya walau gak full tutorial, hee…
    Mksih.

    Suka

  3. Ping balik: Mempertimbangkan Widget Yang Penting Di Pasang Di Blog WordPress | Pennadiri

  4. Ping balik: Yuk Jadi Guest Post Di Komunitas Blogger Obrolin | Pennadiri

  5. Ping balik: Hal Apa Yang Kamu Cek Saat Pertama Login Di Dasboard Tiap Harinya | Pennadiri

  6. Ping balik: Kelebihan Punya Blog Dengan Custom Domain | Pennadiri

Tinggalkan Sebuah komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s