Tips Biar Tidak Baper Saat Menghadiri Pernikahan Teman


Tips Biar Tidak Baper Saat Menghadiri Pernikahan Teman

Source image by Stocksnap.io

Sudah berapa kali menghadiri pernikahan teman atau sahabat?

Yah, pertanyaan konyol lagi. Hahaha 😀

Kebetulan, kemarin aku menghadiri pernikahan teman satu angkatan. Karena letaknya cukup jauh, akhirnya aku menghadiri acara pernikahan salah satu temanku ini sendiri tanpa seorang kekasih. 😭

Sesampai disana, aku bertemu dengan teman-teman lama sewaktu SMP dulu. Cukup banyak dan sempat aku lupa dengan nama salah satu teman yang hadir disitu.

Cukup lama mengobrol, ada yang menyinggung perihal “Kapan nyusul” “Kapan nikah” dan kata-kata menyudutkan lainnya. Yang masih single, jelas pada senyum-senyum nyinyir saat ditanyai hal demikian.

Akupun juga kena imbas di tanyai hal seperti itu, belum sempat aku ngejawab, eh.. teman lain yang menyahuti bahwa aku sudah menikah dan sudah punya dua anak. Padahal aku mau usil dengan bilang “InsyaAllah, Nunggu calon istri yang telah dijanjikan dan di takdirkan kepadaku” gitu :P.

*****

Menghadiri acara sakral seperti pernikahan sahabat, memang membuat sebagian single dan jomblo baper dan diam seribu bahasa.

Memang kita sama-sama tertawa bahagia saat berada di acara itu, tapi pasti sedikit banyak di hati kita akan memberontak dan mengeluh “Kapan giliranku berada di singgasana pelaminan itu”.

Jangankan yang Single yah, aku saja yang datang tanpa pasangan, merasa ada yang kurang saat teman yang lain datang dengan pasangannya. Gimana perasaan yang single? hahaha 😀

Nah dari acara kemarin, aku ingin membagi tips ala kadarnya, biar para Single yang menghadiri pesta pernikahan sahabatnya tidak minder maupun baper diacara itu. Yuk simak 😀

Datang Ke Acara Dengan Sesama Single

Kado Pernikahan anti mainstream

Yang Single yang mbully 😀

Nah, ini tip yang cukup sukses agar tidak baper tiap kali menghadiri pernikahan teman atau sahabat. Biarpun pada akhirnya tetap baper, setidaknya kalian tidak hanya sendiri mengalami ke-baper-an, kan masih ada teman-teman yang single yang lainnya juga kan.

Begitu juga disaat menghadapi pertanyaan “Kapan menyusul?”. Kita tidak harus tersipu malu sendiri, Dan rasanya, yang pada udah punya pasangan pun akan mikir-mikir lagi untuk menanyakan segerombolan Single akan pertanyaan itu. Terkecuali yang menanyakan orang usil kayak “Aku”, Hahahaha.

Baca juga : Kado special pernikahan yang anti mainstream

Hindari Datang Dengan Teman Yang Sudah Menikah

Nah ini juga penting banget.

Coba pikir, Cowok atau cewek single mana yang akan menanyai “kapan nikah?” kepada single yang lainnya?

Nggak mungkin kan! Bunuh diri namanya, hahaha 😀

Jelas yang akan menanyakan pertanyaan semacam ini, kalau tidak para orang tua, orang tua yang kepo, Orang tua yang usil, orang sudah menikah dan orang yang sudah menikah yang usil dan kepo.

Apa bedanya coba? Hahahaha 😂😂

Intinya, hindari datang kondangan dengan orang yang sudah menikah ataupun dengan kenalan orang tua, apalagi yang pada kepo dan usil yang sukanya menyudutkan para single.

Datang Menjelang Acara Berakhir

Datang ke pernikahan terlambat biar tidak di bully

Source image by Stocksnap.io

Nah, ini kebiasaanku saat Single dulu, datang kondangan diakhir acara.

