Sekali-Kali Kita Perlu Lihat Kebawah


Sekali-Kali Kita Perlu Lihat Kebawah agar kita bisa mensyukuri kehidupan kita

Ada kisah menarik dengan Mas Nur Irawan. Di Paralayang, saya melihat orang yang memakai kursi roda, didorong oleh keluarganya. Saya, sejak dulu, pernah punya fantasi “Dihukum Tuhan karena dosa-dosa saya melalui sebuah kecelakaan yang membuat kaki saya lumpuh total, dan saya harus mengenakan kursi roda selamanya”. Dan, entah kenapa, saya suka dengan gagasan itu. Saya akan menghabiskan waktu dengan membaca dan menulis sepanjang hari, menjalankan kelas-kelas tertentu di rumah, menggerakkan anak-anak muda.

Lalu saya nyeletuk: “Bagaimana rasanya lumpuh, ya? Kehilangan satu fungsi penting dalam hidup. Kita bisa lebih mampu menjadi rendah hati.”

Sedikit kutipan dari artikel yang di buat oleh Bang Ical di blognya, yang aku muat kembali karena aku merasa tertarik untuk membahas ini.

Benar kata Bang Ical, rasanya kita memang perlu di tegur seperti itu agar kita mampu menjadi rendah hati dan jauh dari rasa sombong. Biar kita sadar, bahwa kita hanyalah seorang hamba yang tak bisa apa-apa.

Kita sering lupa dengan rasa syukur kita tentang segala hal. Dalam kebahagiaan misalnya.  Anggap saja ketika mendapatkan sebongkah gaji bulanan.

Pernah aku mendengar kisah dari leaderku di perusahaan aku bekerja. Dia pernah bilang bahwa dia tidak pernah melihat slip gajinya bahkan tidak peduli.

Katanya, “dengan melihat slip gaji, itu menandakan kurang syukur”. Dia berpendapat bahwa seberapapun gaji yang dia terima, dia tidak tahu menahu, yang tahu hanya istrinya saja, hahahaha :D.

Tapi kalau dipikir lagi, Leaderku ini kan termasuk staf perusahaan, jadi biarpun dia tidak masuk kerja, biarpun dia pulang telat sampai malam karena tanggung jawabnya, Tapi gajinya tetap segitu aja.

Soalnya biarpun dia lembur, lemburannya tidak terbayar. Begitu juga saat dia datang terlambat maupun tidak masuk kerja, tidak ada pengaruhnya sama sekali terhadap gaji yang diperolehnya.

Yang paling sering kita lupa adalah mensyukuri perihal kesusahan. Seperti halnya kegalauan remaja karena putus cinta maupun di hianati oleh pasangannya. Sebenarnya hal tersebut bukanlah sebuah kesusahan saja, justru itu adalah kenikmatan yang disamarkan.

Kok bisa?

Hal itu anugerah banget loh, Kan kapan lagi kita bisa patah hati, hahahaha 😀

Patah hati itu sebenarnya kita telah dijauhkan dari orang yang tak seharusnya layak bersanding dengan kita. Biarpun itu perih setidaknya kita bisa mencari lagi kan. Biarpun itu terlalu sakit, tapi suatu saat kita bisa bahagia kok dengan yang lain.

Jadi ambil positifnya saja. Mungkin saja kita perlu perbaiki diri agar bisa bersanding dengan pasangan yang lebih tepat.

Dan bagi yang tidak bisa move-on, berarti dia tidak bisa mensyukuri hal terindah yang sudah di jalaninya.

Sakit karena patah hati itu nikmat banget loh, karena bisa mendewasakan kita. Setidaknya kita bisa mikir, mencari dan memilih yang nantinya bisa membahagiakan kita.

