[Puisi] Bintang Yang Selalu Kurindu


Hujan malam ini membuatku merindu

Benar, aku benar-benar merindukanmu saat ini

Padahal aku tau..

Merindukanmu adalah hal yang tak menyenangkan bagiku

Apa kau tau itu…

 

Bagiku…,

kau adalah bintang yang selalu aku rindu

Bahkan disaat awan menutupimu, Dan hujan yang tak berhenti menghalangimu

Aku tetap akan merindukanmu dengan caraku.

Baca lebih lanjut

Iklan

KARNA LUKAKU ADALAH KAMU


Karena lukaku adalah kamu - Puisi

Source image by Stocksnap.io

Cinta…

Aku tau konsekwensi menjalin sebuah hubungan bernama cinta

Cinta yang katanya dipenuhi rasa bahagia

Tapi cinta juga membuat rasa terluka begitu hina

Cinta yang penuh suka cita dengan rindu yang begitu berbunga-bunga

Tapi rindu itu juga yang membuat hati jadi merana

 

Aku kira…

Dengan memahat wajahmu dihatiku, akan membuatku lebih bahagia

Karena pasti aku akan terus melihat senyummu, di kala aku menutup mata

Nyatanya… Baca lebih lanjut

Malam Yang Tak Menyenangkan


Source image by Stocksnap.io

Mungkin malam tak seindah yang terbayang, tanpa bintang, tanpa bulan dan tanpa angan, hanya sekumpulan mendung yang tak kunjung hujan.

Gelap yang menyerupa kesunyian, hening seakan menyeramkan, begitulah malam-malam penghias kesendirian.

Mungkin lebih baik jika turun hujan, biarpun dingin menyeruak ke lapisan kulit terdalam, se-enggaknya, ada gemericik air hujan yang menenangkan, pun juga dingin yang menyelimuti hati yang kesepian.

Sungguh!, Akan lebih baik jika turun hujan!, Sebagai obat rindu yang tak teredam oleh ego kemunafikan. Penuh sesak selayak kepulan awan hitam yang menutupi cahaya bintang.

Biarlah turun hujan, sebagai penggantinya jerit tangis hati yang lama terpendam dalam, oleh keegoisan malam yang tak menyenangkan.

*** 

Ainur irawan

Dimalam tanpa bintang, penuh keegoisan.

Kau Bukanlah Bunga


wanita-itu-selayak-mutiara-tersembunyitapi-berharga

Source image by Dream.co.id

Wahai wanitaku, kau begitu cantik nan mempesona sebagai sesama mahluk ciptaan Tuhan, Begitu Indah dan menggoda begitulah yang kami rasa.

Ketahuilah!, aku sangat menghormatimu, dengan cinta yang aku punya, aku menghormatimu dengan pandangan yang aku jaga.

Tidakkah kau mengerti!, bahwa tanpa rayumu, kau sudah begitu menarik di mata orang yang memandang. Tidakkah kau faham!, pesonanmu bisa meruntuhkan iman hati seorang. Baca lebih lanjut