Asal Kau Bahagia


Artikel kali ini bukan aku maksudkan untuk mengikuti Event GiveAway-nya mas Parman Dan Mbk Rifa tentang “mengeja Bahagia”. Karena jelas-jelas judulnya Asal kau bahagia, bukan mengeja bahagia.

Lagian, artikel ini juga tidak jelas alurnya mau kemana.

Iseng saja aku ingin membuat artikel seperti ini, karena aku sendiri lagi tidak mempunyai ide membuat artikel lain yang berfaedah. Dan sejujurnya aku tidak ingat artikelku ada yang berfaedah, kecuali kebanyakan artikel tentang mengompori yang masih single. Bagiku itu cukup berfaedah dan membuatku bahagia.

Aku bahagia asal kau bahagia juga.

Jika memenangkan perdebatan denganku membuatmu senang, maka akan aku lakukan dengan senang hati, asal kau bahagia.

Kemarin sempat aku terbawa suasana oleh lagu yang baru kudengar, padahal itu lagu sudah lama beredar. Mungkin aku yang tidak update dengan chart lagu di Indonesia maupun di dunia. Dan rasanya aku sudah kehilangan selera untuk mendengarkan musik tiap harinya.

Tanpa sengaja dalam acara buka bersama, aku mendengarkan sebuah lagu dan sesekali memahami liriknya. Bagiku, liriknya itu dalam banget, Aku jadi baper saat mendengarkan lagu tersebut.

Asal kau Bahagia – Armada

Sejujurnya, aku gampang bosan dengan lagu, tapi kemarin setelah mendengarkan lagu tersebut di tempat buka bersama. Aku jadi ingin mendengarkannya lagi sewaktu di rumah.

Karena lagi males untuk cari-cari lewat browser, aku punya ide untuk meminta lagunya Armada ke teman-teman saja lewat fasilitas WhatApp.

Aku chat beberapa orang, Dan alhamdulillah mereka merespon dengan baik, walaupun ada sebagian jawabannya tak menyelesaikan kebutuhan yang aku inginkan. Tapi setidaknya aku mendapatkan lagu itu dengan cepat.

Aku putar berulang-ulang, dan yang paling berkesan adalah tentang kata “Aku punya Ragamu tapi tidak hatimu”. Seketikaa itu, aku jadi galau mendengarkan lagu ini.

Lah emang kalau sudah menikah, masih bisa galau yah bang? Kata salah satu teman yang ngasih lagu ini.

Tidak galau sebenarnya, hanya saat memahami lagunya, jadi teringat masa lalu saja, ternyata Single itu sakit. jawabku

“Memahami sakitnya”, Ah dusta. Katanya….

Yah, Asalkan kau bahagia, aku rela berdusta. hahahaha 😀

Sama halnya dengan artikel ini. Artikel ini aku buat agar engkau juga bahagia.

Aku rela menghabiskan waktuku kemarin hanya dengan mengelilingi pusat perbelanjaan di siang hari yang cukup terik. Bagiku, asalkan melihatmu bahagia, itu sudah cukup walaupun banyak menyita tenaga karena puasa. Dan hasil belanjanya juga tidak sebanding dengan capek yang aku dapat.

Aku senang melihatmu bisa tersenyum puas ketika bisa membeli sebagian baju yang kau inginkan, Walaupun itu cukup memakan banyak dari hasil THR yang aku punya. Dan itupun aku tau bahwa baju-baju itu juga bukan bajumu sekalian. Lebih banyak bajunya anak-anak kita. Dan aku bahagia melihat kau bahagia

Sejujurnya aku tidak tau bagaimana membuat ending untuk artikel ini, karena aku tau, tidak ada ending untuk bisa membuat kamu bahagia selamanya.

Asalkan kau bahagia, akan aku lakukan sebisanya

Ah sudahlah, postingan ini semakin lama-semakin melantur tak jelas arah tujuannya. Biarpun tidak berfaedah, kuharap artikel ini bisa membuatmu bahagia.

#AsalKauBahagia

#CurhatNggakBerfaedah

#Obrolin #RuangObrol

Ainur Irawan

Iklan

44 pemikiran pada “Asal Kau Bahagia

  1. (( ternyata jadi single itu sakit )) hahaha ngena banget ini :”

    Ah kak nur, the power of love yaak, kalau udah cinta, mau seterik apapun tetap ditemani, asal berdua dan bersama dia :”) #hasyah beruntung sekali istri kak nur cmmiiw

    Disukai oleh 1 orang

  2. Saya termasuk yang menjawab dan tidak menyelesaikan masalahnya Mas Nur 😅
    Sudah kelewat malah ya jawabannya.

    “Ternyata single itu sakit” apalagi harus maka bullyan sana sini..

    Tapi aku bahagia kok, masih ada aja yg peduli dengan membully kami 🙌😅
    Anggap saja bullyanny bentuk perhatian pada para single

    Disukai oleh 1 orang

  3. Eaaa eaaa eaaa.. Asal kau bahagia.. 😄😄😄
    Tapi bully yang single tetap jalan ya mas.. wkwkwk.
    Mas Nur kalau nemenin belanja juga ditanya-tanya pendapat gitu gak? Bagusan ini atau ini atau yang itu atau yang di sebelah sana, semacam itu. Kayaknya itu proses yang lama deh.. haha.

    Disukai oleh 1 orang

  4. Ping balik: I’m Back Again | Pennadiri

Tinggalkan Sebuah komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s