****

Kadang kita perlu melihat kebawah, biar kita tau bahwa tanah yang sering kita pijak ini juga menderita dengan berat badan kita, hahaha 😀

Oh iya, beberapa minggu yang lalu, tepat masih nuansa lebaran. Aku mendapat seorang tamu yang mengingatkanku dengan kenyataan pahit yang dulu pernah aku jalani.

Seorang yang mengalami kebutaan yang mirip denganku, bedanya dia sudah 7 tahun menderita kebutaan seperti itu.

Dia masih muda belia, sekitar umur 25 tahun, berwajah tampan dan tinggi banget mungkin sekitar 180cm. Intinya dia sosok ideal sebagai sosok lelaki idaman wanita.

Aku dulu juga masih berumur 24 tahun, baru menikah dan baru mempunyai anak pertama yang berumur 6 bulan saat aku menderita kebutaan. Pernah aku bercerita tentang hal ini di postingan berjudul “Miracle of ramadhan, Kehidupan dan kesempatan kedua

Pasti sangat berat 7 tahun berlalu tanpa bisa melihat segalanya. Disaat kita sejak dari kecil sudah menikmati banyak hal, dari pemandangan, kegembiraan, dan sebagainya. Tiba-tiba pemandangan itu sirna dan hanya kegelapan dan warna hitam yang terlihat oleh mata.

Jelas itu sangat berat.

Mengingat kembali saat aku tak bisa melihat senyum bahagia orang yang aku cintai itu saja udah cukup menyakitkan. Begitupun saat aku mencoba untuk mengajak main anak, dan ternyata aku salah menghadap di mana anak ku berada.

Disaat kenikmatan itu telah di ambil dari kita, barulah kita mengerti akan arti berharga

Aku lupa saat dulu, bahwa semua yang ada di tubuhku adalah sebuah nikmat dari Tuhan, dari nikmat bisa melihat, nikmat bisa mendengar, nikmat bisa berjalan tanpa ada rasa nyeri, nikmat bisa makan tanpa ada larangan, dan sebagainya.

Semua itu adalah anugerah terindah yang semestinya kita syukuri tiap harinya. Tapi, terkadang kita lupa, bahkan sering kali begitu.

Mungkin kita memang perlu melihat ke bawah, biar kita ingat bahwa tidak semua orang beruntung seperti keadaan kita. Kita terlalu sering melihat keatas saja, melihat kelebihan seseorang, melihat kenikmatan seseorang dan melihat gemerlapnya seseorang. Hingga lupa bahwa yang berada jauh di bawah keadaan kita itu banyak.

So, Nikmat Tuhan manakah yang udah kita dustakan?

 

#RuangObrol #Obrolin #SelfReminder

Ainur Irawan

Iklan

16 pemikiran pada “Sekali-Kali Kita Perlu Lihat Kebawah

  1. Like this yo..

    Keseringan lihat orang di atas memang suka bikin patah hati. Mereka yg beli AC, saya yg kedinginan! hahahahha
    Enaknya kita selalu bersyukur tuh Tuhan selalu mencukupkan hati kita. Jadi kalau org lain beli AC, sepoi2 udara ACnya serasa mengikuti langkah kita *eaaa 😀

    Disukai oleh 1 orang

  2. Bahwa tanah yang sering kita pijak ini juga menderita dengan berat badan kita. 😃

    Kalimat ini meski kalau tidak sekedar dibaca, bagiku maknanya dalam.

    Terima kasih pengingatnya Mas Nur.

    Disukai oleh 1 orang

  3. Wejangan kece yg trus mengingatkan kita spy ttp mnjdi org yg brsyukur, sbb smua hny anugerah Tuhan. Tulisan yg mnghlngi kita utk tdk sombong, tp agar rendah hati, suka menolong, gak cerewet dan rajin menabung, haha…
    Sip..sip, mas Ir. Sy stuju..kita jngn liat k atas terus, ntar mata kita kejatuhan debu trus dari atas, aplgi klo gak berkedip dan bulu mata dicukur, 😰

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Sebuah komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s