Tujuannya simple, biar tidak bebarengan sama teman yang sudah menikah. Kalau di tempatku, jam 18.00-20.00 itu masih rame-ramenya pengunjung. Potensi bertemu teman yang sudah nikah dan suka bulli juga besar.

Jadi, aku biasanya datang di jam 22.00-23.00.

Itu malem banget bang? Apa nggak ngeganggu tuh?

Biarin, sengaja emang. Biar malam pertamanya temanku ini tidak terlalu cepat jam segitu. Hahahaha

Dulu pernah sampai istrinya pamit untuk tidur duluan, mungkin tujuannnya biar tamu seperti aku biar cepat-cepat pulang juga. Tapi tidak untuk hari itu, sengaja aku ajak temanku ini ngobrol sampai hampir jam 12 malam.

Baca juga : Si pendiam yang suka njahilin orang

Udah Nikah Aja Sekarang, Biar Nggak Baper Terlalu Lama

Udah Nikah Aja Sekarang, Biar Nggak Baper Terlalu Lama

Source image by Stocksnap.io

Dan terakhir……

Udah… NIKAH SAJA..

Biar pertanyaan kapan nikah?” “kapan nyusul?” itu berakhir di hari pelaminan kamu. Hahahaha

Karena pertanyaan seperti itu, tidak akan berhenti, walaupun kamu sudah kebal, maupun sudah cuek dan sudah tidak peduli dengan pertanyaan konyol itu.

Secuek-cueknya kamu, se-nggak pedulinya kamu. Jika yang nanya itu orang tuamu sendiri, Bagaimana caramu untuk tidak memperdulikan pertanyaan itu?

Nah loh, Mikir kan…
udah Nikah saja, hahaha 😀

Baca juga : Enaknya kalau udah Nikah tuh gini?

*****

Pesan singkat sebagai penutup.

Untukmu para SINGLE yang sering menghadiri ACARA PERNIKAHAN,

Bersabarlah…

Hadiri setiap undangan dengan ikhlas..

Tanpa BAPER !!!

 Tanpa GALAU !!!

Tanpa MINDER !!! . .

Karena, percayalah akan tiba saatnya Dirimu yang akan sibuk menyebar undangan dan duduk di pelaminan. 😀

 

#RuangObrol #Obrolin #BaperNikah

Ainur Irawan

Iklan

36 pemikiran pada “Tips Biar Tidak Baper Saat Menghadiri Pernikahan Teman

  1. Wkwkwkw…kalo aku dateng pas matahari bener bener terik bang. Jam jam dimana orang pd waktunya tidur siang. Pas jam jam dimana orang2 mau keluar tp takut kepanasan. Jd ga mungkin mereka dateng kondangannya pas panas2 melompong :D.

    Disukai oleh 1 orang

  2. Selama ini aku datang dengan yg sama2 masih single, tapi pasti masih juga ditanya “mbak Umi kapan nyusul?”
    Padahal kita sama2 belum tahu kapan nikah juga.
    Yah senyumin sajalah, dia pasti tahu maksudnya 😂😂😂

    Disukai oleh 1 orang

  3. Haha…keren jg tipsnya, tp yg terakhir itu tips atau ap ya? 😀😀

    Bbrp hr llu sy jg mnghdiri pernikahan tman, walaupun tnpa istri. Ntah knp, mungkin krn kita bda budaya kli ya, klo dsini agak jrang sih yg suka ngebully dg pertanyaan “kpan nikah?” atau smcamnya. Tp yg psti, krn skrg sy jg udah nikah, jd tiap kli kondangan dan ktmu para tmn yg msh jomblo dsna, saya malah jarang “bersimpati” dg mreka. Mksudnya mlas nanyain kpn giliran mreka nikah atau bully sjnisnya.

    Kalau mas Ir sih lain ya, tukang provokasi nikah, hahaha…

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Sebuah komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s